Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Resah dengan Perubahan, Mitra SPPG di Jatim Ingin Audiensi dengan BGN

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

21 - Jun - 2026, 19:25

Placeholder
Silaturahmi Asosiasi MBG Indonesia wilayah Jawa Timur

JATIMTIMES - Sejumlah perwakilan Asosiasi MBG Indonesia yang ada di wilayah Jawa Timur menggelar silaturahmi di Kota Surabaya, Minggu (21/6). Tema yang diangkat ialah Membangun Sinergi Dalam Kebersamaan dan Optimis Menghadapi Perubahan. 

Silaturahmi ini diikuti ratusan mitra BGN (Badan Gizi Nasional) atau pengelola dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi). Acara ini dihadiri secara langsung oleh Ketua Asosiasi MBG Indonesia, Turino Junaedy, Kepala KPPG Wilayah 1 Surabaya, Kusmayanti dan juga Kepala KPPG Wilayah 2 Jember, Said Karim. 

Baca Juga : Resah Pemadaman Listrik Bergilir, Wali Kota Malang Ajak Warga Antisipasi Mandiri

Acara digelar selama kurang lebih tiga jaman. Dengan adanya paparan dari pihak KPPG serta juga sesi tanya jawab kepada pihak mitra yang mengirimkan perwakilan. 

Usai acara Turino Junaedy menyampaikan jika hari ini para mitra berkumpul karena resah atas adanya kasus korupsi yang terungkap dalam  BGN belum lama ini. Kepala eks BGN Dadan Hindayana telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh Kejaksaan Republik Indonesia. 

"Karena ada kegaduhan di BGN pusat ya tanggal 2 itu terutama tanggal 2 ini. Jadi mereka itu resah," ujarnya. 

Meskipun ada kasus korupsi baru terungkap, para mitra BGN yang didaerah menurut Junaedy tetap mendukung program dari Presiden Prabowo Subianto ini. "Ini  bagus sekali, kita dukung sekali, adanya MBG itu," bebernya. 

Meskipun terus mendukung program ini tetap ada keresahan yang muncul dari para mitra saat ini. Terutama yang telah terlanjur melakukan pembangunan dapur baru. "Yang pertama bagaimana nasib yang sudah bangun?," kata Junaedy

Sebab baru ini BGN telah mengumumkan tidak akan melakukan penambahan dapur SPPG kembali. Kemudian yang menjadi keresahan lain lanjut dia terkait efisiensi hingga pengurangan ribuan dapur SPPG. 

Baca Juga : MPM Honda Jatim Ajak Ayah dan Anak Pererat Kebersamaan Lewat PCX160 Bikers

"Adanya sekarang 27.000 dijadikan 21.000. Nah, itu sudah mana saja yang kena," beber dia. 

Dan masalah lain soal hari libur siswa yang membuat dapur SPPG tak beroperasi sementara. "Terus yang ketiga itu adanya hari libur yang tidak dibayar kan begitu itu. Nah, kegaduhan kegelisahan-kegelisahan ini kita dari asosiasi menampung," kata Junaedy kembali. 

Selain tiga permasalahan utama itu, imbuh Junaedy ada permintaan lain agar BGN tak serta merta melakukan penutupan terhadap dapur yang bermasalah. Harus didahuli dengan peringatan satu, dua dan baru kemudian disuspend. "Tidak bisa tiba-tiba disuspend begitu saja," tegas dia kembali. 

Sebab itu semua permasalahan ini tambah dia akan ditampung semuanya. Setelah itu pihaknya berharap bisa melakukan audiensi secara langsung dengan BGN. "Kita akan sampaikan secara elegan mungkin dengan dengan minta audiensi," pungkasnya.


Topik

Pemerintahan MBG SPPG Mitra SPPG Jatim Audiensi BGN



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

Sri Kurnia Mahiruni