JATIMTIMES - Kebakaran hutan kembali terjadi di kawasan selatan Gunung Budeg, Tulungagung. Berdasarkan laporan masyarakat yang diterima pada Sabtu, 14 September 2024 kebakaran ini melanda lahan hutan di Desa Tanggung, yang terletak di Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, menghanguskan sekitar 0,5 hektare lahan yang terdiri dari semak belukar dan daun pohon jati kering. Mendengar informasi tersebut, anggota Polsek Campurdarat di bawah naungan Polres Tulungagung langsung bergerak cepat ke lokasi untuk memadamkan api.
Baca Juga : Data Sementara, 71 Pedagang Terdampak Kebakaran Pasar Comboran
Meskipun kondisi lokasi yang berada di lereng pegunungan membuat akses menuju titik kebakaran sulit dijangkau, petugas dari Polsek, Koramil, dan Perhutani tetap berusaha keras memadamkan api dengan alat seadanya.
Kapolres Tulungagung AKBP Muhammad Taat Resdi melalui Kapolsek Campurdarat, IPTU Marsid, membenarkan adanya kebakaran tersebut.
“Yang terbakar berupa semak belukar dan daun pohon jati kering,” ungkap IPTU Marsid.
Lebih lanjut, IPTU Marsid menjelaskan bahwa hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
"Untuk penyebab kebakaran serta dari mana titik api pertama kali muncul masih dalam penyelidikan. Meskipun lokasi yang terbakar berada di lereng dan sulit dijangkau, api berhasil dipadamkan," tambahnya.
Baca Juga : Arsjad Rasjid Digoyang Pasca Pemilu, Pengurus Kadin Daerah Pilih Tolak Munaslub
IPTU Marsid juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi kebakaran hutan. Ia menghimbau agar masyarakat tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan dan tidak meninggalkan api menyala setelah memasak di ladang atau hutan. Selain itu, masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan membuang puntung rokok di area hutan.
“Kebakaran hutan dapat menyebabkan korban jiwa, baik karena api maupun asap dan debu hasil pembakaran. Selain manusia, hewan-hewan liar juga berpotensi mengalami cedera atau mati akibat kebakaran hutan,” tegas IPTU Marsid.
Dengan pemadaman yang berhasil dilakukan oleh gabungan petugas, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran di masa mendatang, terutama di musim kemarau panjang seperti saat ini.
