MALANGTIMES - Pencurian tali kafan di kuburan belum lama kembali terjadi. Pencurian tersebut terjadi di Makam Desa Medalem, Tulangan, Sidoarjo, Minggu (29/7) lalu. Makam mendiang Janji ini ditemukan seorang warga yang melintasi pemakaman dalam keadaan bekas bongkaran dan terdapat jejak kaki manusia.
Pencuri mengambil tiga tali yang digunakan untuk mengikat jenazah. Sebelum kejadian ini, di Indonesia juga marak pencurian di Kawasan pemakaman. Berikut MalangTIMES menghimpun sejumlah pencurian di pemakaman baik mencuri tali pocong maupun benda lain.
Ciputat Tangerang, 2017
Baca Juga : Ditemukan Sepatu, Kaus Kaki, Topi di Dekat Hilangnya Pendaki Gunung di Kota Batu
Pencurian tali pocong itu diketahui pada pukul 06.30 WIB, Jumat (29/12), setelah warga melihat kuburan Capu dibongkar. Capu meninggal pada Kamis (28/12). Tim Vipers Polres Tangsel berhasil menangkap pelaku pencurian tali kafan di makam Suhendra alias Capu di TPU Taman Abadi, Ciputat, Tangsel. Pelaku saat ini masih diperiksa polisi.
Pencurian di Cilacap, 2018
Pencurian di Cilacap ini terjadi di Kelurahan Martasinga, Cilacap Utara pada 12 Januari 2018. Pencurian ini terjadi pada makan seorang bayi yang dimakamkan sehari sebelumnya. Pada Jumat pagi, (12/1) warga menemukan makam di TPU Mbeji dalam keadaan seperti habis dibongkar. Tak ayal sebagian kafan jenazah bayi tersebut hilang dicuri.
Bojonegoro, 2017
Baca Juga : Lari seperti Kesurupan, Pendaki Hilang di Gunung Buthak Panderman Batu
Kasus pencurian di makam juga sempat terjadi di Bojonegoro pada Sabtu (7/10/2017) lalu. Pencurian terjadi di makam Desa Mori Kecamatan Trucuk Bojonegoro. Benda-benda seperti tali pocong dan gelu atau bantalan tanah pengganjal jenazah turut hilang dalam pencurian ini.
