Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Siaga Hujan Deras, BPBD Kota Blitar Patroli Intensif dan Bersihkan Drainase Tersumbat

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Nurlayla Ratri

01 - Mar - 2026, 12:35

Placeholder
Petugas BPBD Kota Blitar melakukan patroli saat hujan deras dan membersihkan sumbatan drainase di Jalan Citarum, Kecamatan Kepanjenkidul, Sabtu (28/2/2026) malam. Langkah cepat ini dilakukan untuk memastikan aliran air tetap lancar dan mencegah terjadinya genangan yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.(Foto: BPBD Kota Blitar)

JATIMTIMES – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Blitar sejak Sabtu sore hingga malam, 28 Februari 2026, langsung direspons cepat oleh Pemerintah Kota Blitar. Melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tim dikerahkan melakukan patroli keliling guna memastikan tidak terjadi genangan yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Wali Kota Blitar agar jajaran terkait siaga penuh setiap kali hujan dengan intensitas tinggi turun. Patroli tidak hanya bersifat pemantauan, tetapi juga disertai tindakan langsung di lapangan apabila ditemukan sumbatan drainase.

Baca Juga : Tertimpa Pohon Tumbang, Tiga Pengendara Luka-Luka

Kepala BPBD Kota Blitar, Agus Suherli, saat dikonfirmasi Minggu, 1 Maret 2026, menegaskan bahwa patroli rutin sudah menjadi prosedur tetap ketika curah hujan meningkat.

“Kalau hujan dengan intensitas tinggi, teman-teman sudah diinstruksikan oleh Bapak Wali Kota dan saya teruskan untuk keliling, patroli, memantau dan mengecek lokasi-lokasi yang rentan terjadi genangan,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, sejumlah titik yang sebelumnya kerap menjadi langganan genangan kini terpantau jauh lebih terkendali. Di antaranya Jalan Kalibrantas depan Sumberudel, Jalan Rembang, kawasan Taman Kehati, serta Jalan Anggrek. Perbaikan gorong-gorong yang telah dilakukan Dinas PUPR Kota Blitar dinilai efektif memperlancar aliran air.

“Yang sebelumnya sering terjadi genangan itu di Jalan Brantas depan Sumberudel, kemudian Jalan Rembang dan Taman Kehati. Tapi sekarang sudah lancar karena sudah dilakukan perbaikan gorong-gorong. Teman-teman tetap memantau lokasi tersebut untuk memastikan aman,” katanya.

Bpbd

Pemantauan CCTV dan Respons Cepat di Lapangan

Selain patroli langsung, BPBD juga memanfaatkan pemantauan CCTV Kota Blitar untuk memastikan kondisi di lapangan secara real time. Dari hasil monitoring, sempat terdeteksi genangan ringan di depan Pasar Pahing Pakunden.

Agus menjelaskan, genangan tersebut disebabkan lubang drainase tertutup dedaunan kering dan ranting kecil yang terbawa air hujan. Tim BPBD segera turun tangan melakukan pembersihan sehingga aliran kembali normal.

“Pas pemantauan CCTV di Pasar Pahing, ada genangan biasa saja. Ternyata ada sumbatan sedikit, mungkin daun-daun pohon pinggir jalan. Langsung dibersihkan anggota di lokasi. Tidak ada masalah,” ujarnya.

Penanganan serupa dilakukan di depan SMP Negeri 3 di Jalan Ciliwung. Saat patroli, tim mendapati saluran drainase tertutup sampah ringan. Pembersihan dilakukan saat itu juga sehingga genangan cepat surut.

“Termasuk di depan SMPN 3 dilakukan pembersihan di lokasi tersebut dan sudah tidak ada masalah. Intinya anggota kita patroli ke lokasi-lokasi yang rawan ada genangan. Bukan hanya menunggu laporan, tapi langsung bergerak,” tegas Agus.

Ia menambahkan, patroli dilakukan menyeluruh, tidak terbatas pada satu atau dua titik. Jalan Mahakam dan beberapa ruas lain turut disisir dan dipastikan dalam kondisi aman. Secara umum, hujan deras kali ini tidak menimbulkan genangan signifikan yang mengganggu lalu lintas maupun aktivitas warga.

BPBD

Catatan Jangka Panjang di Kawasan Pakunden

Baca Juga : Puluhan Rumah Warga Pakis Malang Tergenang Banjir

Meski demikian, BPBD mencatat adanya persoalan yang memerlukan penanganan jangka panjang di kawasan Perumahan Pakunden. Di wilayah tersebut, potensi luapan air masih cukup tinggi saat hujan deras.

“Yang agak parah itu di Perumahan Pakunden. Itu memang perlu penanganan jangka panjang. Beberapa bangunan berdiri di atas Sungai Pakunden. Dulu sudah pernah kita lakukan peninjauan bersama Wali Kota. Kalau hujan intensitas tinggi, air bisa meluap sampai ke jalan,” ungkapnya.

Menurut Agus, keberadaan bangunan di atas aliran sungai menyebabkan kapasitas tampung air berkurang dan mempersempit jalur aliran. Karena itu, penyelesaiannya membutuhkan koordinasi lintas sektor dan langkah yang terukur agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Ia menegaskan bahwa langkah BPBD tidak semata bersifat reaktif berdasarkan laporan masyarakat, melainkan juga preventif melalui patroli rutin setiap kali hujan deras turun. Pola ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Blitar dalam membangun sistem mitigasi bencana yang tangguh dan responsif.

Imbauan Budaya Bersih untuk Cegah Genangan

Selain upaya teknis, BPBD juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan. Warga diminta tidak membuang sampah, material sisa bangunan, maupun residu lainnya ke sungai dan saluran drainase.

“Kita harus membiasakan budaya bersih, membuang sampah di tempat yang semestinya. Jangan membuang di sungai. Mungkin di lokasi yang membuang itu tidak terjadi sumbatan, tapi di hilir bisa menumpuk dan akhirnya merugikan banyak rumah,” katanya.

Ia menambahkan, penumpukan sampah saat hujan deras berpotensi memicu sumbatan drainase yang berujung genangan bahkan banjir lokal. Karena itu, kesadaran kolektif menjadi kunci utama.

“Imbauan kami, mohon tidak membuang sampah baik ke sungai maupun saluran gorong-gorong. Saat hujan deras, penumpukan sampah akan berpotensi menimbulkan sumbatan yang menyebabkan genangan. Budayakan bersih agar kita aman dari kerugian bersama,” ujarnya.

Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Pemerintah Kota Blitar optimistis potensi genangan selama musim hujan dapat ditekan seminimal mungkin. Patroli intensif, dukungan infrastruktur yang terus diperbaiki, serta partisipasi warga menjadi fondasi dalam menjaga kota tetap aman, nyaman, dan produktif di tengah cuaca ekstrem.


Topik

Pemerintahan blitar siaga bencana



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Nurlayla Ratri