Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Kesehatan

Jangan Cuma Bersihkan Toilet, 7 Benda di Kamar Mandi Ini Juga Wajib Rutin Dicuci

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

14 - Sep - 2026, 07:06

Placeholder
Ilustrasi kamar mandi. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Kamar mandi menjadi salah satu ruangan di rumah yang paling sering bersentuhan dengan air dan kelembapan. Karena itu, bukan hanya lantai atau toilet yang perlu dibersihkan. Sejumlah benda yang digunakan setiap hari juga bisa menjadi tempat menumpuknya kotoran, bakteri, maupun jamur jika jarang diperhatikan.

Membersihkan kamar mandi secara rutin juga tidak harus dilakukan dengan jadwal yang sama untuk semua benda. Frekuensinya dapat disesuaikan dengan seberapa sering kamar mandi digunakan, jumlah orang yang tinggal di rumah, hingga kondisi kesehatan penghuni. 

Baca Juga : 5 Tips agar Tubuh Tetap Wangi dan Fresh Seharian meski Cuaca Panas, Nomor 4 Sering Dilakukan

Melansir Everyday Health, sejumlah ahli merekomendasikan beberapa benda berikut masuk dalam daftar rutin bersih-bersih di kamar mandi.

1. Tirai dan Liner Shower

Tirai serta liner shower terus berada dalam kondisi lembap karena terkena cipratan air. Jika tidak dirawat dengan baik, bagian tersebut dapat menjadi tempat tumbuhnya jamur.

Karen R. Studer, MD, MBA, MPH, Chair of Preventive Medicine di Loma Linda University School of Medicine, menyarankan tirai shower diganti sekitar enam bulan sekali. Namun, penggantian bisa dilakukan lebih cepat apabila tirai sudah dipenuhi jamur atau kondisinya terlalu kotor untuk dibersihkan.

Sambil menunggu waktu penggantian, tirai dan liner juga tetap perlu dibersihkan. Salah satu caranya dengan mengelap permukaannya menggunakan disinfektan secara berkala.

Bau tidak sedap atau tampilan yang mulai kusam dan kotor bisa menjadi tanda bahwa tirai shower sudah membutuhkan perhatian lebih.

2. Handuk Mandi

Handuk yang digunakan setelah mandi menyerap cukup banyak air sehingga membutuhkan waktu untuk benar-benar kering. Handuk yang terus-menerus lembap dan digunakan berulang kali tanpa dicuci dapat menjadi kurang higienis.

Karena itu, handuk mandi umumnya disarankan dicuci atau diganti setidaknya satu kali dalam seminggu. Setelah digunakan, gantung handuk di tempat yang memungkinkan sirkulasi udara agar lebih cepat kering.

Jika handuk masih lembap ketika hendak digunakan kembali, sebaiknya gunakan handuk lain yang sudah kering.

Studer juga menyarankan agar handuk untuk area bokong dipisahkan dari handuk yang digunakan untuk bagian tubuh lainnya. Perbedaan bakteri alami pada area tubuh tersebut menjadi salah satu alasan pemisahan handuk dinilai lebih baik untuk menjaga kebersihan.

3. Toilet

Toilet tentu menjadi salah satu bagian kamar mandi yang paling membutuhkan perhatian. Pasalnya, area ini digunakan untuk membuang urine dan feses sehingga berpotensi menjadi tempat berkumpulnya berbagai kuman.

Kadi Banjoko, PhD, infection preventionist di Department of Clinical Epidemiology, The Ohio State University Wexner Medical Center, menyebut dudukan toilet perlu didisinfeksi secara berkala.

Frekuensinya dapat disesuaikan dengan seberapa sering toilet digunakan. Pada kondisi tertentu, pembersihan dapat dilakukan setiap hari maupun setiap minggu.

Jadwal tersebut sebaiknya lebih sering dilakukan jika ada anggota keluarga yang sedang mengalami diare, muntah, pilek, atau flu.

Jangan lupa pula memperhatikan sikat toilet. Tidak ada patokan waktu yang benar-benar pasti untuk menggantinya. Namun, sikat sebaiknya segera diganti ketika bulunya sudah aus atau mengalami perubahan warna.

4. Shower dan Bathtub

Area shower dan bathtub juga tidak boleh dilewatkan saat membersihkan kamar mandi. Meski demikian, kebutuhan setiap rumah bisa berbeda karena dipengaruhi frekuensi pemakaian.

Banjoko menjelaskan bahwa rumah yang hanya dihuni orang dewasa dan tidak terlalu sering menggunakan bathtub mungkin tidak membutuhkan pembersihan sesering rumah dengan tingkat penggunaan yang tinggi.

Pembersihan setiap minggu atau dua minggu sekali dapat menjadi pilihan yang ideal. Namun, jika kamar mandi atau bathtub digunakan berkali-kali dalam sehari, pembersihannya mungkin perlu dilakukan lebih sering, bahkan setiap hari.

Baca Juga : Rabiul Akhir 1448 H Dimulai Hari Ini, Catat 7 Amalan dan Jadwal Puasa Ayyamul Bidh

Dengan kata lain, semakin sering area tersebut digunakan, semakin besar pula kebutuhan untuk membersihkannya.

5. Wastafel dan Permukaan Kamar Mandi

Wastafel, meja kamar mandi, keran, serta permukaan lain yang sering disentuh juga dapat menjadi tempat berpindahnya kuman. Karena itu, area tersebut sebaiknya masuk dalam rutinitas membersihkan kamar mandi.

Michael G. Schmidt, PhD, profesor di Department of Pharmacology & Immunology, Medical University of South Carolina, menyarankan agar frekuensi pembersihan ditingkatkan ketika ada anggota keluarga yang sedang sakit.

Perhatian lebih diperlukan terutama ketika penghuni rumah mengalami muntah atau diare. Dalam kondisi normal, permukaan kamar mandi setidaknya dapat dibersihkan seminggu sekali.

Namun, tidak perlu menunggu jadwal mingguan jika permukaan sudah terlihat kotor atau sering terkena cipratan air dan kotoran.

6. Keset dan Bath Mat

Keset kamar mandi dan bath mat juga sering luput dari perhatian. Padahal, benda tersebut berada di lantai dan kerap terkena air setiap kali seseorang keluar dari kamar mandi.

Schmidt menyarankan keset dibersihkan setidaknya sebulan sekali. Namun, mencucinya setiap minggu dinilai lebih ideal untuk menjaga kebersihannya.

Keset yang sudah mulai rusak, aus, atau terurai juga sebaiknya diganti. Kebersihan benda yang bersentuhan dengan kaki menjadi penting karena kondisi kulit yang kering atau pecah-pecah dapat memberikan peluang bagi dermatofit untuk menempel dan menyebabkan masalah seperti kutu air.

7. Gagang Pintu dan Sakelar Lampu

Dua benda kecil ini sering kali terlupakan ketika kamar mandi dibersihkan, yaitu gagang pintu dan sakelar lampu.

Padahal, keduanya termasuk permukaan yang paling sering disentuh. Benda yang dapat menjadi perantara perpindahan kuman infeksius seperti ini dikenal sebagai fomites.

Studer merekomendasikan gagang pintu dan sakelar lampu dibersihkan setiap hari. Cara praktis yang dapat dilakukan adalah mengelapnya menggunakan tisu disinfektan.

Meskipun ukurannya kecil, kedua benda tersebut tetap perlu masuk dalam daftar pembersihan rutin, terutama jika kamar mandi digunakan oleh banyak orang.

Membersihkan kamar mandi tidak harus berarti seluruh bagiannya dicuci setiap hari. Setiap benda memiliki kebutuhan yang berbeda, mulai dari pembersihan harian hingga mingguan atau bulanan.

Yang terpenting adalah memperhatikan tingkat penggunaan kamar mandi, jumlah penghuni rumah, kondisi kebersihan benda, serta kondisi kesehatan anggota keluarga.

Dengan jadwal yang teratur, kamar mandi bukan hanya terlihat lebih bersih, tetapi juga dapat membantu menjaga lingkungan rumah tetap lebih higienis.


Topik

Kesehatan Toilet kebersihan toilet



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya