JATIMTIMES - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wilayah Kota Batu memastikan kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap terjaga. Pihak SPPG wilayah menjamin setiap porsi yang disalurkan kepada puluhan ribu siswa di Kota Batu telah memenuhi parameter gizi yang ketat dan standar higienitas yang tinggi.
Koordinator SPPG Wilayah Kota Batu, Meita Syahrani, menegaskan bahwa aspek nutrisi menjadi harga mati dalam penyaluran MBG. Walaupun terdapat penyesuaian jenis hidangan selama bulan Ramadan, komposisi energi, protein, lemak, hingga karbohidrat tidak dikurangi sedikit pun.
Baca Juga : UMKM Keju Mozzarella di Kota Batu Produksi Ratusan Kilogram, Dipasarkan hingga Bali
“Alhamdulillah, sejauh ini belum ada keluhan terkait menu MBG selama Ramadan. Kami menjamin setiap porsi tetap memenuhi standar gizi yang ditetapkan pusat,” ujar Meita saat dikonfirmasi, belum lama ini.
Untuk menjaga kepercayaan masyarakat, SPPG tidak bekerja sendiri. Pihaknya telah menyiapkan sistem mitigasi dan antisipasi jika sewaktu-waktu muncul kendala di lapangan. SPPG berkoordinasi erat dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu untuk menyediakan posko pengaduan kejadian menonjol.
"Meski kualitas dikawal ketat, kami tetap menyiapkan posko pengaduan bersama Dinkes. Ini sebagai bentuk komitmen transparansi dan perlindungan terhadap penerima manfaat," imbuhnya.
Sebelumnya, diketahui ada penyesuaian jenis hidangan selama bulan Ramadan. Meita menyebut kandungan energi, protein, lemak, hingga karbohidrat tetap sesuai parameter yang ditentukan.
Baca Juga : Bosan Menu Lebaran? Ini 6 Rekomendasi Makanan yang Bisa Jadi Pilihan Setelah Idulfitri
Untuk kelanjutan program pasca libur Lebaran, pihak SPPG Kota Batu mengaku masih menunggu instruksi dan petunjuk teknis terbaru dari pemerintah pusat.
"Jadwal penyaluran reguler akan segera diumumkan setelah ada arahan resmi dari Badan Gizi Nasional," jelasnya.
