Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Agama

Cuma 6 Hari, Pahalanya Setahun! Ini Keutamaan Puasa Syawal yang Jarang Disadari

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

26 - Mar - 2026, 07:36

Placeholder
Ilustrasi berbuka puasa di bulan Syawal. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh di Ramadan, umat Islam masih punya peluang menambah pahala lewat puasa sunnah di bulan Syawal. Meski hanya enam hari, amalan ini disebut memiliki keutamaan luar biasa.

Puasa Syawal bisa dikerjakan mulai 2 Syawal hingga akhir bulan Syawal. Pelaksanaannya pun tidak harus berurutan, bisa dicicil sesuai waktu luang, selama masih dalam bulan yang sama.

Baca Juga : Puasa Syawal 2026 Sampai Kapan? Ini Batas Akhirnya 

Dalam kajian fikih, puasa Syawal termasuk amalan sunnah yang dianjurkan. Sejumlah mazhab seperti Syafi’i, Maliki, dan Hanbali sepakat mengenai kesunnahannya.

Secara tata cara, puasa ini tidak berbeda dengan puasa pada umumnya. Umat Islam cukup berniat di malam hari, lalu menahan diri dari hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga matahari terbenam.

Keutamaan puasa Syawal dijelaskan dalam hadits Rasulullah SAW berikut:
"Barangsiapa yang berpuasa Ramadan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka baginya (pahala) puasa selama setahun penuh." (HR Muslim)

Penjelasan dari para ulama menyebutkan, hal ini berkaitan dengan konsep pahala yang dilipatgandakan. Setiap satu kebaikan dibalas sepuluh kali lipat.

Dengan hitungan tersebut, puasa Ramadan selama satu bulan setara dengan sepuluh bulan pahala. Sementara enam hari puasa di bulan Syawal setara dua bulan. Jika digabungkan, totalnya menjadi 12 bulan atau setahun penuh.

Selain besar dari sisi pahala, puasa Syawal juga beetujuan sebagai penyempurna ibadah Ramadan.

Dalam beberapa penjelasan, amalan sunnah ini diibaratkan seperti salat sunnah yang melengkapi salat wajib. Artinya, jika ada kekurangan selama Ramadan, puasa Syawal bisa menjadi pelengkapnya.

Tak hanya itu, ada juga riwayat yang menunjukkan kebiasaan para sahabat dalam menjalankan puasa ini:

Baca Juga : Kalender Jawa Kamis Pahing 26 Maret 2026: Hari Baik untuk Meminang

"Seperti diceritakan Muhammad bin Ibrahim, Usamah bin Zaid terbiasa puasa di bulan-bulan suci. Rasulullah SAW kemudian berkata, 'Puasalah di bulan Syawal,' Lalu dia melaksanakan puasa tersebut hingga akhir hayat." (HR Sunan Ibnu Majah)

Bagi yang ingin menjalankannya, berikut bacaan niat puasa Syawal:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnatis Syawwâli lillâhi ta'âlâ

Artinya: "Aku niat puasa besok pagi pada bulan Syawal, sunnah karena Allah Ta'ala."

Itulah keutamaan puasa Syawal yang jarang disadari oleh banyak umat muslim. Semoga informasi ini bermanfaat ya. 


Topik

Agama Syawal puasa Syawal pahala puasa Syawal



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya