Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Unisba Blitar Perkuat Literasi Keuangan Mahasiswa melalui Sekolah Pasar Modal

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Nurlayla Ratri

19 - Jun - 2026, 11:42

Placeholder
Rektor Unisba Blitar Dr. H. Soebiantoro bersama perwakilan Bursa Efek Indonesia, PT Pintraco Sekuritas, dan Galeri Investasi Unisba Blitar berfoto bersama peserta usai pembukaan Sekolah Pasar Modal di Aula Majapahit. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi keuangan dan menyiapkan investor muda yang cerdas di era ekonomi digital.(Foto: Unisba Blitar)

 

JATIMTIMES – Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui peningkatan literasi keuangan di kalangan mahasiswa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Sekolah Pasar Modal yang digelar Galeri Investasi bersama Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Unisba Blitar di Aula Majapahit, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan edukatif tersebut diikuti oleh 65 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan dosen Unisba Blitar. Sekolah Pasar Modal menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang investasi dan pasar modal, yakni Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Wilayah Jawa Timur Cita Mellisa, S.E., M.M., serta Trainer PT Pintraco Sekuritas Fajar Imanuddin, S.T.

Baca Juga : Jajuk DPRD Jatim Ingatkan Revisi Aturan Reses Jangan Lukai Sensitivitas Publik

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rektor Unisba Blitar Dr. H. Soebiantoro, M.Si., dan Manajer Galeri Investasi Unisba Blitar Agus Sasmito, S.E., M.M. Kehadiran pimpinan kampus menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya peningkatan literasi finansial dan penguatan kompetensi mahasiswa di era ekonomi digital.

Menurut Agus Sasmito, Sekolah Pasar Modal merupakan salah satu program strategis yang dirancang untuk membangun kesadaran investasi sejak dini sekaligus memberikan pemahaman yang benar mengenai instrumen investasi yang aman dan legal.

Dalam sambutannya, Agus menegaskan bahwa generasi muda perlu dibekali kemampuan mengelola keuangan secara bijak agar mampu menghadapi tantangan ekonomi yang semakin kompleks.

“Melalui Sekolah Pasar Modal ini, kami ingin memberikan pemahaman yang benar kepada mahasiswa mengenai investasi yang aman, legal, dan menguntungkan. Harapannya, mahasiswa tidak hanya menjadi generasi yang konsumtif, tetapi juga mampu menjadi generasi yang produktif dan cerdas dalam mengelola keuangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, literasi keuangan saat ini menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki mahasiswa. Selain meningkatkan kemampuan akademik, mahasiswa juga perlu memahami cara mengelola pendapatan, mengenali instrumen investasi, serta menghindari berbagai bentuk investasi ilegal yang masih marak terjadi.

Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai dasar-dasar pasar modal, mekanisme investasi saham, strategi pengelolaan risiko, hingga pentingnya memilih instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan dan tujuan keuangan.

Materi yang disampaikan oleh praktisi dan pelaku industri pasar modal diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada peserta. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya mengenal investasi dari sisi teori, tetapi juga memahami praktik dan peluang yang tersedia di dunia pasar modal Indonesia.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya kampus dalam mendukung program peningkatan inklusi keuangan nasional melalui jalur pendidikan tinggi. Melalui edukasi yang berkelanjutan, mahasiswa diharapkan mampu menjadi agen literasi keuangan di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

Rektor

Menyiapkan SDM Adaptif di Era Ekonomi Digital

Baca Juga : BPJS Ketenagakerjaan Mojokerto Dukung Pelestarian Lingkungan Melalui Penanaman 1437 Bibit Mangrove

Sementara itu, Rektor Unisba Blitar Dr. H. Soebiantoro, M.Si., menegaskan bahwa tantangan dunia kerja dan perkembangan ekonomi digital menuntut mahasiswa memiliki kompetensi yang lebih luas daripada sekadar kemampuan akademik.

Menurutnya, pemahaman mengenai investasi dan pasar modal menjadi salah satu bekal penting untuk membangun kemandirian ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas pengambilan keputusan finansial di masa depan.

“Mahasiswa tidak hanya dituntut unggul secara akademik, tetapi juga harus memiliki kecerdasan finansial. Melalui kegiatan Sekolah Pasar Modal ini, kami berharap mahasiswa Unisba Blitar mampu memahami pentingnya investasi yang sehat dan legal sebagai bekal menghadapi tantangan ekonomi di masa depan,” katanya.

Soebiantoro menambahkan, kampus akan terus mendukung berbagai kegiatan edukatif yang mampu memperluas wawasan mahasiswa terhadap perkembangan dunia ekonomi, bisnis, dan keuangan.

Menurut dia, pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang adaptif, inovatif, dan memiliki kemampuan mengambil keputusan secara rasional berdasarkan informasi yang akurat.

“Kampus mendukung penuh kegiatan semacam ini karena dapat membuka wawasan mahasiswa terhadap peluang dan risiko investasi secara bijak. Pemahaman yang baik akan membantu mereka mengambil keputusan keuangan yang lebih tepat di masa mendatang,” ujarnya.

Pelaksanaan Sekolah Pasar Modal tahun 2026 ini merupakan kali kedua setelah sebelumnya sukses digelar pada tahun lalu. Keberlanjutan program tersebut menunjukkan komitmen Galeri Investasi Unisba Blitar dalam menghadirkan edukasi pasar modal secara konsisten kepada sivitas akademika.

Melalui program ini, Unisba Blitar mendorong lahirnya generasi muda yang melek finansial, cerdas berinvestasi, dan siap menghadapi tantangan ekonomi digital.


Topik

Pendidikan Unisba Blitar Universitas Islam Balitar



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Nurlayla Ratri