Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Sekda Budiar Buka Peluang Beiersdorf Kembangkan Usaha di Kabupaten Malang

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Nurlayla Ratri

03 - Jul - 2026, 16:19

Placeholder
Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar saat menerima audiensi dari Beiersdorf di Peringgitan Pendapa Agung Kabupaten Malang, Kamis (2/7/2026). (Foto: Dok. Prokopim Setda Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Sekretaris Daerah Kabupaten Malang Budiar membuka peluang bagi PT. Beiersdorf Indonesia untuk dapat mengembangkan usahanya di Kabupaten Malang melalui berbagai jenis produk yang ada. 

Budiar menyampaikan, peluang pengembangan usaha itu semakin terbuka seiring adanya rencana pimpinan Beiersdorf dari Jerman akan datang ke Kabupaten Malang pada 20 Agustus 2026 mendatang yang salah satu agendanya bertemu dengan Bupati Malang HM. Sanusi. 

Baca Juga : Penertiban PKL Bukan Solusi, Pemkot Malang Didesak Sediakan Ruang Usaha

"Saya tekankan, silahkan membuka peluang lagi untuk bisnis di sini (Kabupaten Malang) untuk investasi di sini, karena kami akan membantu perizinannya, seperti itu. Artinya kan dengan bisnis masuk, berarti kan peluang kerja, lowongan kerja itu kan akan banyak, harapan saya seperti itu," ungkap Budiar kepada JatimTIMES.com. 

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang itu menuturkan, bahwa produk-produk dari Beiersdorf yang dibuat di Kabupaten Malang beberapa di antaranya seperti produk dengan brand nivea dan hansaplast. 

"Selama ini kan produknya hanya yang Nivea sama Hansaplast, aku bilang harus lebih dari itu, sekarang kan lagi tren skincare dan sebagainya. Jadi harus dikembangkan lagi, karena kan harus mengikuti zaman. Kalau tidak mengikuti pasar, nanti akan ditinggal sama orang," ujar Budiar. 

Ia menyebut, beberapa wilayah di Kabupaten Malang berpotensi untuk pengembangan pabrik dari Beiersdorf. Mulai dari di wilayah Kecamatan Singosari, Karangploso hingga Pakisaji. Budiar pun menegaskan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang berkomitmen akan mengakomodir terkait pemenuhan persyaratan pendirian pabrik baru. 

"Mulai dari tata ruang, PBG (Pendirian Bangunan Gedung) sampai SLF (Sertifikat Laik Fungsi), kami siap mengakomodir,' kata Budiar. 

Pihaknya mengatakan, terkait tata ruang utamanya status lahan harus dipastikan terlebih dahulu sebelum membangun pabrik baru. Pasalnya, jika lahan berstatus sebagai Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan atau KP2B, maka tidak dapat dialihkan untuk pembangunan pabrik. Kemudian, jika lahan berstatus sebagai Lahan Sawah Dilindungi (LSD), maka masih bisa berpotensi dikeluarkan dari status tersebut. 

Baca Juga : Ramalan Zodiak Jumat 3 Juli 2026: Leo Berpeluang Naik Karier, Cancer Hadapi Tekanan Kerja

"Area kabupaten yang perkotaan itu sudah kita sisihkan. Karena kalau nggak begitu, tidak tumbuh investasi," kata Budiar. 

Sehingga, ia meminta kepada pihak perusahaan luar negeri salah satunya Beiersdorf atau perusahaan-perusahaan lain yang berencana akan berinvestasi di Kabupaten Malang dapat menginformasikan lokasi lahan kepada pihak Pemkab Malang. 

"Kta cek dulu tata ruangnya, kalau memang oke bisa dibangun, ya kita tidak menyarankan yang lain, ya tetap di sana. Kayaknya wilayah-wilayah Malang, di Singosari, Karangploso, dan Pakisaji itu masih berpotensi untuk itu," pungkas Budiar. 


Topik

Pemerintahan kabupaten malang budiar investasi



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Nurlayla Ratri