JATIMTIMES - Sektor keuangan dan asuransi tercatat sebagai bidang dengan rata-rata gaji tertinggi di Indonesia. Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pekerja di sektor ini bisa mengantongi rata-rata Rp 5,05 juta per bulan, jauh di atas rata-rata nasional.
Temuan ini berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2026 yang dirilis Selasa (5/5/2026). Secara umum, BPS mencatat rata-rata gaji pekerja di Indonesia berada di angka Rp 3,29 juta per bulan.
Baca Juga : Fraksi PKB DPRD Jatim Ancam Gunakan Hak Interpelasi, Ultimatum 12 Bulan Perbaikan BUMD
"Rata-rata upah/gaji buruh/karyawan/pegawai sebulan yang lalu, selanjutnya disebut sebagai upah buruh, berdasarkan hasil Sakernas Februari 2026 tercatat sebesar 3,29 juta rupiah," tulis BPS dalam laporannya, dikutip Rabu (6/5/2026).
Selain keuangan dan asuransi, sejumlah sektor lain juga menawarkan gaji relatif tinggi. Sektor pertambangan berada di posisi kedua dengan rata-rata Rp 4,95 juta per bulan. Disusul aktivitas penerbitan dan telekomunikasi yang mencapai Rp 4,75 juta.
Di sisi lain, sejumlah bidang pekerjaan masih mencatatkan rata-rata gaji yang relatif rendah. Aktivitas jasa lainnya menjadi sektor dengan upah terendah, yakni sekitar Rp 2 juta per bulan.
Sektor pertanian berada di angka Rp 2,43 juta, sementara sektor akomodasi dan makan minum mencatat rata-rata Rp 2,59 juta.
Selain sektor pekerjaan, tingkat pendidikan juga berpengaruh besar terhadap besaran gaji. BPS mencatat pekerja dengan pendidikan tinggi memiliki penghasilan jauh lebih besar dibandingkan yang berpendidikan rendah.
Lulusan SD ke bawah menjadi kelompok dengan gaji paling kecil, yakni Rp 2,23 juta per bulan. Sementara lulusan SMP berada di angka Rp 2,55 juta.
Untuk lulusan SMA dan SMK, rata-rata gaji masing-masing sebesar Rp 3,08 juta dan Rp 3,17 juta. Sedangkan lulusan Diploma mencapai Rp 4,04 juta, dan D4 hingga S3 menyentuh Rp 4,77 juta per bulan.
Secara umum, pekerja dengan pendidikan tinggi bisa memperoleh penghasilan hingga 2,1 kali lipat dibandingkan lulusan SD ke bawah.
Baca Juga : Gus Qowim Lepas 281 Jemaah Haji Kediri, Pesan Jaga Kesehatan dan Kekompakan
BPS juga mencatat adanya perbedaan gaji berdasarkan jenis kelamin. Rata-rata gaji pekerja laki-laki mencapai Rp 3,55 juta, sedangkan perempuan berada di angka Rp 2,80 juta per bulan.
Meski ada sektor dengan gaji tinggi, secara keseluruhan rata-rata pendapatan pekerja di Indonesia masih tergolong terbatas jika dibandingkan dengan kebutuhan hidup.
Data BPS per Desember 2025 menunjukkan rata-rata pengeluaran per kapita di wilayah perkotaan berkisar antara Rp 1,4 juta hingga Rp 2,9 juta per bulan.
Artinya, bagi sebagian pekerja, selisih antara pendapatan dan pengeluaran masih relatif tipis, terutama di daerah dengan biaya hidup tinggi.
Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor pekerjaan dan tingkat pendidikan masih menjadi faktor dalam menentukan kesejahteraan pekerja di Indonesia.
