Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Olahraga

Iran Terancam Mundur dari Piala Dunia 2026, Siapa Penggantinya? 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

03 - Mar - 2026, 13:30

Placeholder
Para pemain Timnas Iran. (Foto: AFP)

JATIMTIMES - Kisruh yang melibatkan Iran belakangan ini memunculkan tanda tanya besar soal keikutsertaan mereka di Piala Dunia 2026. Team Melli, julukan Timnas Iran, dikabarkan tengah mempertimbangkan mundur dari turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat sekitar 100 hari lagi itu. 

Isu ini langsung memicu spekulasi. Jika Iran benar-benar mundur, siapa yang bakal menggantikan posisi mereka di putaran final?

Baca Juga : Timur Tengah Memanas, Harga Emas Diprediksi Meledak hingga Rp 3 Juta per Gram

Laporan kantor berita Associated Press (AP) menyebut dua negara Asia berpotensi menjadi pengganti Iran, yakni Irak dan Uni Emirat Arab (UEA). Keduanya berasal dari konfederasi Asia.

Irak sebelumnya melaju hingga babak playoff dan dijadwalkan menghadapi pemenang duel Bolivia vs Suriname. Jika Iran mundur, Irak disebut-sebut akan langsung naik menggantikan posisi tersebut.

Dalam skenario itu, Irak akan menempati Grup D dan bersaing dengan Belgia, Mesir, serta Selandia Baru.
Sementara itu, Uni Emirat Arab berpotensi mengisi slot playoff yang ditinggalkan Irak. Dengan begitu, UEA tetap memiliki peluang untuk merebut tiket ke Piala Dunia 2026 lewat jalur tersebut.

Berdasarkan regulasi FIFA, negara yang mundur dari putaran final memang bisa digantikan oleh tim lain. Namun, tidak ada kewajiban bahwa pengganti harus berasal dari konfederasi yang sama.

Artinya, secara teori, pengganti Iran bisa saja bukan dari Asia. Meski begitu, dalam praktik sebelumnya, FIFA cenderung memilih tim dari konfederasi yang sama untuk menjaga keseimbangan alokasi slot yang sudah ditetapkan.

FIFA sendiri belum mengambil keputusan apa pun. Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menegaskan pihaknya masih memantau perkembangan situasi di Iran dan berharap tak ada perubahan peserta.

Baca Juga : Inflasi Kota Malang Februari 2026 Capai 0,74 Persen, Harga Pangan Jadi Pemicu Utama

Turnamen Piala Dunia 2026 memang menjadi edisi spesial karena untuk pertama kalinya diikuti 48 tim dan digelar di Amerika Serikat, Kanada, serta Meksiko.

Jika Iran benar-benar mundur, konsekuensinya tidak ringan. Selain potensi denda dalam jumlah besar, sanksi disipliner juga bisa dijatuhkan.

Sanksi tersebut bisa berupa larangan mengikuti kualifikasi pada edisi berikutnya atau hukuman lain sesuai regulasi FIFA.


Topik

Olahraga Iran Timnas Iran piala dunia



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni