JATIMTIMES - Pernahkah kamu tiba-tiba mendapati double chin di lehermu, padahal merasa tidak banyak makan? Double chin atau dagu berlipat kerap kali bikin tidak nyaman. Selain mengganggu penampilan, kesehatan juga terganggu.
Double chin adalah lapisan lemak hipodermis di sekeliling leher yang turun dan menghasilkan keriput, sehingga seolah-olah memiliki dagu kedua. Kondisi ini mudah dijumpai pada orang tua atau penderita obesitas.
Baca Juga : DPRD Surabaya Setuju PDAM Surya Sembada Tetap Jadi Perumda
Menurut dr. Prama Aditya, B.Med. Sc., MKes., Aifo, seorang dokter umum dan konsultan gaya hidup sehat, double chin biasanya merupakan tanda tubuh sedang dalam kondisi stres. Stres dapat menghancurkan kolagen dalam kulit, menyebabkan kulit mengendur dan membentuk double chin.
“Misalkan bulan lalu kamu tidak punya double chin, tapi sekarang ada, itu tandanya tubuhmu sedang mengalami stres yang berbeda dari sebelumnya,” kata dr. Prama, dilansir Instagram @drpramaaditya, Rabu (10/7/2024).
Selain stres, kebiasaan makan tepung-tepungan juga dapat memperparah kondisi ini. Kata dr. Prama, ketika kolagen meregang dan menciptakan ruang kosong di kulit, makanan bertepung dapat menyerap air dan menambah lemak, sehingga membuat double chin semakin tebal.
Namun, ada tanda-tanda yang harus diperhatikan secara serius. Menurut dr. Prama, jika double chin sudah menyatu dengan leher, ini berarti tubuh kamu sangat kelelahan dan memerlukan bantuan psikolog untuk membantu meregulasi emosi.
“Itu artinya tubuhmu sudah sangat lelah,” tegas dr. Prama.
Baca Juga : Bupati Sanusi Buka Festival Budaya Srigonco dan Selamatan Adat Sesaji 1 Suro ke-118 di Balekambang
Jadi, jika kamu mendapati double chin yang tiba-tiba muncul, jangan langsung menyalahkan pola makan. Perhatikan juga tingkat stres dan kondisi emosionalmu. Mungkin, itulah penyebab utama yang harus kamu atasi. Semoga membantu!
