Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Besok Rebo Wekasan 2026, Ini Doa Tolak Bala Lengkap dengan Latin dan Artinya

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

11 - Aug - 2026, 15:34

Placeholder
Ilustrasi rebo wekasan. (Foto: ChatGPT)

JATIMTIMES - Rebo Wekasan 2026 jatuh pada Rabu, 12 Agustus 2026. Rabu terakhir bulan Safar ini masih diperingati oleh sebagian masyarakat dengan berbagai kegiatan keagamaan, seperti pengajian, zikir, doa bersama, salat sunah hingga sedekah.

Salah satu amalan yang banyak dicari menjelang Rebo Wekasan adalah bacaan doa tolak bala. Doa tersebut dipanjatkan sebagai bentuk ikhtiar untuk memohon keselamatan dan perlindungan kepada Allah SWT dari berbagai musibah, penyakit, bencana maupun keburukan.

Baca Juga : Wali Kota Eri Ajak Mahasiswa Baru ITS Tetap Kritis di Tengah Euforia AI

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2026 yang diterbitkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama RI, bulan Safar 1448 H berakhir pada Kamis, 13 Agustus 2026.

Dengan demikian, Rabu terakhir bulan Safar atau Rebo Wekasan 2026 bertepatan dengan Rabu, 12 Agustus 2026 atau 28 Safar 1448 H.

Tidak Ada Doa Khusus Rebo Wekasan

Sebelum membaca doa tolak bala pada Rebo Wekasan, ada hal penting yang perlu diketahui.

Dalam ajaran Islam, tidak terdapat doa khusus Rebo Wekasan yang ditetapkan Rasulullah SAW. Tidak ada pula dalil sahih yang menetapkan satu bacaan tertentu yang harus dibaca pada Rabu terakhir bulan Safar.

Karena itu, doa yang dipanjatkan pada momentum tersebut sebaiknya diniatkan sebagai doa umum untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT, bukan karena meyakini adanya bacaan tertentu yang secara khusus disyariatkan untuk Rebo Wekasan.

Masyarakat juga perlu memahami bahwa Islam tidak mengajarkan keyakinan bahwa bulan Safar merupakan bulan pembawa kesialan.

Dalam hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

"Tidak ada penularan (penyakit dengan sendirinya), tidak ada thiyarah (takhayul kesialan karena sesuatu), tidak ada hamah (burung hantu sebagai tanda celaka), dan tidak ada shafar (bulan sial)." (HR. Bukhari dan Muslim)

Meski demikian, berdoa untuk meminta keselamatan dan perlindungan kepada Allah SWT merupakan amalan yang dapat dilakukan kapan saja.

Bacaan Doa Tolak Bala Rebo Wekasan

Dirangkum dari buku Zikir Lengkap Pagi-Sore karya Ahmad Rasyid, berikut sejumlah bacaan doa yang dapat diamalkan untuk memohon keselamatan dan perlindungan dari berbagai musibah.

1. Doa Tolak Bala

Arab:

اللَّهُمَّ افْتَحْ لَنَا أَبْوَابَ الخَيْرِ وَأَبْوَابَ البَرَكَةِ وَأَبْوَابَ النِّعْمَةِ وَأَبْوَابَ الرِّزْقِ وَأَبْوَابَ القُوَّةِ وَأَبْوَابَ الصِّحَّةِ وَأَبْوَابَ السَّلَامَةِ وَأَبْوَابَ العَافِيَةِ وَأَبْوَابَ الجَنَّةِ اللَّهُمَّ عَافِنَا مِنْ كُلِّ بَلَاءِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الآخِرَةِ وَاصْرِفْ عَنَّا بِحَقِّ القُرْآنِ العَظِيْمِ وَنَبِيِّكَ الكَرِيْمِ شَرَّ الدُّنْيَا وَعَذَابَ الآخِرَةِ، غَفَرَ اللهُ لَنَا وَلَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ العِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلَامٌ عَلَى المُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ

Latin:

Allȃhummaftah lanȃ abwȃbal khair, wa abwȃbal barakah, wa abwȃban ni'mah, wa abwȃbar rizqi, wa abwȃbal quwwah, wa abwȃbas shihhah, wa abwȃbas salȃmah, wa abwȃbal 'ȃfiyah, wa abwȃbal jannah. Allȃhumma 'ȃfinȃ min kulli balȃ'id dunyȃ wa 'adzȃbil ȃkhirah, washrif 'annȃ bi haqqil Qur'ȃnil 'azhȋm wa nabiyyikal karȋm syarrad dunyȃ wa 'adzȃbal ȃkhirah. Ghafarallȃhu lanȃ wa lahum bi rahmatika yȃ arhamar rȃhimȋn. Subhȃna rabbika rabbil 'izzati 'an mȃ yashifūn, wa salȃmun 'alal mursalȋn, walhamdulillȃhi rabbil 'ȃlamȋn.

Artinya:

"Ya Allah, bukalah bagi kami pintu kebaikan, pintu keberkahan, pintu kenikmatan, pintu rezeki, pintu kekuatan, pintu kesehatan, pintu keselamatan, pintu afiyah, dan pintu surga.

Ya Allah, jauhkan kami dari semua ujian dunia dan siksa akhirat. Palingkan kami dari keburukan dunia dan siksa akhirat dengan hak Al-Qur'an yang agung dan derajat nabi-Mu yang pemurah.

Semoga Allah mengampuni kami dan mereka. Wahai Zat Yang Maha Pengasih. Maha Suci Tuhanmu, Tuhan keagungan, dari segala yang mereka sifatkan. Semoga salam tercurah kepada para rasul. Segala puji bagi Allah, Tuhan sekalian alam."

2. Doa Tolak Bala Singkat

Selain bacaan di atas, umat Islam juga dapat membaca doa yang diriwayatkan dalam hadis Imam Bukhari, Muslim, dan Nasa'i berikut.

Arab:

اللهم إني أعوذ بك من جهد البلاء ودرك الشقاء وسوء القضاء وشماتة الأعداء

Latin:

Allahumma inni a'udzubika min jahdil balaa-i wa darkisyaqa-i wa syamaatatil a'daa-i.

Artinya:

"Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari bala yang berat, kecelakaan yang menimpa, ketentuan yang jelek, serta kejahatan musuh yang zalim."

3. Doa Memohon Dijauhkan dari Bencana

Arab:

Baca Juga : HUT Kemerdekaan RI ke 81, Tarif Trans Jatim Didiskon Jadi Rp 81 Selama Sepekan

اللهـم ادفع عنا الغلاء والبلاء والوباء والفحشاء والمنكر والشيوف المختلفة والشدائد والمحن ما ظهر منها وما بطن من بلدنا هذا خاصة ومن بلدان المسلمين عامة إنك على كل شيئ قدير

Latin:

Allaahummadfa' 'annal ghalaa-a, wal balaa-a, wal wabaa-a, wal fahsyaa-a, wal munkara, was-suyuufal mukhtalifata, wasy-syadaa-ida, wal mihana maa zhahara minhaa, wa maa baathana min baladinaa haadzaaa khaassatan, wa min buldaanil muslimiina'aammatan. Innaka'alaa kulli syai'in qadiir.

Artinya:

"Ya Allah, hindarkanlah kami dari malapetaka, bala dan bencana, kekejian dan kemungkaran, sengketa yang beraneka, kekejaman dan peperangan, yang tampak maupun tersembunyi dalam negara kami khususnya dan negara kaum muslimin umumnya. Sesungguhnya Engkau, ya Allah, Maha Berkuasa atas segala sesuatu."

4. Doa Dijauhkan dari Segala Musibah

Arab:

اللهم ياوالي الولاء وياكاشف الضراء والبلاء، اصرف عنا القحط والطعون وجميع انواع البلاء، ادفع عنا شر الاعداء بحرمة سيدنا محمد المصطفى وبحرمة خديجة الكبرى وبحرمة عائشة البشري وبحرمة فاطمة الزهراء وبحرمة على المرتضى وبحرمة حسين الشهيد بكربلاء وبحرمة وما رميت اذ رميت ولكن الله رمى وبحرمة وليبلي المؤمنين منه بلاء حسنا وبحرمة خیر حافظا وهو أرحم الراحمين وبحرمة دعواهم فيها سبحنك اللهم وتحيتهم فيها سلام وآخر دعواهم ان الحمد لله رب العالمين.

Latin:

Allahumma yaa waliyal walaa-i wa yaa kaasyifad dharraa-i wal balaa-i, ishrif 'anna syarral a'daa-i bi hurmati sayyidina muhammadinil mushtofaa wa bi hurmati khodiijatal kubraa wa bi hurmati 'aaisyatal busyraa wa bi hurmati faatimataz zahraa wa bi hurmati 'aliyyul murtadhoo wa bi hurmati husaynu asy-syahiidu bikarbalaa-i, wa bi hurmati wa maa ramayta idz ramayta wa lakinnallaaha romaa wa bi hurmati yaa waliyyul mu'miniina minhu balaa-an hasanan wa bi hurmati khairan haafizhan wa huwa arhamur raahimiin wa bi hurmati da'waahum fiiha subhaanaka allahumma wa tahiyyatuhum fiiha salaamun wa aakhoru da'waahum an alhamdulillahi rabbil 'aalamiin.

Artinya:

"Ya Allah, wali dari segala wali, wahai Yang Menghindarkan dari kemudaratan dan bala, hindarkan kami dari kekeringan, penyakit menular dan berbagai macam bala.

Tolak dari kami kejahatan musuh dengan kehormatan penghulu kami, Nabi Muhammad Al-Musthafa, dengan kehormatan Khadijah Al-Kubra, Aisyah Al-Busyra, Fatimah Az-Zahra, Ali Al-Murtadha, serta Husain yang syahid di Karbala.

Dengan kehormatan ayat, 'Bukan kamu yang melempar ketika kamu melempar, tetapi Allah-lah yang melempar', dan dengan kehormatan untuk mengganti bala yang menimpa orang mukmin dengan kebaikan.

Dengan kehormatan hanya Allah sebaik-baik penjaga dan Dia Maha Pengasih dan Penyayang. Maha Suci Engkau, ya Allah. Tercurah keselamatan bagi mereka. Dan penutup doa mereka adalah segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam."

Apa Itu Rebo Wekasan?

Rebo Wekasan merupakan istilah yang digunakan masyarakat untuk menyebut Rabu terakhir pada bulan Safar. Tradisi ini masih dijalankan di sejumlah daerah di Indonesia dengan bentuk kegiatan yang beragam.

Sebagian masyarakat mengisinya dengan kegiatan keagamaan, seperti pengajian, membaca zikir, doa bersama, salat sunah dan bersedekah.

Tradisi tersebut berkembang sebagai bagian dari budaya masyarakat. Namun, dalam pelaksanaannya, umat Islam tetap perlu membedakan antara tradisi masyarakat dan ajaran yang memiliki dasar khusus dalam syariat.

Apa yang Dimaksud Doa Tolak Bala?

Mengutip buku Doa-Doa Pilihan karya KH Ahmadi Isa, doa tolak bala merupakan doa yang berisi permohonan kepada Allah SWT agar seseorang, keluarga maupun masyarakat dijauhkan dari berbagai bentuk keburukan dan musibah.

Bala dapat berupa berbagai macam ujian, seperti penyakit, bencana, kecelakaan, kesulitan maupun keburukan lainnya.

Berdoa menjadi salah satu bentuk ikhtiar seorang muslim untuk memohon keselamatan. Karena itu, doa tidak hanya dipanjatkan ketika seseorang sedang menghadapi musibah, tetapi juga dapat dilakukan setiap saat sebagai bentuk permohonan perlindungan kepada Allah SWT.

Momentum Rebo Wekasan dapat dimanfaatkan untuk memperbanyak doa, zikir, sedekah dan amal kebaikan. Namun, keselamatan dan perlindungan tetap diyakini berasal dari Allah SWT, bukan dari hari atau bulan tertentu.

Dengan demikian, masyarakat yang ingin membaca doa tolak bala Rebo Wekasan dapat mengamalkan doa-doa untuk memohon keselamatan dan perlindungan kepada Allah SWT, tanpa meyakini adanya bacaan khusus yang diwajibkan untuk Rebo Wekasan.


Topik

Serba Serbi rebo wekasan doa tolak bala



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana