JATIMTIMES - Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu ibadah sunah yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan setiap bulan oleh umat Islam. Amalan ini dilakukan selama tiga hari pada pertengahan bulan Hijriah dan memiliki keutamaan yang luar biasa.
Rasulullah SAW bahkan menyebut bahwa pahala puasa tiga hari setiap bulan setara dengan puasa sepanjang tahun. Karena itu, banyak umat Islam yang rutin menjalankan puasa Ayyamul Bidh sebagai bentuk ikhtiar menambah amal ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca Juga : Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Juni 2026: Pertamax Turbo Naik, Dexlite dan Pertamina Dex Turun
Lantas, kapan jadwal puasa Ayyamul Bidh pada Juni 2026? Berikut ulasan lengkapnya.
Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh
Mengutip NU Online, keutamaan puasa Ayyamul Bidh dijelaskan dalam hadis yang diriwayatkan dari Abu Dzar RA. Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang berpuasa tiga hari setiap bulan akan memperoleh pahala seperti berpuasa selama setahun penuh.
Hal tersebut berkaitan dengan janji Allah SWT dalam Al-Qur'an bahwa setiap kebaikan akan dibalas sepuluh kali lipat. Dengan demikian, tiga hari puasa setiap bulan setara dengan 30 hari pahala puasa.
Karena keutamaannya yang besar, puasa Ayyamul Bidh termasuk amalan yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan secara rutin.
Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Juni 2026
Secara umum, puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Namun terdapat pengecualian pada bulan Zulhijah karena tanggal 13 bertepatan dengan Hari Tasyrik yang diharamkan untuk berpuasa.
Dalam mazhab Syafi'i, pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh bulan Zulhijah digeser menjadi tanggal 14, 15, dan 16 Zulhijah.
Berdasarkan kalender Hijriah 1447-1448 H, berikut jadwal puasa Ayyamul Bidh yang jatuh pada bulan Juni 2026:
Puasa Ayyamul Bidh Zulhijah 1447 H
• Minggu, 31 Mei 2026 (14 Zulhijah 1447 H)
• Senin, 1 Juni 2026 (15 Zulhijah 1447 H)
• Selasa, 2 Juni 2026 (16 Zulhijah 1447 H)
Puasa Ayyamul Bidh Muharam 1448 H
• Minggu, 28 Juni 2026 (13 Muharam 1448 H)
• Senin, 29 Juni 2026 (14 Muharam 1448 H)
• Selasa, 30 Juni 2026 (15 Muharam 1448 H)
Dengan demikian, umat Islam memiliki dua kesempatan menjalankan puasa Ayyamul Bidh selama bulan Juni 2026 karena bulan tersebut mencakup dua bulan Hijriah yang berbeda.
Hukum Puasa Ayyamul Bidh
Puasa Ayyamul Bidh memiliki hukum sunah muakadah atau sunah yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW dikenal rutin melaksanakan puasa ini baik saat berada di rumah maupun ketika bepergian.
Dalam hadis yang diriwayatkan An-Nasa'i, Ibnu Abbas RA menyebutkan bahwa Rasulullah SAW hampir tidak pernah meninggalkan puasa pada hari-hari terang bulan.
Sementara itu, dalam hadis lain yang diriwayatkan Abu Dawud, Rasulullah SAW memerintahkan para sahabat untuk berpuasa pada tanggal 13, 14, dan 15 bulan Hijriah.
Hal tersebut menunjukkan besarnya perhatian Rasulullah SAW terhadap amalan sunah yang satu ini.
Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh
Sebelum menjalankan puasa, umat Islam dianjurkan membaca niat. Berikut bacaan niat puasa Ayyamul Bidh:
• Nawaitu shauma ayyâmil bidh lillâhi ta'âlâ.
Artinya:
"Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta'ala."
Niat dapat dilakukan sejak malam hari hingga sebelum waktu zawal atau matahari tergelincir, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar.
Tata Cara Puasa Ayyamul Bidh
Pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh pada dasarnya sama seperti puasa sunah lainnya. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
1. Membaca Niat
Baca Juga : 6 Zodiak Paling Beruntung pada 1 Juni 2026, Libra dan Aries Diprediksi Panen Kabar Baik
Niat menjadi syarat utama dalam menjalankan ibadah puasa. Niat dapat dilakukan dalam hati dan disunahkan untuk dilafalkan.
2. Makan Sahur
Sahur sangat dianjurkan dan sebaiknya dilakukan menjelang waktu Subuh untuk mendapatkan keberkahan.
3. Menahan Diri dari Hal yang Membatalkan Puasa
Puasa dilakukan dengan menahan diri dari makan, minum, dan segala sesuatu yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
4. Menjaga Perilaku dan Lisan
Selain menahan lapar dan haus, umat Islam juga dianjurkan menjaga perkataan serta menjauhi perbuatan dosa agar pahala puasa tidak berkurang.
5. Menyegerakan Berbuka
Ketika waktu Magrib tiba, umat Islam dianjurkan segera berbuka puasa karena hal tersebut termasuk sunah Rasulullah SAW.
Puasa Ayyamul Bidh menjadi salah satu amalan sunah yang memiliki pahala besar dan mudah untuk diamalkan. Pada Juni 2026, umat Islam dapat melaksanakan puasa Ayyamul Bidh pada 1-2 Juni sebagai lanjutan bulan Zulhijah, serta 28-30 Juni 2026 pada bulan Muharam.
Selain menjadi sarana meningkatkan ketakwaan, puasa Ayyamul Bidh juga menjadi kesempatan untuk meraih pahala berlipat ganda sebagaimana dijanjikan Allah SWT dan dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
