JATIMTIMES - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi ratusan gempa bumi di wilayah Jawa Timur (Jatim) dan sekitarnya dalam sepekan. Dari ratusan kejadian tersebut, peristiwa gempa bumi terbanyak terekam pada pertengahan Juni 2026.
"Pada periode 12-18 Juni 2026 di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya telah terjadi 157 kejadian gempa bumi," ujar Kepala BMKG Stasiun Geofisika Malang Ricko Kardoso kepada JatimTIMES, Jumat (19/6/2026).
Baca Juga : Jadwal MotoGP Ceko 2026: Duel Panas Bezzecchi vs Martin, Veda Ega Posisi 6 Klasemen
Ricko menyebut, gempa bumi terbanyak pada periode ini terjadi sejak menjelang pertengahan Juni. "Kejadian gempa bumi terbanyak terekam pada tanggal 14 Juni (2026, red) dengan jumlah 27 kejadian," imbuhnya.
Jika dibandingkan pada periode sebelumnya, disampaikan Ricko, peristiwa gempa bumi pada periode kali ini mengalami peningkatan. "Pada periode sebelumnya yakni di tanggal 5 sampai dengan 11 Juni terjadi 146 gempa bumi," tuturnya.
Pada periode sebelumnya tersebut, peristiwa gempa bumi yang paling banyak juga terjadi saat menjelang pertengahan Juni 2026. "Kejadian gempa bumi terbanyak pada periode sebelumnya tersebut terekam pada tanggal 11 Juni dengan jumlah 30 kejadian gempa bumi," bebernya.
Sedangkan kejadian gempa bumi paling sedikit terekam pada 9 Juni 2026. Yakni dengan jumlah 13 kejadian. "Magnitudo terbesar pada periode ini adalah M 4.11 dan magnitudo terkecil yaitu M 1.11," jelasnya.
Ricko menjelaskan, kejadian gempa bumi disebabkan oleh aktivitas pertemuan lempeng tektonik IndoAustralia dengan lempeng Eurasia serta aktivitas patahan lokal. "Pada periode sebelumnya terdapat 118 kejadian gempa bumi dangkal, 28 kejadian gempa bumi menengah dan nihil kejadian gempa bumi dalam," bebernya.
Baca Juga : Bromo Lagi Cantik-cantiknya di Juni hingga Agustus, Bisa Saksikan Embun Upas
Gempa bumi dangkal merupakan gempa yang terjadi di kedalaman pada rentang antara 0-60 kilometer dari permukaan laut. Sedangkan gempa bumi menengah ialah kedalaman gempa pada rentang 60-300 kilometer.
Sementara gempa bumi dalam ialah gempa yang berada pada kedalaman lebih dari 300 kilometer dari permukaan laut. Artinya, tidak semua kejadian gempa bumi dapat dirasakan secara langsung oleh manusia.
"Pada bulan ini tidak terdapat kejadian gempa bumi dirasakan," pungkasnya.
