Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Agama

Kisah Shamu'ayl, Sosok Nabi yang Jarang Diketahui 

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : A Yahya

26 - Feb - 2024, 16:50

Placeholder
Ilustrasi (pixabay)

JATIMTIMES - Nabi Shamu'ayl (Samuel atau Samwil) merupakan Nabi dari kalangan Bani Israel yang juga dikatakan merupakan keturunan Yusuf. Masih banyak umat yang belum mengetahui tentang sosok Nabi Shamu'ayl. 

Lantas bagaimana kisahnya ?, berikut ini kisah Nabi Shamu'ayl yang dirangkum dari beberapa sumber : 

Baca Juga : Usung Tari Garudheya, Faiza Siswi SMPN Juara 1 Piala Kadisporapar Kota Malang, Minggu Depan Lomba Telling Story Malang Mbois

Namanya sendiri memang tak disebutkan secara langsung dalam Al-Qur'an. Tetapi, Allah SWT telah diwahyukan Allah SWT dalam surat Al-Baqarah tanpa menyebutkan namanya. Hal ini sebagaimana Mujahid dan Muhammad ibnu Ishaq, dari Wahb ibnu Munabbih, sebagaimana dinukil Ibnu Katsir dalam tafsirnya.

Dalam Surah Al-Baqarah ayat 246, Allah SWT berfirman, "Apakah kalian tidak memperhatikan pemuka-pemuka Bani Israil sesudah Nabi Musa, yaitu ketika mereka berkata kepada seorang nabi mereka, "Angkatlah untuk kami seorang raja supaya kami berperang (di bawah pimpinannya) di jalan Allah."

Nabi mereka menjawab, "Mungkin sekali jika kalian nanti diwajibkan berperang, kalian tidak akan berperang."

Mereka menjawab, "Mengapa kami tidak mau berperang di jalan Allah, padahal sesungguhnya kami telah diusir dari kampung halaman kami dan dari anak-anak kami?"

Maka tatkala perang itu diwajibkan atas mereka, mereka pun berpaling, kecuali beberapa orang saja di antara mereka. Dan Allah Maha Mengetahui siapa orang-orang yang zalim. ( QS Al-Baqarah : 246)

Sosok Nabi Shamu'ayl diutus oleh Allah SWT selepas wafatnya Nabi Musa AS. Tatkala usianya sampai pada usia kenabian, maka Allah mewahyukan kepadanya yang isinya memerintahkan kepadanya agar mengajak dan menyeru kaumnya untuk menauhidkan Allah SWT.

Sepeninggalan Nabi Musa, bangsa Israil lupa akan ajaran agama, sehingga  mereka pun melakukan apapun sesuai dengan kemauan sendiri. Setelah itu, mereka kemudian terusir oleh bangsa Palestin dari kampung halamannya. 

Kemudian Nabi Shamu'ayl yang telah diutus oelh Allah SWT menjadi pemimpin untuk mengusir bangsa Palestin dari tempatnya.
Beberapa orang dari bangsa Israil kemudian berkumpul dan merencanakan hal tersebut.
Namun sayang, diantara mereka tidak ada yang berani dan sanggup menjadi pemimpin.

Nabi Shamu'ayl yang mengetahui hal tersebut kemudian berkata tentang kelemahan mereka. Nabi Shamu'ayl melihat bahwa kelemahan kaumnya adalah tidak adanya tekad untuk berjuang, termasuk juga tidak ada kepatuhan kepada pemimpinnya.

Nabi Shamu'ayl kemudian dengan tegas berkata kepada mereka, "Sebab kelemahan kamu, adalah kerana kamu sekalian tidak mau berjuang menghadapi peperangan bila dipanggil untuk berperang!"

Baca Juga : Viral, Pria Mengaku Kiai Sebarkan Aliran Sesat, Bolehkan Tukar Istri Antar Jemaah

Nabi Samuel pun berkata kepada mereka, "Apakah kalian benar-benar jika Allah mengangkat seorang raja untuk kalian, bahwa kalian akan berperang dan menunaikan tugas yang dibebankan kepada kalian, yaitu berperang bersamanya?".

Mereka kemudian menjawab perkataan Nabi Shamu'ayl. Mereka menyatakan siap untuk berjuang dan berperang asalkan ada yang menjadi pemimpin mereka. Saat itu mereka telah merasakan begitu sengsaranya kehidupan mereka dan anak istrinya. 

"Kami sanggup berjuang dan bertempur, kerana tidak tahan lagi hidup sengsara terpisah dengan anak, keluarga dan tanah air sendiri, asal saja ada yang memimpin kami dalam perjuangan dan pertempuran itu. (tetapi hanya sedikit saja yang bersungguh-sungguh untuk berjuang dan mengikut arahan pemimpinnya)."

Setelah mendengar pernyataan bangsa Israil, Nabi Shamu'ayl kemudian meminta mereka menunggu. Nabi Shamu'ayl kemudian berdoa dan meminta petunjuk kepada Allah SWT tentang apa yang apa yang disampaikan bangsa Israil.

Allah SWT kemudian memberikan wahyu pada Nabi Shamu'ayl agar memilih Talut menjadi raja dan pemimpin perang mereka. Namun Nabi Shamu'ayl sendiri rupanya belum kenal siapa sosok Thalut itu. 

Meski begitu, Allah SWT memberikan wahyu yang menegaskan pada Nabi Shamu'ayl agar tidak ragu dalam memilih Talut sebagai pemimpin dan jenderal dalam perang yang diperintahkan itu.

Thalut sendiri diketahui merupakan sosok yang miskin dan bukan berlatar sebagai seorang pemimpin. Ia merupakan seorang petani dan tak banyak juga orang yang kenal padanya. Bahkan dalam pergaulan sehari-hari pun ia juga jarang dikenal oleh orang sekitarnya.

Sosok Thalut memiliki fisik yang prima. Ia berbadan kuat dan kekar. Perawakannya begitu tinggi dan gagah perawatakannya. 
Meski begitu, ia memiliki hati yang suci dan bersih.
 


Topik

Agama nabi samuel samsul bani israel



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

A Yahya