JATIMTIMES - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII merupakan salah satu Special Mission Vehicles (SMV) Kementerian Keuangan RI menggelar Peluncuran Program Pemberdayaan Masyarakat berupa Pengembangan UMKM melalui Rumah Oleh-Oleh Situbondo di Kabupaten Situbondo, Kamis (30/11/2023).
Acara yang digelar sebagai bentuk komitmen melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perseroan ini dihadiri oleh Komisaris PT PII Mariatul Aini, Bupati Situbondo Karna Suswandi dan Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Situbondo Edy Wiyono serta perwakilan dari mitra pelaksana Tiga Langkah.
Baca Juga : Hindarkan Anak dari Insecuritas, Wabup Situbondo Ajak Gen Z Lawan Rasa Minder
Komisaris PT PII Mariatul Aini menyampaikan bahwa melalui kegiatan TJSL Perseroan berkomitmen untuk senantiasa memberikan manfaat kepada masyarakat. Karena salah satu tujuan utama dari program ini untuk membangun pusat pengembangan dan pemasaran produk-produk UMKM, menciptakan communal branding produk melalui kolaborasi berbagai pihak untuk peningkatan ekonomi masyarakat dan investasi daerah di Situbondo.
"Diharapkan Rumah Oleh-oleh Situbondo dapat menjadi One Stop Solution bagi para UMKM untuk mendapatkan akses edukasi, pemasaran, bisnis, kolaborasi, perizinan, coworking space, dan galeri produk unggulan serta menjadi pusat distribusi dan pemasaran produk UMKM yang telah dikurasi di Kabupaten Situbondo," ujar Aini.
Selain itu, Aini mengatakan jika PT PII terus berkomitmen untuk berperan serta dalam meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi Perseroan sendiri, komunitas setempat, dan masyarakat khususnya Kabupaten Situbondo yang merupakan salah satu wilayah terdampak dari pembangunan proyek Jalan Tol Probolinggo–Banyuwangi yang telah diberi penjaminan oleh PT PII.
"Juga karena PT PII berkomitmen untuk mendukung upaya pemerintah dalam menjalankan rencana aksi global yang dituangkan dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Program TJSL pengembangan UMKM ini merupakan salah satu program untuk mendukung tujuan SDGs No. 17 melalui peran UMKM untuk dapat memperluas kesempatan kerja," imbuhnya.
Bupati Situbondo Karna Suswandi yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Edy Wiyono mengatakan, pemerintah telah merancang target pengembangan UMKM selama lima tahun ke depan seperti dipaparkan dalam Perpres No. 18 Tahun 2020 tentang RPJMNasional 2020-2024. Peran serta berbagai pihak mutlak diperlukan guna mendukung target pengembangan UMKM.
"Oleh karena itu, kami mengapresiasi dukungan dan kerja sama serta kolaborasi yang telah terjalin bersama PT PII dalam membangun dan mendukung pengembangan UMKM melalui program ini, karena sebagian besar mata pencaharian masyarakat di Kabupaten Situbondo ialah pelaku UMKM. Kami dan PT PII mengharapkan dengan adanya program ini dapat meningkatkan kapasitas, pelatihan, dan pendampingan bagi para pelaku UMKM sehingga produk yang dihasilkan memiliki nilai dan daya saing yang baik untuk dipasarkan," terang Karna.
Baca Juga : Bacok Kepala Pedagang Bakwan, Dua Pelaku Diringkus Satreskrim Situbondo
Sebagai informasi, dalam melaksanakan program ini, PT PII memberikan pendampingan kepada para pelaku UMKM, antara lain mengenai standarisasi produk, kemasan dan juga pemasaran serta distribusi.
Selain itu, PT PII juga memilih 3 UMKM terbaik dari seluruh peserta untuk diberikan fasilitas paket packaging, termasuk paket logo design UMKM dan juga pemberian kemasan baru untuk produk UMKM tersebut.
PT PII juga bekerja sama dengan mitra Tiga Langkah dan juga berkoordinasi dengan Kementerian Koperasi dan UKM dan juga Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Situbondo dalam melakukan kurasi UMKM di Kabupaten Situbondo.
