Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Dispangtan Kota Malang Pastikan 3.502 Hewan Kurban Sehat, Penjualan Sapi Meningkat

Penulis : Riski Wijaya - Editor : Yunan Helmy

25 - May - 2026, 17:26

Placeholder
Pemeriksaan kondisi hewan kurban oleh petugas dari Dispangtan Kota Malang.(Foto: Riski Wijaya/MalangTIMES).

JATIMTIMES - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang memastikan ribuan hewan kurban yang masuk dan diperjualbelikan menjelang Iduladha dalam kondisi sehat dan layak.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispangtan Kota Malang, Anton Pramujiono, mengatakan, pemeriksaan kesehatan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi fisik hingga indikasi penyakit menular pada hewan kurban. “Mulai dari kepala, bulunya bersih semuanya, sehingga hewan-hewan itu sesuai dengan persyaratan yang ditentukan,” ujar Anton, Senin (25/5/2026).

Baca Juga : Berkas Pelanggaran Oknum Pegawai Sekwan Lamongan yang Digerebek Istri di Hotel Naik ke Sekda

Untuk mengantisipasi penyebaran penyakit hewan menular, Dispangtan juga telah melakukan vaksinasi sejak awal tahun. Kota Malang disebut mendapat alokasi vaksin guna mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Pencegahan-pencegahan yang kita lakukan mulai sejak Januari, kita sudah melakukan vaksinasi di beberapa tempat. Insya Allah ternak kambing maupun sapi sudah bebas PMK,” katanya.

Anton menjelaskan, hingga saat ini sekitar 800 ekor hewan ternak telah mendapatkan vaksinasi. Sementara untuk penyakit lain seperti antraks dan lumpy skin disease (LSD), Kota Malang dipastikan  dalam kondisi aman.

“Kalau di Jawa Timur sendiri atau Kota Malang ini bebas antraks maupun LSD. Jadi, PMK masih ada, tapi insya Allah semuanya bisa tertangani,” jelasnya.

Dispangtan juga mencatat sebanyak 3.502 ekor hewan kurban, meliputi sapi, kambing, dan domba, telah diperiksa kesehatannya hingga saat ini.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas sempat menemukan beberapa gangguan kesehatan ringan pada kambing seperti pink eye, orf, dan scabies. Namun kondisi itu kini sudah tidak lagi ditemukan di lapangan.

“Mulai hari Kamis kita pemeriksaan, sudah tidak ditemukan lagi. Kemungkinan dari daerah asal sudah dilakukan pengobatan,” katanya.

Baca Juga : Wahyu Hidayat Pastikan Hewan Kurban di Kota Malang Layak dan Bebas Penyakit

Selain kesehatan, Dispangtan juga menemukan sejumlah hewan yang belum memenuhi syarat umur untuk kurban. Pedagang diminta memberikan informasi secara jujur kepada pembeli apabila hewan belum cukup umur. “Kalau belum cukup umur ya bukan hewan kurban, tapi sedekah,” tegasnya.

Menjelang Iduladha, jumlah titik penjualan hewan kurban di Kota Malang juga terus bertambah. Hingga kini tercatat sudah ada sekitar 107 lokasi penjualan, mendekati jumlah tahun lalu yang mencapai 110 lokasi.

Anton menyebut tren pembelian hewan kurban tahun ini mengalami pergeseran. Penjualan sapi meningkat, sementara kambing justru menurun.

“Jumlah penjualan sapi meningkat daripada tahun kemarin, ketimbang kambing. Mungkin trennya masyarakat lebih ke sapi,” pungkasnya.


Topik

Pemerintahan Pemkot Malang Dispangtan hewan kurban kesehatan hewan kurban penyakit hewan kurbann



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Riski Wijaya

Editor

Yunan Helmy