MALANGTIMES - Di tangan istri Soekarno, Fatmawati bendera sangsaka merah-putih dijahit lalu dikibarkan pertama kali pada tahun 1945. 72 tahum silam hingga kini jasa Fatmawati akan melekat di sanubari rakyat Indonesia.
Baca Juga : Fashion Hijab Wud Hadirkan Koleksi Baru, Pertahankan Bisnis Saat Pandemi Covid-19
Sosok Fatmawati pulalah yang menginspirasi desainer asal Malang, Farhan Alif Dafa. Tepat di hari jadi Republik Indonesia ke-72 ini, Farhan membuat dua kebaya kemerdekaan bernuansa merah dan putih.
"Tema dari kebaya kemerdekaan ini adalah Prampoean & Kemerdekaan. Pada editorial kali ini bercerita tentang peran wanita yang begitu besar dan penting di dalam proses perjuangan kemerdekaan. Muse yang diangkat sebagai icon yang mendasari konsep bajunya kali ini adalah Fatmawati istri Bung Karno," jelas desainer kelahiran 1998 itu pada MALANGTIMES.
Desainer yang masih berstatus mahasiswa itu buat kebaya bergaya kontemporer dengan menggunakan beberapa kombinasi beberapa bahan.
"Kalau untuk kebayanya saya pakai bahan-bahan seperti lace, renda, dan juga aplikasi bordir krancang klasik motif bunga-bunga," jelas mahasiswa Universitas Brawijaya itu.
Selama satu setengah bulan, Farhan membuat empat buah kebaya. Selain itu, ia juga membuat busana paduan kebaya yakni kain batik.
Baca Juga : Sarung Tangan Mirip Kulit Manusia Bisa Cegah Covid-19? Unik atau Seram Ya?
"Untuk batiknya sendiri saya pakai motif-motif batik kawung, slerek atau garis-garis, dan juga motif wayang," imbuh pemilik label busana FAD by Farhan. Batik yang ia pakai berasal dari Yogyakarta dan Solo.
Sementara itu, untuk sesi pemotretan Farhan menggandeng dua orang model Malang salah satunya Amel Barack.
Khusus untuk edisi perayaan kemerdekaan itu lokasi pemotretan ditempatkan di bangunan lawas di Kota Malang.
Lewat tangan dingin fotografer Septa Twi, kebaya karya Farhan Alif Dafa mendapat banyak respon positif di akun Instagram @fad_byfarhan. (*)
