Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Datangkan Relawan Singapura, Dispendik Kabupaten Malang Dorong Pelajar Perkuat Wawasan Global

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Yunan Helmy

30 - Jul - 2026, 11:08

Placeholder
Relawan sekaligus President Senior Sports Association (Singapore) Non-Profit Organisation Nada Hanisa Binti Abdul Samad (tengah) saat bersama para pelajar bertempat di SMPN 2 Sumberpucung. (Foto: Dok. Dinas Pendidikan Kabupaten Malang)

JATIMTIMES - Dinas Pendidikan Kabupaten Malang mendorong seluruh pelajar Kabupaten Malang  memperkuat kepercayaan diri dan wawasan global dengan berinteraksi secara langsung bersama relawan dari mancanegara. 

Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukatif bersama relawan sekaligus President Senior Sports Association (Singapore) Non-Profit Organization Nada Hanisa Binti Abdul Samad. Kehadiran Nada Hanisa memberikan kesempatan bagi para pelajar untuk memperoleh motivasi sekaligus perspektif baru mengenai pendidikan, kepercayaan diri dan pentingnya memiliki cita-cita.

Baca Juga : Indonesia Dilanda El Nino Sangat Kuat hingga 2027, Kapan Puncak Kemarau di Jatim?

Kegiatan berlangsung selama dua hari dengan menyambangi beberapa satuan pendidikan di Kabupaten Malang. Pada hari pertama, sesi motivasi digelar di SMPN 4 Kepanjen dan SMPN 2 Sumberpucung. Kemudian kegiatan kunjungan dilanjutkan pada Rabu (29/7/2026) di SD Sunan Giri Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung.

Kegiatan yang difasilitasi Dinas Pendidikan Kabupaten Malang tersebut tidak sebatas mengenalkan bahasa Inggris sebagai sarana komunikasi internasional. Pesan utama yang dibangun adalah bagaimana peserta didik memiliki keberanian untuk bermimpi, percaya terhadap kemampuan diri, serta memiliki kemauan untuk terus belajar.

Kepala Seksi Kesiswaan Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Muthoharoh mengatakan, kehadiran Nada Hanisa memberikan pendekatan berbeda dalam memberikan motivasi kepada peserta didik. Pengalaman dan perspektif yang dibawa dari lingkungan internasional diharapkan dapat memberikan penyegaran bagi peserta didik.

"Beliau lebih banyak memberikan motivasi kepada anak-anak agar tetap semangat belajar, percaya diri, dan terus melanjutkan sekolah. Bahasa Inggris memang penting sebagai bahasa internasional, tetapi yang paling ditekankan adalah semangat untuk meraih cita-cita dan tidak mudah menyerah," ungkap Muthoharoh.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan dikemas secara interaktif. Sekitar 20 peserta didik mengikuti setiap sesi dan diberikan kesempatan untuk berdialog secara langsung. Pembahasan tidak hanya berkutat pada pelajaran, tetapi juga menyentuh cita-cita, pengalaman peserta didik, tantangan yang mereka hadapi, serta berbagai persoalan dalam kehidupan sehari-hari.

Pola komunikasi yang terbuka tersebut membuat siswa dapat menyampaikan pandangan dan pertanyaan secara lebih leluasa. Di sisi lain, Nada Hanisa juga berbagi pengalaman dan memberikan dorongan secara langsung kepada peserta didik.

Pihaknya mengatakan, Kabupaten Malang sendiri menjadi lokasi yang memiliki arti khusus bagi Nada Hanisa. Kunjungan tersebut merupakan pengalaman pertamanya datang ke Kabupaten Malang. Ia memperoleh rekomendasi dari rekannya yang berasal dari Malang untuk berbagi pengalaman dengan para pelajar sekaligus melihat lebih dekat berbagai potensi yang dimiliki daerah tersebut, termasuk sektor pariwisata.

Pemilihan satuan pendidikan juga mempertimbangkan komitmen masing-masing satuan pendidikan dalam pengembangan kemampuan Bahasa Inggris. Di mana untuk SMPN 2 Sumberpucung memiliki pembiasaan berbahasa Inggris serta program sekolah yang mengangkat aspek budaya. Sedangkan SMPN 4 Kepanjen telah memiliki kelas bilingual dan program conversation yang melibatkan warga sekolah.

Baca Juga : Wondr Futsal Series 2026 Resmi Bergulir dari Jatim, Akan Jangkau Papua

Menariknya, latar belakang Nada Hanisa yang berasal dari Singapura tidak menjadi penghalang dalam membangun komunikasi dengan peserta didik. Selama kegiatan, ia lebih banyak menggunakan Bahasa Indonesia sehingga dialog bersama siswa berlangsung lebih akrab dan pesan yang diberikan dapat diterima dengan lebih mudah.

Dinas Pendidikan Kabupaten Malang memandang kegiatan semacam ini sebagai salah satu bentuk pengayaan pengalaman belajar bagi peserta didik. Interaksi dengan relawan maupun organisasi internasional dapat membantu siswa melihat dunia pendidikan dari sudut pandang yang lebih luas.

Muthoharoh berharap kolaborasi serupa dapat terus dikembangkan pada masa mendatang dengan melibatkan lebih banyak pihak dari dalam maupun luar negeri. "Anak-anak terkadang membutuhkan motivasi dari sosok baru. Ketika pengalaman hidup dan perjuangan seseorang dibagikan secara langsung, itu menjadi penyegaran sekaligus penyemangat bagi mereka untuk terus belajar dan mengejar cita-cita," tutur Muthoharoh. 

Dinas Pendidikan Kabupaten Malang akan terus mendorong terbentuknya lingkungan satuan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga penguatan karakter dan kesiapan peserta didik menghadapi perubahan zaman.

Kolaborasi dengan relawan dan organisasi internasional menjadi salah satu peluang untuk memperluas wawasan global siswa. Melalui berbagai pengalaman tersebut, pelajar Kabupaten Malang diharapkan tumbuh menjadi generasi yang memiliki kepercayaan diri, karakter kuat, semangat belajar, serta keberanian untuk menghadapi tantangan di masa depan.


Topik

Pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Malang motivasi pelajar relawan Singapura



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Yunan Helmy

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan