JATIMTIMES - Kepolisian Resor (Polres) Situbondo terus berupaya memberikan rasa aman dan kepastian bagi masyarakat, termasuk dalam memastikan ketersediaan energi bersubsidi. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah dengan turun langsung ke lapangan untuk mengecek stok serta kelancaran distribusi gas elpiji 3 kilogram atau yang dikenal sebagai gas melon.
Upaya tersebut dilakukan oleh Unit Pidana Khusus (Pidsus) Satreskrim Polres Situbondo pada Jumat (10/4/2026) pagi. Pengecekan dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Situbondo AKP Agung Hartawan.
Baca Juga : BREAKING NEWS! Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK
Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anuwar Sidiqie melalui Kasat Reskrim AKP Agung menyampaikan bahwa Kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan langsung. Tujuannya memastikan pasokan gas bersubsidi tetap tersedia dan tidak terjadi gangguan distribusi di wilayah Kabupaten Situbondo.
"Langkah preventif ini dilakukan untuk menjaga stabilitas pasokan elpiji 3 kilogram sekaligus mengantisipasi munculnya isu kelangkaan yang kerap menimbulkan keresahan di tengah masyarakat," ujar AKP Agung, Sabtu (11/4/2026).
Dalam pelaksanaan inspeksi mendadak (sidak) tersebut, tim satreskrim tidak bekerja sendiri. Kegiatan itu melibatkan Ipda Diekka Octaria bersama jajaran anggota pidsus, serta didampingi perwakilan Pertamina, wakil ketua Hiswana Migas wilayah Banyuwangi–Situbondo, dan pihak manajemen stasiun pengisian bahan bakar elpiji (SPBE).
"Pengecekan kali ini dilakukan secara menyeluruh di SPBE PT Amilia Jaya Sentosa yang berada di Kecamatan Kapongan. Tim gabungan melakukan pemantauan mulai dari administrasi suplai gas di kantor manajemen, pengecekan area bongkar muat (dropping) suplai, hingga memastikan proses pengisian gas ke dalam tabung berjalan sesuai prosedur," jelas Kasatreskrim Agung.
Dari hasil pemantauan di lapangan, diketahui bahwa pasokan gas elpiji untuk wilayah Situbondo dalam kondisi aman dan stabil. Setiap hari, SPBE tersebut menerima suplai gas sebanyak 45 ton yang dikirim langsung dari Terminal LPG Bosowa Banyuwangi.
"Jumlah pasokan tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan distribusi bagi 10 agen resmi elpiji yang beroperasi di wilayah Kabupaten Situbondo. Dengan suplai rutin setiap hari, distribusi gas melon kepada masyarakat dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti," ungkapnya.
Baca Juga : Perempuan Muda Asal Tulungagung Diduga Terjun ke Sungai Brantas, Tinggalkan Pesan Haru
Polres Situbondo memastikan bahwa hingga saat ini kondisi ketersediaan elpiji 3 kilogram di Situbondo masih terkendali. Tidak ditemukan adanya keterlambatan distribusi maupun indikasi kelangkaan gas bersubsidi di lapangan.
"Dengan hasil pengecekan tersebut dapat disampaikan bahwa sampai dengan saat ini kebutuhan elpiji 3 kilogram di wilayah Kabupaten Situbondo aman terkendali. Tidak ada keterlambatan maupun kelangkaan," ujar AKP Agung.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengawasi peredaran gas bersubsidi. Apabila ditemukan adanya indikasi penyimpangan distribusi, permainan harga, maupun dugaan penimbunan gas oleh oknum tertentu, masyarakat diminta segera melapor melalui layanan call center Polri di nomor 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.
