Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Pemkot Batu Pastikan Proyek Rehabilitasi 3 Sekolah yang Mangkrak Dilanjutkan Usai Reviu Anggaran

Penulis : Prasetyo Lanang - Editor : A Yahya

09 - Aug - 2026, 13:09

Placeholder
Salah satu sekolah di Kota Batu yang rehabilitasinya mangkrak karena Kontraktor kurang bertanggung jawab.(Foto: Prasetyo Lanang/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu memastikan tidak akan membiarkan proyek rehabilitasi tiga sekolah negeri yang sempat mangkrak terhenti begitu saja. Langkah penyelesaian proyek di SDN Sisir 1, SDN Temas 1, dan SMPN 4 Kota Batu kini mulai dipacu agar kegiatan belajar mengajar siswa dapat kembali normal.

Proyek yang bersumber dari APBD Kota Batu tersebut sebelumnya terhenti akibat pihak ketiga gagal menuntaskan pekerjaan hingga masa kontrak habis. Saat ini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batu bersama tim teknis tengah turun ke lapangan untuk melakukan reviu menyeluruh terhadap sisa fisik bangunan.

Baca Juga : Kota Batu Krisis Guru PAI, 21 Pendidik Terpaksa Rangkap Mengajar Tanpa Insentif Ekstra

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu Muhammad Nur Adhim menegaskan bahwa penuntasan fasilitas pendidikan ini menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. "Tentunya itu harus dilanjutkan, karena ini merupakan kebutuhan mendasar bagi anak didik kita. Hanya saja untuk proses teknisnya, kami akan reviu dan bahas lebih detail bersama tim yang menangani," ujar Adhim, Rabu (5/8/2026).

Ia juga menyampaikan bahwa Pemkot Batu mengambil sikap tegas terhadap kontraktor lama yang lalai dalam menggarap proyek tersebut. Pihaknya memastikan tidak ada dana sepeser pun yang dicairkan kepada pihak ketiga yang tidak menyelesaikan pekerjaannya sesuai kesepakatan.

"Enggak ada pembayaran sama sekali, karena memang tidak diselesaikan sama pelaksana proyeknya. Kasihan anak-anak jika fasilitasnya dibiarkan terhenti," tegasnya.

Untuk menjaga transparansi, tim Disdik bersama Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sedang mengkalkulasi ulang persentase fisik yang sudah berdiri. Perhitungan cermat tersebut nantinya akan dijadikan dasar utama dalam pengajuan alokasi anggaran baru pada APBD mendatang.

"Misalkan perencanaannya Rp 3 miliar, lalu fisik yang berhasil terbangun secara riil dihitung senilai Rp 200 juta, maka sisanya sebesar Rp 2,8 miliar itulah yang akan diajukan dalam reviu penganggaran berikutnya. Itu harus direviu ulang," jelas Adhim.

Baca Juga : Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka Ditutup, Kuota Sudah Terpenuhi

Terhentinya proyek rehabilitasi gedung ini sebelumnya berdampak langsung pada kenyamanan belajar para siswa di sekolah tersebut. Sejumlah pelajar terpaksa dipindahkan ke ruang belajar darurat, bahkan beberapa di antaranya harus menumpang sementara di fasilitas sekolah lain.

Kondisi memprihatinkan tersebut mendorong Pemkot Batu untuk bergerak cepat agar para siswa dapat segera kembali menikmati fasilitas kelas yang layak. Adhim menjamin seluruh tahapan lanjutan akan dikerjakan secara prosedural dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

"Intinya kami ingin memastikan anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman. Proyek ini tidak boleh berhenti di tengah jalan," tandasnya.


Topik

Pemerintahan Disdik kota batu Muhammad nur adhim



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Prasetyo Lanang

Editor

A Yahya