Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Kobaran Api Mendeakti Savana Cikasur, Ada 123 Pendaki di Gunung Argopuro

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : A Yahya

08 - Sep - 2026, 20:24

Placeholder
Tim Gabungan saat melakukan proses pemadaman di SM DT Yang, Argopuro, Kecamatan Sumbermalang Situbondo, Selasa (8/9/2026). (Foto: BPBD Kabupaten Situbondo for JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Kebakaran hutan di kawasan Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Yang (SM DT Yang) Argopuro, Kecamatan Sumbermalang, Kabupaten Situbondo, sempat mendekati Savana Cikasur. Titik api bahkan terpantau hanya sekitar 350 meter dari kawasan savana tersebut.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Situbondo, Timbul Surjanto, menjelaskan bahwa pemantauan dilakukan menggunakan satelit melalui aplikasi Fire Guard. “Pantauan tim melalui satelit di aplikasi Fire Guard, pada pukul 01.00 titik api mendekati Savana Cikasur sekitar 350 meter jarak datar,” ujar Timbul, Selasa (8/9/2026).

Baca Juga : Pemkab Kediri Terjunkan Personel Pantau Dampak Kebakaran Kawasan Gunung Wilis 

Menurutnya, kondisi api sempat membesar di dua titik pada malam hari. Namun, laporan dari tim yang standby di Cikasur pada pagi hari menyebutkan bahwa api mulai berkurang. “Laporan dari tim yang standby di Cikasur, pada malam hari api sempat besar di dua titik, namun pada pagi agak berkurang dan akan segera dipadamkan,” jelasnya.

Timbul mengatakan, Posko Baderan kemudian menyiapkan tim pemadaman kebakaran hutan (dalkarhut) kedua untuk memperkuat penanganan. Tim tersebut berjumlah 24 orang, terdiri dari dua personel BKSDA dan 22 masyarakat yang berasal dari MMP, MPA, serta pelaku wisata ojek Baderan.

“Pukul 06.30 WIB, Posko Baderan menyiapkan tim dalkarhut kedua berjumlah 24 orang. Terdiri dari dua orang BKSDA dan 22 masyarakat, yakni MMP, MPA, serta pelaku wisata ojek Baderan,” ungkap Timbul.

Sementara itu, lima personel yang bermalam di Cikasur langsung bergerak menuju titik api sekitar pukul 07.30 WIB. Tim pertama tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB dan segera melakukan pemadaman.

“Tim pertama tiba di titik kebakaran sekitar pukul 09.30 WIB, kemudian melakukan pemadaman, mopping up, dan membuat sekat bakar sepanjang kurang lebih satu kilometer,” kata Timbul.

Ia menambahkan, tim kedua berangkat dari Pos Baderan sekitar pukul 07.15 WIB setelah mengikuti brifing. Tim tersebut tiba di lokasi titik api sekitar pukul 10.30 WIB dan langsung membantu pemadaman.

“Tim kedua setelah brifing berangkat pukul 07.15 WIB, tiba di lokasi titik api sekitar pukul 10.30 WIB dan segera membantu pemadaman kebakaran, membuat sekat bakar, serta mopping up,” terangnya.

Timbul menjelaskan, setelah api berhasil dikendalikan, tim melakukan pendinginan dan pembuatan sekat bakar untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

“Setelah berhasil mengendalikan api dan melakukan mopping up serta membuat sekat bakar, tim kembali ke pos dan tiba di Pos Baderan sekitar pukul 16.30 WIB. Aman terkendali,” tegasnya.

Dalam penanganan tersebut, BPBD Situbondo juga menerima dukungan dari sejumlah pihak. Bantuan diberikan dalam bentuk personel, logistik, tenda, serta koordinasi lapangan.

“BPBD Kabupaten Situbondo memberikan bantuan personel, logistik, dan tenda. Dinas Sosial Kabupaten Situbondo juga memberikan bantuan logistik,” jelas Timbul.

Selain itu, koordinasi dilakukan bersama Danramil Sumbermalang dan Kapolsek Sumbermalang. Tim juga memaparkan strategi pengendalian kebakaran hutan di kawasan SM DT Yang Argopuro.

Baca Juga : Kemarau Picu Lonjakan Kebakaran di Kota Malang, Lahan Jadi Objek Paling Banyak Terbakar

“Dukungan dan kekompakan masyarakat serta banyak pihak bergerak cepat mampu mengendalikan api hingga tidak mencapai Cikasur dan relatif terkendali,” ungkapnya.

Meski api berhasil dikendalikan, Timbul menyebutkan bahwa pemantauan tetap dilakukan. Sejak siang hari, pengunjung di Cikasur sudah tidak ada lagi karena seluruhnya bergerak keluar melalui pintu Bermi. “Sejak siang tadi pengunjung di Cikasur sudah tidak ada lagi. Semua bergerak keluar lewat pintu Bermi,” katanya.

Hingga Selasa malam, masih terdapat 123 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di dalam kawasan dan berjalan keluar melalui jalur Bermi. Pengunjung tersebut diperkirakan akan keluar paling lambat pada Jumat (11/9/2026).

“Diperkirakan berdasarkan durasi tiket yang masuk tanggal 7 September 2026 pagi sebelum penutupan, pengunjung akan keluar paling lambat pada Jumat tanggal 11 September 2026,” jelasnya.

Untuk memastikan kondisi kawasan tetap aman, BPBD Situbondo bersama pihak terkait juga menyiapkan pengecekan lanjutan pada Rabu (9/9/2026) pagi.

“Rencananya besok pukul 06.30 WIB, empat orang masyarakat dan dua personel BPBD melakukan pengecekan kondisi api di Cikasur,” ungkap Timbul.

Namun, penanganan kebakaran masih menghadapi sejumlah kendala. Salah satunya adalah kesulitan mendapatkan bensin di wilayah Baderan. Selain itu, belum tersedianya perangkat handy talky (HT) yang siap digunakan turut menjadi hambatan komunikasi di lapangan.

“Untuk kendala, sulit mencari bensin di Baderan. Selain itu, belum ada HT yang ready untuk komunikasi di lapangan,” pungkasnya.

Penanganan kebakaran ini melibatkan petugas BBKSDA Baderan, anggota Pusdalops dan TRC-BPBD Situbondo, anggota Polsek Sumbermalang, anggota Koramil Sumbermalang, personel MPA, serta anggota Tagana Dinas Sosial.

Dengan kerja sama lintas instansi dan dukungan masyarakat, kebakaran hutan di kawasan Argopuro berhasil dikendalikan sebelum mencapai Savana Cikasur. Namun, pemantauan dan upaya pencegahan tetap menjadi langkah penting untuk menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran susulan.


Topik

Peristiwa kebakaran hutan gunung argopuro savana cikasur timbul surjanto



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

A Yahya