JATIMTIMES - Di era yang serba digital seperti sekarang, manusia tidak terlepas dari yang nama gadget atau HP.
HP merupakan salah satu alat komunikasi yang dibutuhkan banyak orang. Tak hanya untuk komunikasi, ponsel kini sudah menyediakan berbagai fitur yang menunjang kehidupan sehari-hari, termasuk hiburan.
Baca Juga : Terlalu Lama Menatap HP Awas Kena Syndrome Digital Eye, Apa itu?
Oleh karena itu, dalam sehari, kita bisa menghabiskan berjam-jam menatap layar ponsel. Padahal, kebiasaan menatap layar ponsel terlalu lama ini bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.
Salah satu dampak buruknya adalah terkena Syndrome Digital Eye. Hal ini mungkin masih menjadi hal yang asing bagi beberapa orang. Namun meskipun demikian, dampak ini tidak bisa dianggap remeh karena jika terus dibiarkan bisa berdampak fatal.
Apa itu Syndrome Digital Eye?
Menurut Ketua Umum Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Pusat, Mozes Wambrauw Simbiak, terlalu lama menatap layar tanpa istirahat dapat memicu sindrom penglihatan komputer (digital eye strain) atau Sindrom Digital Eye.
Diketahui, Sindrom Digital Eye atau Computer Vision Syndrome (CVS) adalah kumpulan gejala gangguan mata yang disebabkan oleh penggunaan perangkat digital dalam waktu lama. Kondisi ini juga dikenal sebagai kelelahan mata digital.
Gejalanya meliputi mata kering, penglihatan kabur, sakit kepala, dan ketegangan mata akibat menurunnya frekuensi berkedip saat menggunakan gadget.
"Keluhan yang paling sering dialami adalah mata kering, penglihatan kabur, sakit kepala, dan ketegangan pada mata. Ini terjadi karena frekuensi berkedip berkurang saat menatap layar terlalu lama," ujar Mozes seperti mengutip dari laman resmi Pafigresikbaru.org.
Penyebab Mata Lelah Akibat Layar Gadget
Beberapa faktor yang memperburuk gangguan mata akibat gadget antara lain:
- Terlalu lama menatap layar tanpa istirahat
- Cahaya layar yang terlalu terang atau redup
- Posisi duduk tidak ergonomis saat menggunakan gadget
- Frekuensi berkedip yang menurun, menyebabkan mata kering dan iritasi
Agar kesehatan mata tetap terjaga, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
1. Gunakan Aturan 20-20-20
Baca Juga : Strategi Pilih Investasi yang Aman dari Pakar Unair hingga Felicia Putri Tjiasaka
Setiap 20 menit menatap layar, istirahatlah selama 20 detik dengan melihat objek berjarak 20 kaki (6 meter). Cara ini membantu mengurangi ketegangan mata.
2. Atur Pencahayaan dengan Benar
- Sesuaikan kecerahan layar dengan kondisi pencahayaan ruangan
- Hindari cahaya terlalu kontras antara layar dan lingkungan sekitar
- Gunakan filter cahaya biru atau mode malam pada gadget untuk mengurangi paparan radiasi
3. Batasi Waktu Layar, Khususnya untuk Anak-anak
Penggunaan gadget secara berlebihan tanpa pengawasan dapat meningkatkan risiko gangguan mata. Jika mengalami gejala seperti mata kering atau sakit kepala, segera konsultasikan dengan dokter mata.
Jangan biarkan penggunaan gadget merusak kesehatan mata Anda! Terapkan langkah-langkah pencegahan di atas agar tetap nyaman dan sehat di era digital.
