Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Portal Masih Ditutup Jelang Uji Coba Jalan Tembus, Dishub Kota Malang Akan Paksa Buka

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Dede Nana

25 - Jul - 2026, 17:20

Placeholder
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang R. Widjaja Saleh Putra saat ditemui di Malang Creative Center (MCC) Kota Malang, Sabtu (25/7/2026). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang memastikan pelaksanaan uji coba jalan tembus Soekarno Hatta - Candi Panggung melalui Perumahan Griyashanta akan dilakukan pada Senin (27/7/2026) mendatang, meski saat ini portal Perumahan Griyashanta masih ditutup rapat sebagai akses utama jalan tembus tersebut.

Berdasarkan pantauan JatimTIMES.com di lapangan, hingga Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 16.38 WIB portal jalan di pintu masuk Perumahan Griyashanta masih tertutup rapat. Selain itu banner penolakan jalan tambus juga masih terpasang.

Baca Juga : Cara Pakai Kuota Internet Rollover Telkomsel, IM3 Indosat, dan XL Smart agar Sisa Kuota Tidak Hangus

Kepala Dishub Kota Malang R. Widjaja Saleh Putra menegaskan, tidak akan membiarkan akses jalan tersebut kembali ditutup selama masa uji coba berlangsung. Jika portal kembali dipasang dan menghambat akses masyarakat, petugas akan diterjunkan untuk memastikan jalan tetap terbuka.

Widjaja mengatakan, akses jalan yang menjadi bagian dari jalur tembus tersebut harus dibuka saat uji coba. Menurutnya, jalan tersebut merupakan fasilitas umum sehingga tidak semestinya ditutup secara sepihak.

"Harus dibuka (portal jalan). Insya Allah hari Senin uji coba untuk uji coba fungsional jalan terusan," tegas Widjaja kepada JatimTIMES.com, Sabtu (25/7/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul adanya penutupan akses di pintu kawasan Griya Shanta yang sempat menjadi perhatian. Dishub memastikan persoalan itu tidak boleh kembali terjadi ketika uji coba jalan tembus Soekarno Hatta - Candi Panggung dimulai.

Widjaja bahkan menegaskan bahwa terdapat aturan yang melarang penutupan akses jalan secara sembarangan. Karena itu, apabila portal jalan kembali ditutup dan menghambat fungsi jalan, pemerintah tidak akan tinggal diam.

"Prinsipnya kan selama ini kan enggak pernah dilakukan penutupan dan ada larangan menutup akses jalan. Iya itu ada larangan (sanksi pidananya)," ujar Widjaja.

Pihaknya pun telah menyiapkan langkah pengawasan di lapangan untuk memastikan pelaksanaan uji coba jalan tembus Soekarno Hatta - Candi Panggung melewati Perumahan Griyashanta berlangsung tanpa adanya gangguan. Tidak hanya petugas dari Dishub, personel dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang dan pihak kepolisian juga disebut akan dilibatkan untuk memastikan akses jalan tidak kembali terhambat.

"Artinya jika terjadi seperti itu nanti mungkin ada petugas Dishub yang standby di situ. Iya, betul. Bukan Dishub aja, ada Satpol, ada petugas dari kepolisian juga," jelas Widjaja.

Portal jalan masih tertutup rapat.

Penyiagaan aparat tersebut menjadi sinyal bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Malang tidak ingin uji coba jalan tembus yang telah direncanakan justru terganggu oleh persoalan akses. Pihaknya memastikan fungsi jalan harus berjalan sebagaimana mestinya tanpa hambatan.

"Iya, betul. Memastikan itu fungsi jalan, ya. Dipastikan fungsi jalan, tidak ada hambatan, tidak ada penundaan," kata Widjaja.

Untuk rencana awal, penerapan uji coba jalan tembus Soekarno Hatta - Candi Panggung melalui Perumahan Griyashanta akan berlangsung selama 10 hari. Selama masa uji coba, akses jalan akan dibuka mulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB. Namun, tidak semua kendaraan diperbolehkan melintas.

Baca Juga : Dipicu Bakar Sampah, Pabrik hingga Lahan Ribuan Meter di Malang Terdampak Kebakaran

"Ada batasan kendaraan. Batasannya adalah kendaraan besar tidak diperbolehkan lewat. Ketinggiannya juga ya. Kemudian, ya itu tadi, alat-alat kendaraan berat tidak diperbolehkan," ujsr Widjaja.

Lebih lanjut, sebagai kepastian uji coba jalan tembus tersebut, Dishub Kota Malang juga memastikan berbagai perlengkapan pendukung telah disiapkan. Mulai dari rambu lalu lintas, marka jalan, papan informasi, hingga petunjuk arah untuk membantu pengendara selama uji coba berlangsung.

Menurutnya, pelaksanaan uji coba jalan tembus itu nantinya bukan sekadar membuka jalur alternatif. Pihaknya ingin melihat apakah keberadaan jalan tembus tersebut benar-benar mampu menjawab persoalan kemacetan di kawasan Candi Panggung.

Widjaja menyebut, berdasarkan analisis lalu lintas, tingkat kejenuhan di Jalan Candi Panggung hingga kawasan Perliman telah mendekati angka 0,9. Kondisi tersebut menunjukkan tingkat pelayanan jalan yang sudah berada pada kategori buruk.

"Kalau 0,9 itu E, buruk. Buruk itu dua arah. Maka yang paling benar adalah solusinya, berdasarkan solusinya adalah memanfaatkan jalan tembus yang sudah direncanakan itu tadi," kata Widjaja.

Karena itu, efektivitas jalan tembus akan dilihat dari satu indikator utama, yakni apakah mampu mengurangi kepadatan lalu lintas di Jalan Candi Panggung. "Untuk mengurangi tingkat kepadatan yang di Jalan Candi Panggung, utamanya itu," pungkas Widjaja.


Topik

Pemerintahan dishub kota malang jalan tembus perumahan griyashanta kota malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Dede Nana