JATIMTIMES - Program Optimalisasi Lahan (Oplah) di Kabupaten Jember, tahun 2026, terus ditingkatkan, jika tahun 2025, jumlah oplah mencapai 4.400 hektar, pada tahun ini, melesat hingga 7.070 hektar lahan, dengan adanya Oplah ini, diharapkan hasil panen di Kabupaten Jember bisa lebih maksimal lagi.
Seperti yang dirasakan oleh Kelompok Tani (Poktan) Jaya Harta 1 di Desa Sidomulyo Semboro Jember, Poktan yang memiliki lahan seluas 34 hektar ini, merupakan salah satu penerima program Oplah dari Kementerian Pertanian.
Baca Juga : Kalender Jawa Weton Senin Wage 14 September 2026: Rezeki Mengalir
Selama ini, beberapa lahan pertanian milik Poktan Jaya Harta 1, tidak semua mendapat suplai air secara maksimal, sehingga beberapa lahan milik anggotanya, hasil panennya kurang maksimal.
"Alhamdulillah, tahun ini kami mendapatkan bantuan optimalisasi lahan, sehingga kami bisa lebih memaksimalkan hasil panen kami, terutama untuk lahan milik anggota kami yang ada berada di paling ujung," ujar Imam Syafi'i pengurus Poktan Jaya Harta 1.
Menurut Syafi'i sebelum ada bantuan oplah, air untuk lahan pertanian, sering tidak mengairi lahan petani yang ada di bagian ujung, hal ini dikarenakan, air banyak yang merambas ke sungai besar yang ada dibawah.
"Selama ini, lahan yang ada di posisi paling ujung, sering gak kebagian air, karena airnya merembes ke sungai besar yang ada dibawahnya," paparnya.
Pihaknya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo, Kementan dan juga Bupati Jember yang telah memberikan program Oplah untuk kelompok tani nya. "Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden Prabowo, Kementerian Pertanian, Bupati Jember Gus Fawait melalui Dinas Pertanian, atas bantuan oplah ini," ujar Imam Syafi'i.
Sementara Petugas PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan) Desa Sidomulyo Semboro Sutikawati SP. MP., menyampaikan, bahwa di wilayah tugasnya yang meliputi Desa Sidomulyo dan Desa Pondokjoyo, ada 5 Poktan yang mendapatkan bantuan program Oplah, dimana 4 diantaranya di Desa Sidomulyo.
Baca Juga : Jatah PUPRPKP Bertambah Rp 29,5 Miliar, Dewan Dorong Serapan Anggaran yang Minim
"Untuk desa Sidomulyo, ada 4 Poktan yang mendapatkan program Oplah, dengan cakupan luas lahan 94 hektar, sedangkan untuk Poktan Jaya Harta 1, luas lahannya mencapai 34 hektar," ujar Tika panggilan Sutikawati.
Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait SE. MSc., dalam kesempatan lain menyampaikan bahwa Kabupaten Jember mendapat kuota program Oplah seluas 7.070 hektar dengan anggaran Rp. 38,9 miliar.
Pelaksanaan pada program Oplah ini, juga menggunakan sistem swakelola, dimana hal ini juga untuk menciptakan lapangan kerja kepada masyarakat sekita.
"Kabupaten Jember, mendapat kuota program Oplah, luasnya mencapai 7070 hektar tahun ini, dengan anggaran 38 Milyar lebih, tujuan dari oplah ini, untuk meningkatkan hasil panen di Jember, dan menciptakan lapangan pekerjaan, karena program ini menggunakan sistem swakelola, dana bantuan langsung masuk ke rekening kelompok tani dan dikerjakan oleh petani, dengan harapan bisa dikelola secara maksimal," paparnya. (*)
