JATIMTIMES – Fraksi PKS DPRD Provinsi Jawa Timur (Jatim) menggandeng Polda Jatim untuk memperkuat sinergi menghadapi persoalan sosial yang dinilai semakin mengkhawatirkan, terutama maraknya peredaran narkoba dan fenomena penyimpangan sosial yang disebut mulai menyasar generasi muda.
Isu tersebut mengemuka dalam agenda kunjungan pengurus DPW PKS Jatim dengan Direktorat Intelkam Polda Jatim, Jumat (8/5/2026). Dalam pertemuan itu, Ketua Fraksi PKS DPRD Jawa Timur Lilik Hendarwati menegaskan bahwa kolaborasi lintas institusi diperlukan untuk menjaga kondusivitas Jatim di tengah dinamika sosial yang berkembang.
Baca Juga : Diskominfo Kabupaten Malang Dorong Provider Bangun BTS di Daerah Blankspot
“Kami dari Fraksi PKS sebenarnya ingin sekali bisa bersilaturahmi ke polda, karena ada banyak hal yang perlu kita sinergikan bersama. Ada dinamika di Jawa Timur yang cukup meresahkan dan perlu kolaborasi untuk menyelesaikannya,” ujar Lilik.
Salah satu persoalan yang paling banyak disampaikan masyarakat kepada Fraksi PKS, lanjut Lilik, adalah meningkatnya kekhawatiran terhadap peredaran narkoba di lingkungan warga. Aspirasi tersebut terus muncul saat dirinya melakukan kunjungan kerja maupun menyerap aspirasi masyarakat di berbagai daerah, termasuk di Surabaya.
“Perkembangan narkoba ini cukup meresahkan. Ketika kami turun ke masyarakat dan melakukan kunjungan ke berbagai wilayah, termasuk di Surabaya, persoalan ini sering disampaikan warga,” katanya.
Menurut legislator dari daerah pemilihan Surabaya itu, kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh pihak. Sebagai salah satu provinsi dengan basis sosial dan nilai religius yang kuat, Jawa Timur dinilai tidak boleh lengah terhadap ancaman yang berpotensi merusak masa depan generasi muda. “Kita tentu tidak ingin anak-anak kita terpapar hal-hal yang tidak baik,” tandasnya.
Selain narkoba, Lilik juga menyoroti berbagai fenomena penyimpangan sosial yang menurutnya mulai menyentuh kalangan pelajar dan lingkungan pendidikan. Karena itu, Fraksi PKS membuka ruang penguatan kebijakan, termasuk kemungkinan mendorong regulasi daerah sebagai langkah preventif.
“Kami ingin mendapatkan banyak masukan dan informasi agar bisa memperkuat langkah-langkah kebijakan, termasuk mungkin melalui regulasi daerah, untuk menjaga generasi muda dari berbagai penyimpangan sosial,” ujarnya.
Di tengah berbagai tantangan sosial tersebut, Lilik juga mengapresiasi situasi politik dan keamanan Jawa Timur yang sejauh ini tetap terjaga. Menurutnya, stabilitas daerah harus terus dipertahankan melalui komunikasi dan sinergi semua elemen.
“Alhamdulillah situasi politik Jawa Timur sejauh ini cukup baik dan kondusif. Harapan kami tentu kondisi ini bisa terus dijaga bersama,” kata legislator perempuan asal Dapil Jatim I Surabaya ini.
Baca Juga : Bapenda Menyapa Warga di Rest Area Madivif 2 Kostrad Singosari Diminati Masyarakat
Sementara itu, Ketua DPW PKS Jawa Timur Bagus Prasetia Lelana, menyebut silaturahim tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi kelembagaan demi menjaga keamanan dan harmoni sosial di Jawa Timur.
“Kami ingin terus bersinergi dengan seluruh elemen, termasuk kepolisian, untuk menjaga Jawa Timur tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujarnya.
Wakil Direktur Intelkam Polda Jatim Heri Sulistyo Nugroho menyambut baik kunjungan tersebut dan menilai komunikasi antara kepolisian dan partai politik menjadi salah satu elemen penting dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.
“Kami mengapresiasi kunjungan dari DPW PKS Jawa Timur. Sinergi seperti ini penting agar kondusivitas Jawa Timur tetap terjaga,” katanya.
Melalui pertemuan tersebut, Fraksi PKS DPRD Jatim menegaskan bahwa perlindungan generasi muda dari ancaman narkoba dan berbagai persoalan sosial tidak bisa dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif semua pemangku kepentingan, mulai dari keluarga, lingkungan pendidikan, hingga aparat penegak hukum.
