Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Abu Anak Krakatau Masih Menyebar, Ramai Keluhan Harga Masker Naik hingga Pesanan Dibatalkan

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

07 - Sep - 2026, 17:14

Placeholder
Beberapa harga masker di marketplace. (Foto: tangkapan layar)

JATIMTIMES - Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) membuat masyarakat di sejumlah wilayah meningkatkan kewaspadaan. Masker menjadi salah satu perlengkapan yang banyak diburu untuk melindungi saluran pernapasan.

Di tengah kondisi tersebut, sejumlah warganet mengeluhkan pengalaman saat membeli masker melalui toko online. Keluhan yang muncul beragam, mulai dari harga yang naik hingga pesanan tiba-tiba dibatalkan atau tidak diproses dengan alasan stok kosong.

Baca Juga : Pemprov dan DPRD Jatim Resmi Sepakati Tambahan Modal Jamkrida Rp 100 Miliar

Keluhan itu ramai dibagikan melalui media sosial Threads. Sejumlah pengguna mengaku menemukan harga masker berbeda ketika kembali mengecek produk yang sebelumnya mereka pesan.

Salah satunya disampaikan akun @syhla***. Ia mengaku tidak menyangka bakal mengalami kejadian tersebut.

"Sumpah ya, gue pikir gue nggak akan mengalami ini. TERNYATA NGALAMIN. Semalam order nggak ada info toko libur. Kalau libur pun nggak bisa dipesan. Tiba-tiba pagi ini ngecek lagi kok belum print resi. Ternyata pas cek di laman tokonya, toko libur," tulisnya.

Ia berharap penjual memberikan informasi jika memang tidak dapat memproses pesanan.

"Plis banget deh ya Allah. Kayak mana ya penjual-penjual ini, kalau memang nggak bisa kirim ya tolong konfirmasi. Atau bales chat, nggak apa-apa banget. Padahal kalau bales chat atau info 'barangnya habis, Kak' is oke banget," lanjutnya.

Keluhan mengenai masker juga disampaikan dokter umum di Batam dr Ferry Kusmalingga melalui akun Threads miliknya.

Ferry mengatakan sejumlah teman ojek online (ojol) menghubunginya melalui pesan langsung dan meminta bantuan untuk dibelikan masker. Ia kemudian mencoba memesankan masker melalui Shopee.

Namun, menurut Ferry, sebagian pesanan tersebut justru dibatalkan. Ketika kembali mengecek harga produk, ia mengaku mendapati harga masker telah meningkat.

"Ada beberapa teman teman ojol yang dm saya minta dibelikan masker. Saya pesenin lewat shopee. Tapi ternyata ada beberapa yang di cancel dan pas saya cek ulang harga maskernya dinaikin 2 kali lipat. Ayolah guys, have some empathy," tulis Ferry.

Tidak hanya pesanan untuk teman-temannya, Ferry juga menyebut istrinya mengalami hal serupa ketika membeli masker anak untuk disumbangkan.

"Ternyata tadi istri saya juga ikut pesen masker anak buat disumbangin. Gak diproses kosong katanya. Pas kita cek barusan masih ready tp yang ini lebih parah naiknya 10 kali lipat. Laknat," lanjutnya.

Keluhan serupa juga muncul dari pengguna lainnya. Ada yang menyebut sejumlah toko masker di platform online mendadak tidak beroperasi.

"Semua toko masker sedang libuuuurr," tulis akun @febrian***.

Namun, ada pula warganet yang memberikan informasi bahwa beberapa toko masih melayani pembelian masker, meski jumlah pembelian dibatasi.

"Wkwk, semoga cuma overload kak. Untuk yg GOTO sm Ccare masih buka ka, cm belinya di batasi 2 pack, stay safe ya kak," tulis @nurulkhasa***.

Keluhan lainnya datang dari @bungagus***. Ia mengaku sempat mendapatkan masker dengan harga diskon, tetapi kemudian diminta membatalkan pesanan dengan alasan stok kosong.

"Wkwkwk td beli dpt harga diskon 22rb disuruh cancel brg kosong ceunah tp di etalase masih ada harga beda," tulisnya.

Baca Juga : Penerbangan Terdampak Erupsi Anak Krakatau, KAI Siapkan 6.104 Kursi dari Stasiun Malang

Ada pula pengguna yang mengaku pesanan maskernya tidak kunjung diproses.

"Seller masker hari ini mendadak pada tutup. Oderan masker aku dari kemarin siang aja blom di proses seller," tulis @yasmi****.

Pengguna lainnya juga mengaku pesanannya dibatalkan tanpa pemberitahuan. "Punyaku dibatalin tanpa konform sama Mamibutik," tulis @mommy****.

Keluhan serupa disampaikan akun @fefi****.
"Punya ku dibatalin nih hahaha sekalian gasih nama akun nya yang zholim zholim," tulisnya.

Sebagaimana diberitakan, fenomena panic buying masker ini terjadi ketika aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berdampak terhadap sebaran abu vulkanik.

BMKG pada Senin (7/9/2026) menyatakan terus memantau pergerakan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau selama 24 jam. Abu vulkanik teramati hingga ketinggian 15.000 kaki atau sekitar 4,57 kilometer dan bergerak ke arah barat. 

Sebaran pada lapisan atmosfer tersebut meluas ke arah barat daya hingga barat laut. Sejumlah wilayah yang berada dalam cakupan sebaran antara lain sebagian Banten, Jawa Barat bagian barat-selatan, Lampung dan Bengkulu, termasuk wilayah perairan di sekitarnya.

Kondisi abu vulkanik juga berdampak terhadap penerbangan. BMKG mencatat sejumlah bandara di Pulau Jawa dan Sumatra mengalami penutupan sementara sebagai langkah mitigasi keselamatan penerbangan.

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, sebelumnya meminta masyarakat di wilayah yang terdampak sebaran abu vulkanik untuk tetap tenang sekaligus meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat yang berada di area terdampak dianjurkan mengurangi aktivitas di luar rumah. Jika harus keluar rumah, warga diminta menggunakan masker dan kacamata pelindung.

"Warga di area terdampak untuk membatasi aktivitas di luar rumah dan selalu mengenakan masker serta kacamata pelindung jika harus beraktivitas di luar," kata Faisal.

Ia juga mengingatkan pentingnya melindungi kelompok rentan di lingkungan sekitar. "Mari kita saling menjaga kelompok rentan di sekitar kita," lanjutnya.

BMKG memastikan pemantauan kondisi cuaca, penerbangan dan geofisika terus dilakukan secara berkala.

"Kami memastikan BMKG terus memperbarui data cuaca, penerbangan, dan geofisika secara berkala, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dengan mengacu pada informasi resmi dari BMKG, PVMBG, BNPB, dan pemerintah daerah," pungkas Faisal.


Topik

Peristiwa harga masker naik update gunung anak krakatau



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri