Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Ini 7 Ciri Anak Kurang Kasih Sayang Orang Tua yang Sering Tidak Disadari, Nomor 6 Bisa Terlihat Sehari-hari

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

16 - Sep - 2026, 09:40

Placeholder
Ilustrasi anak sedang bersedih. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Kasih sayang dan perhatian orang tua menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak. Bukan hanya kebutuhan secara fisik, anak juga membutuhkan rasa aman, perhatian, serta dukungan emosional dari orang-orang terdekatnya.

Ketika kebutuhan emosional tersebut tidak terpenuhi, anak bisa menunjukkan sejumlah perubahan dalam perilaku maupun cara berinteraksi dengan orang lain. Namun, tanda-tandanya tidak selalu mudah dikenali karena setiap anak memiliki karakter dan cara berbeda dalam mengekspresikan perasaan. Dilansir dari Parade, ada sejumlah ciri yang dapat terlihat pada anak yang merasa kurang mendapatkan kasih sayang dari orang tua.

Baca Juga : Ramalan Zodiak 16 September 2026: Enam Zodiak Ini Berpeluang Dapat Kabar Baik dan Peluang Baru, Siapa Saja? 

Ciri Anak Kurang Kasih Sayang Orang Tua

Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut tujuh ciri yang perlu diperhatikan orang tua:

1. Takut Ditinggalkan

Anak yang merasa kurang mendapatkan kasih sayang bisa memiliki ketakutan yang cukup besar ketika harus berpisah dengan orang tua.

Menurut Parade, anak dapat merasa sendirian dan tidak aman ketika berada jauh dari orang tuanya, meskipun hanya dalam waktu yang relatif singkat.

Kondisi ini bisa terlihat ketika anak terus ingin berada di dekat orang tua atau merasa sangat cemas saat harus ditinggalkan.

2. Sulit Mempercayai Orang Lain

Anak yang kurang mendapatkan rasa aman secara emosional juga bisa mengalami kesulitan dalam mempercayai orang lain.

Perasaan tersebut tidak selalu hanya muncul terhadap orang asing. Dalam beberapa kondisi, anak juga dapat merasa kurang nyaman atau asing ketika berinteraksi dengan anggota keluarga lainnya.

Jika berlangsung dalam waktu lama, rasa tidak aman tersebut dapat membuat anak lebih mudah merasa cemas ketika membangun hubungan dengan orang lain.

3. Merasa Tidak Berharga

Kurangnya perhatian dan kasih sayang dari orang tua juga dapat memengaruhi cara anak memandang dirinya sendiri.

Anak bisa merasa bahwa dirinya tidak cukup baik atau tidak pantas mendapatkan cinta dan perhatian. Perasaan tersebut apabila terus terbawa dapat membuat anak tumbuh dengan rasa minder dan menganggap dirinya tidak berharga.

4. Kurang Percaya Diri

Kurangnya kasih sayang juga dapat diperparah dengan pola asuh yang terlalu keras. Anak yang jarang mendapatkan dukungan atau apresiasi bisa menjadi lebih ragu terhadap kemampuan dirinya sendiri.

Akibatnya, anak mungkin lebih takut menyampaikan pendapat, tidak berani mengambil keputusan, hingga merasa minder ketika berada di lingkungan sosial.

5. Sering Memendam Perasaan

Tidak semua anak mampu menceritakan apa yang sedang dirasakan kepada orang tua. Apalagi jika sebelumnya mereka merasa tidak mendapatkan respons atau validasi ketika mencoba mengungkapkan perasaan.

Baca Juga : Kalender Jawa Weton Rabu Legi 16 September 2026: Awas! Mudah Tersulut Emosi

Anak akhirnya memilih memendam masalahnya sendiri. Mereka bisa terbiasa menyimpan kesedihan, kekecewaan, atau masalah yang sedang dihadapi karena merasa tidak ada tempat yang cukup aman untuk bercerita.

6. Selalu Ingin Menyenangkan Orang Lain

Ciri lainnya adalah anak yang terlalu berusaha membuat orang lain merasa senang.

Mereka dapat mengutamakan keinginan orang lain dibandingkan kebutuhan dirinya sendiri. Bahkan, anak mungkin tetap berusaha memenuhi keinginan orang lain meskipun sebenarnya sedang tidak nyaman.

Sikap tersebut bisa muncul karena anak ingin mendapatkan penerimaan, perhatian, atau kasih sayang dari orang lain.

7. Menjadi Sangat Mandiri

Mandiri memang merupakan kemampuan yang baik bagi seorang anak. Namun, sikap mandiri yang muncul karena terbiasa menghadapi semuanya sendiri juga perlu diperhatikan.

Anak yang merasa tidak memiliki tempat untuk meminta bantuan dapat terbiasa menyelesaikan berbagai hal seorang diri. Mereka mungkin jarang meminta pertolongan meskipun sebenarnya membutuhkan dukungan.

Karena itu, orang tua perlu melihat apakah sikap mandiri tersebut memang bagian dari karakter anak atau muncul karena anak merasa tidak memiliki orang lain yang dapat diandalkan.

Meski demikian, berbagai tanda di atas tidak bisa dijadikan patokan tunggal untuk menyimpulkan bahwa seorang anak kekurangan kasih sayang dari orang tua.

Perubahan perilaku pada anak dapat dipengaruhi banyak hal, mulai dari karakter, lingkungan, pengalaman sosial, hingga kondisi keluarga. Karena itu, orang tua sebaiknya tidak terburu-buru memberikan label hanya berdasarkan satu perilaku.

Yang tidak kalah penting adalah memberikan ruang bagi anak untuk bercerita dan memastikan mereka merasa didengar. Perhatian sederhana, waktu bersama, serta komunikasi yang terbuka dapat membantu anak merasa lebih aman dan dihargai.


Topik

Serba Serbi kurang kasih sayang ciri kurang kasih sayang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya