JATIMTIMES – Menghadapi musim kemarau panjang serta maraknya ancaman musibah kebakaran, sekitar 3.000 jemaah memadati Alun-Alun Magetan untuk melaksanakan Salat Istighosah dan Istisqa secara berjemaah, Jumat (18/9/2026).
Ibadah yang berlangsung khusyuk dan penuh kekhidmatan ini dipimpin langsung oleh KH. Lukman Hidayat Pemimpin Ponpes Hidayatul Mubtadiin, sebagai bentuk ikhtiar spiritual masyarakat Kabupaten Magetan dalam memohon pertolongan dan penurunan rahmat hujan kepada Allah SWT.
Baca Juga : Korban Meninggal Akibat Ledakan di PT SPS Pucuk Lamongan Bertambah
Dalam khotbahnya, Khatib/Takmir menegaskan pentingnya meningkatkan ketakwaan dan memperbanyak istighfar sebagai jalan membukakan pintu rahmat Allah SWT di tengah ujian kemarau panjang.
Pelaksanaan ibadah massal ini dihadiri langsung oleh Bupati Magetan Nanik Endang Rusminiarti., Wakil Bupati Magetan Kang Suyat, Sekretaris Daerah Welly Kristanto, jajaran Kepala OPD, ASN antar-instansi, perwakilan Kantor Kemenag, pengurus MUI, hingga barisan pelajar dari tingkat SD, SMP, hingga SMA di wilayah Kabupaten Magetan.
Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, menyampaikan bahwa agenda ini digelar sebagai langkah bersama untuk memohon perlindungan dari berbagai musibah yang melanda daerah.
"Pada hari ini kita mengadakan kegiatan sholat istisqa, yaitu sholat minta diturunkan hujan. Karena apa? Perlu kita ketahui bersama bahwa khususnya di Kabupaten Magetan dan umumnya di Indonesia saat ini banyak terjadi musibah khususnya kebakaran," tutur Pj Bupati Magetan usai pelaksanaan ibadah.
Nanik mengungkapkan, meski intensitas kebakaran di beberapa titik relatif kecil, jumlah sebaran lokasinya cukup banyak tersebar di wilayah Magetan. Oleh karena itu, penanganan cepat dan doa bersama menjadi hal kunci.
"Perlu diketahui di Magetan pun sekarang ini juga banyak terjadi kebakaran-kebakaran. Meskipun kecil tapi titiknya itu sangat banyak di Kabupaten Magetan. Oleh sebab itu kita ini berikhtiar mudah-mudahan segera diturunkan hujan, sehingga kejadian-kejadian seperti kebakaran tidak terjadi khususnya di Kabupaten Magetan," tambahnya.
Mengenai penanganan di lapangan, Pemerintah Kabupaten Magetan bersama instansi terkait telah bergerak sigap begitu menerima laporan masyarakat.
Baca Juga : Darah Tinggi? Ini 5 Titik Pijat yang Bisa Bantu Tubuh Lebih Rileks
"Sudah, kalau yang kebakaran itu langsung kita tangani, begitu ada laporan BPBD dengan tim relawan itu langsung menuju ke lokasi, ini sudah bisa tertangani. Tapi ini yang masih perlu kita waspadai, ini khususnya yang di Jabung yang berbatasan dengan wilayah Ngawi. Tapi Alhamdulillah untuk di wilayah kita ini apinya sudah padam, sekarang itu apinya berada di wilayah Ngawi. Tapi kita tetap harus waspada, oleh sebab itu posko khususnya di Jabung ini tetap ada, jadi untuk memantau jangan sampai api itu nanti menjalar lagi ke Kabupaten Magetan," jelas Bupati.
Di akhir penyampaiannya, Nanik berharap hujan dapat segera turun dalam waktu dekat untuk menyegarkan lahan dan menghalau potensi bencana kekeringan.
"Harapannya secepatnya ya, mohon doanya. Teman-teman media juga ikut berdoa ya," pungkasnya.
