JATIMTIMES - Beredar video viral di media sosial, memperlihatkan detik-detik ratusan elpiji yang diangkut truk tiba-tiba meledak. Kobaran api tampak mengerikan di bagian belakang truk.
Seperti video unggahan akun TikTok @sirait1212 yang memperlihatkan truk berwarna kuning yang diparkir di sebuah bengkel tiba-tiba mengeluarkan kobaran api. Tampak seorang warga berusaha memadamkan api dengan menyiramkan satu ember berisi air. Namun karena kobaran api cukup besar sehingga tak mampu memadamkan api.
Baca Juga : Cara Mudah Tuk Download Video Tiktok Tanpa Watermark Dengan Waptik
Dalam video itu juga terlihat sopir truk segera memundurkan truk bagian belakang yang sebagian sudah dilalap si jago merah. Tak hanya diundurkan, sopir juga segera mengeluarkan elpiji-elpiji yang meledak di dalam truk tersebut.
Lantas kobaran api pun tampak semakin besar di jalanan usai gas dikeluarkan dari truk. Hampir seluruh gas meledak kena kobaran api.
Sontak peristiwa itu menyita perhatian warganet. Tak sedikit warganet yang takjub dengan aksi sopir yang segera tanggap mengeluarkan gas terbakar.
"Bukan kaleng mental supirnya semoga diberi rezeki yang banyak," @RiyanEfen*****.
"Gak ragu lagi sama jam terbang sopirnya," @MasAlfa****.
"Gw malah takut kena kabel listrik," @fe**.
"Jadi kejadiaannya di medan sebanyak 500 tabung gas elpiji terbakar akibat truk di las ketika mengangkat gas elpiji, koreksi kalau salah," @abqoryan***.
Dihimpun dari SIB, insiden itu terjadi di Dusun VII, Desa Sonomartani, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, pada Sabtu (15/5/2023) sore.
Baca Juga : Bantu Lebaran Warga, Pengusaha Tionghoa di Jombang Bagi 600 Paket Sembako
Akibat dari insiden 500 tabung gas Elpiji meledak itu mengakibatkan tiga rumah warga, satu bangunan ruko dan tiga unit sepeda motor terbakar.
Dalam laporannya, api yang berkobar mengenai gas elpiji itu berasal dari peralatan las bengkel yang mengalami korsleting listrik milik Suwandi.
Kejadian itu berawal saat sebuah mobil dump truck yang mengangkut 500 unit gas elpiji sedang diperbaiki di bengkel tersebut. Hingga korsleting terjadi dan menyambar gas yang mengakibatkan kobaran api besar dan membakar sejumlah unit.
Saat kejadian, dua unit armada pemadam kebakaran pun telah dikerahkan dari pos induk dan pos Kualuh Selatan. Hanya saja personel pemadam kebakaran mengalami kendala jarak tempuh ke lokasi yang cukup jauh dan jalanan berlubang. Meski begitu, api berhasil dipadamkan dan tidak ada korban jiwa. Namun kerugian yang dialami diprediksi hingga ratusan juta.
