JATIMTIMES - Ribuan wisatawan diperkirakan berkunjung ke destinasi pantai Malang Selatan, Jawa Timur, pada momen akhir pekan perdana di bulan September 2026. Salah satu wisata di Malang Selatan yang paling banyak dikunjungi oleh para wisatawan ialah di Pantai Balekambang, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.
Berdasarkan hasil pendataan, jumlah pengunjung di Pantai Balekambang diperkirakan mencapai lebih dari 1.500 wisatawan. Data tersebut diperoleh saat pihak terkait termasuk Polres Malang melaksanakan peningkatan patroli pada sejumlah kawasan wisata Malang Selatan selama akhir pekan pada awal September 2026.
Baca Juga : Blitar Patria 10K Dibanjiri Runner: Mas Ibin Dorong Sport Tourism, Dokter Tirta Sebut Salah Satu Terbaik
Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono mengatakan, kegiatan peningkatan patroli tersebut juga turut dilakukan pada kawasan Pantai Balekambang hingga Pantai Regent, Kecamatan Bantur.
"Dari hasil pemantauan, arus lalu lintas kendaraan roda dua maupun roda empat menuju kawasan wisata pantai selatan terpantau lancar. Sementara untuk jumlah pengunjung di Pantai Balekambang saja diperkirakan mencapai lebih dari 1.500 wisatawan," ujar Budiono.
Agenda patroli dalam rangka kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) tersebut dilakukan sejak Minggu 6 September 2026 mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan patroli KRYD tersebut juga turut melibatkan Kapolsek Bantur AKP Ahmad Taufik Syafiudin, babinsa, hingga personel Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Sengguruh wilayah Bantur.
"Pada kegiatan patroli tersebut, petugas gabungan juga turut menyusuri kawasan wisata untuk memantau situasi sekaligus memberikan imbauan keselamatan kepada para wisatawan," imbuhnya.
Pada serangkaian kegiatan patroli tersebut, petugas gabungan juga turut mengingatkan kepada wisatawan untuk mematuhi aturan keselamatan selama berada di kawasan pantai. Pengunjung juga diminta untuk tidak berenang di laut dan tetap berhati-hati ketika bermain air pada sekitar bibir pantai terutama ketika ada ombak besar.
"Kami mengimbau kepada wisatawan agar tidak berenang di pantai. Jika ingin bermain air, tetap di area yang aman dan jangan memaksakan diri ketika kondisi ombak kurang bersahabat," ujarnya.
Imbauan larangan berenang tersebut disampaikan kepada para pengunjung lantaran pada kawasan pantai selatan memiliki karakteristik ombak yang dapat membahayakan pengunjung. Terutama apabila pengunjung bermain air pada kawasan pantai dengan melewati batas aman yang telah ditentukan.
Baca Juga : Karhutla Jatim Makin Meluas, Semeru Terbakar Ribuan Hektare dan Ijen Darurat
"Petugas juga telah menekankan kepada wisatawan untuk tidak mengabaikan kondisi laut dan larangan berenang. Para orang tua juga telah kami minta untuk mengawasi anak-anaknya," ucapnya.
Pada kegiatan patroli tersebut, personel Polres Malang juga turut mengingatkan kepada para pengunjung untuk mengikuti petunjuk dan arahan petugas selama berada di lokasi wisata. Sementara itu, bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan juga dapat segera menghubungi petugas kepolisian terdekat atau layanan sambungan bebas pulsa Polri pada nomor 110.
"Kami ingin masyarakat bisa menikmati liburan dengan aman dan nyaman. Oleh karena itu, kami berharap agar keselamatan tetap menjadi prioritas utama," ujarnya.
Budiono mengatakan, peningkatan kegiatan patroli tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun kecelakaan terhadap wisatawan. Kegiatan patroli tersebut juga akan rutin diselenggarakan termasuk saat memasuki musim libur akhir pekan.
"Patroli di kawasan wisata ini akan terus kami tingkatkan, terutama saat akhir pekan dan hari libur. Selain menjaga keamanan, petugas juga akan memberikan imbauan kepada wisatawan agar mengutamakan keselamatan selama menikmati liburan," pungkasnya.
