Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Wapres Gibran Tinjau Progres Tol Prosiwangi, Jasa Marga Percepat Penyelesaian

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Nurlayla Ratri

10 - Jul - 2026, 17:51

Placeholder
Wapres Gibran saat meninjau Progres Tol Prosiwangi di Exit Tol Situbondo Barat, Jumat (10/7/2026). (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)

JATIMTIMES – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung progres pembangunan Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi), Jumat (10/7/2026). 

Peninjauan tersebut menjadi sinyal kuat pemerintah untuk mempercepat penyelesaian salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang digadang-gadang akan menjadi tulang punggung konektivitas darat dari Jakarta hingga Banyuwangi sebagai pintu gerbang menuju Pulau Bali.

Baca Juga : Komisi D DPRD Jatim Soroti Perubahan Sepihak APBD Bina Marga, Serapan Anggaran Jeblok

Proyek jalan tol sepanjang 175,4 kilometer itu dikelola oleh PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB). Kehadiran ruas tol ini diyakini tidak hanya memangkas waktu perjalanan, tetapi juga menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi, investasi, hingga sektor pariwisata di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran didampingi Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Bisnis Jasa Marga Reza Febriano, Direktur Utama PT JPB Adi Prasetyanto, serta jajaran manajemen Jasa Marga Group.

Di hadapan jajaran pelaksana proyek, Gibran menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, percepatan penyelesaian proyek strategis nasional merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat daya saing daerah sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru.

"Pemerintah terus mendorong percepatan penyelesaian berbagai Proyek Strategis Nasional agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Jalan Tol Prosiwangi diharapkan mampu memperkuat konektivitas, meningkatkan daya saing wilayah, serta membuka lebih banyak peluang investasi dan lapangan kerja di Jawa Timur," ujar Gibran.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menegaskan perseroan berkomitmen menyelesaikan proyek sesuai target dengan tetap mengutamakan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, serta prinsip pembangunan berkelanjutan.

"Jasa Marga terus mengakselerasi penyelesaian Jalan Tol Prosiwangi sebagai bagian dari komitmen mendukung agenda pembangunan nasional. Kami memastikan setiap tahapan konstruksi dilaksanakan dengan mengedepankan aspek kualitas, keselamatan, keberlanjutan, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja lokal dan pengembangan ekonomi kawasan," katanya.

Saat ini, pembangunan difokuskan pada Tahap I Ruas Gending–Besuki sepanjang 49,7 kilometer. Berdasarkan data Juli 2026, Seksi 1 Gending–Kraksaan sepanjang 12,88 kilometer dan Seksi 2 Kraksaan–Paiton sepanjang 11,20 kilometer telah rampung 100 persen serta telah mengantongi Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO). Sementara Seksi 3 Paiton–Besuki sepanjang 25,60 kilometer juga telah menyelesaikan seluruh pekerjaan jalan utama sejak April 2026 dan kini memasuki tahapan akhir Uji Laik Fungsi dan Operasi (ULFO).

Dari sisi pelaksanaan konstruksi, Jasa Marga mencatat capaian penting berupa zero accident di seluruh paket pekerjaan Tahap I. Selain itu, pembangunan jalan tol ini juga memberikan dampak ekonomi langsung melalui penyerapan lebih dari 1.300 tenaga kerja lokal yang berasal dari Kabupaten Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, hingga Banyuwangi.

Baca Juga : Puluhan Kios Baru di Pasar Karangploso Belum Ditempati, Disperindag Mengaku Masih Investigasi

Jika mulai beroperasi, ruas Tol Prosiwangi diproyeksikan memangkas waktu tempuh Probolinggo–Besuki menjadi sekitar 1 jam 15 menit. Sedangkan apabila keseluruhan proyek sepanjang 175,4 kilometer selesai dibangun, perjalanan Probolinggo menuju Banyuwangi yang selama ini memakan waktu sekitar lima jam diperkirakan hanya membutuhkan waktu sekitar tiga jam.

Efisiensi waktu perjalanan tersebut diperkirakan akan memperlancar distribusi logistik menuju kawasan industri Paiton dan Pelabuhan Ketapang sebagai pintu utama penyeberangan Jawa–Bali. Selain itu, akses menuju berbagai destinasi wisata di kawasan Tapal Kuda hingga Banyuwangi juga akan semakin mudah, sehingga berpotensi mendorong tumbuhnya investasi serta membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM di sepanjang koridor jalan tol.

Menariknya, proyek Tol Prosiwangi juga mengusung konsep Green Toll Road yang sejalan dengan peta jalan pembangunan jalan tol berkelanjutan Kementerian Pekerjaan Umum. Berbagai inovasi ramah lingkungan diterapkan, mulai dari penggunaan sistem pengelolaan air daur ulang, pembangunan rest area berkonsep hijau, hingga pemasangan Hybrid Wind Tree, teknologi pembangkit listrik yang menggabungkan energi surya dan angin.

Inovasi tersebut bahkan berhasil mengantarkan proyek Tol Prosiwangi meraih Rekor MURI. Hybrid Wind Tree yang dipasang mampu menghasilkan listrik mandiri hingga 12,4 kW untuk mendukung operasional kantor. Di sisi lain, penerapan inovasi timbunan batu pada struktur jalan juga diklaim mampu mengurangi emisi karbon hingga 6,3 juta kgCO2e atau sekitar 45,4 persen dibanding metode konvensional.

Melalui percepatan pembangunan yang terus dilakukan, Jasa Marga berharap Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi tidak hanya menjadi infrastruktur penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi motor pemerataan ekonomi, peningkatan daya saing kawasan timur Pulau Jawa, sekaligus memperkuat konektivitas nasional menuju Pulau Bali.


Topik

Peristiwa gibran tol prosiwangi banyuwangi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Nurlayla Ratri