Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Hukum dan Kriminalitas

Waspada! Brosur Nyelip di Pagar Bisa Jadi Modus Intai Rumah Kosong

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

21 - Feb - 2026, 12:10

Placeholder
Ilustrasi orang tak dikenal menempel brosur di pagar rumah. (Foto: @detektifpenipuan)

JATIMTIMES - Warga diminta lebih waspada jika menemukan brosur terselip di pagar rumah. Jangan langsung menganggapnya sekadar iklan biasa. Bisa jadi itu bagian dari modus kejahatan untuk mengincar rumah kosong.

Peringatan ini dibagikan akun Instagram @detektifpenipuan. Dalam unggahannya, akun tersebut mengingatkan bahwa selebaran yang tampak sepele bisa dimanfaatkan pelaku untuk mengamati kondisi rumah.

Baca Juga : Jelang Mudik Lebaran, Satlantas Polres Kediri Pantau Ruas Jalan yang Membahayakan

“Pernah lihat brosur nyelip di pagar rumah?” tulis akun tersebut.

Sekilas, hal itu memang terlihat biasa. Banyak orang memilih membiarkannya menempel hingga malam hari karena mengira hanya promosi atau iklan. “Kelihatannya sepele. Sering kita anggap cuma iklan biasa, jadi dibiarkan aja sampai malam,” lanjutnya.

Padahal, menurut @detektifpenipuan, kini ada modus baru yang patut diwaspadai. “Padahal sekarang ada modus baru yang lagi dipakai pelaku kejahatan,” tulisnya.

Dalam unggahan tersebut dijelaskan, pelaku sengaja menyelipkan brosur secara acak di siang hari. Tujuannya bukan untuk promosi, melainkan mengamati respons penghuni rumah.

“Mereka sengaja menyelipkan brosur secara acak di siang hari buat ngecek rumah mana yang berpenghuni dan mana yang kosong,” jelasnya.

Jika hingga malam hari brosur tersebut masih menempel dan tidak ada yang mengambil, itu dianggap sebagai tanda rumah sedang ditinggal. 

“Kalau sampai malam brosurnya masih menempe dan nggak ada yang ambil, itu dibaca sebagai tanda rumah sedang ditinggal penghuninya,” tulis akun itu.

Dari situ, pelaku disebut bisa memetakan target. “Dari situ, pelaku kejahatan tahu mana target yang ‘aman’ untuk didatangi,” lanjutnya.

Akun tersebut menyebut taktik ini sebagai bentuk “observasi pasif”, yakni cara memantau tanpa harus terlihat mencurigakan. “BROSUR DI PAGAR BUKAN IKLAN BIASA! WASPADA ITU TANDA RUMAH SEDANG DIINTAI,” tulisnya dalam unggahan lain.

Baca Juga : Mantan Ketum dan Bendum KONI Kabupaten Malang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Setengah Miliar

Brosur disebut berfungsi seperti “sensor” untuk memastikan tidak ada aktivitas di dalam rumah. “Brosur berfungsi sebagai ‘sensor’ untuk memastikan tidak ada aktivitas di dalam rumah,” tulisnya.

Yang mengkhawatirkan, banyak orang tidak menyadari potensi bahaya ini. “Seramnya, kita sering nggak sadar,” tulis @detektifpenipuan.

Sebagai langkah pencegahan, warga diminta rutin mengecek pagar dan area depan rumah, terutama menjelang sore atau malam.

“Yuk, mulai biasakan tiap sore atau malam cek pagar, teras, atau depan rumah. Kalau ada brosur atau sampah yang nyelip, langsung bersihkan saja, ya!” imbaunya.

Langkah sederhana seperti membersihkan selebaran atau sampah yang terselip di pagar disebut bisa meminimalkan risiko rumah dijadikan target kejahatan. 

Di tengah maraknya berbagai modus pencurian, kewaspadaan kecil seperti ini bisa menjadi proteksi dini bagi keamanan rumah dan keluarga. Semoga informasi ini membantu ya. 


Topik

Hukum dan Kriminalitas Modus kejahatan mengecek rumah kosong menaruh brosur brosur di pagar



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy