Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Wisata

Mau Koi Berkualitas dan Murah? Coba Mampir ke Wajak

Penulis : Rully Novianto - Editor : Redaksi

06 - Feb - 2017, 21:05

Placeholder
Budidaya Ikan Koi di Wajak (foto : Rully Novianto/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bagi anda penggemar ikan koi bersiap - siaplah merogoh kocek dalam, sebab hobi ikan asal Jepang ini terkenal mahal dan membutuhkan perawatan intensif.

Namun persepsi itu tidak berlaku di Desa Blayu, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, sebab harga ikan koi yang berhasil dibudidayakan warga terkenal murah dan berkualitas. 

Baca Juga : Curhat Pelaku Pariwisata ke Menteri Pariwisata Wishnutama, Seperti Apa ?

Salah satu pembudidaya ikan koi, Toha, menjualnya dikisaran harga Rp 10.000 hingga Rp 500.000, harga yang murah bukan?.

Meskipun dijual murah, namun Toha tetap menjaga kualitas, salah satu bukti bahwa ikan koi miliknya berkualitas adalah keberhasilannya merebut kategori the best dalam ajang lomba ikan koi, 2014 lalu.

MALANGTIMES sempat melihat lokasi pembudidayaan milik Toha. Tidak seperti pembudidaya ikan koi lainnya, Toha memilih kolam alami, yaitu memanfaatkan bekas sawah untuk pengembangbiakkan ikan, tanpa cor semen dan bata.

Alhasil, cara yang Ia pilih berbuah manis, ikan koi lebih sehat berada di kolam alami, bahkan dapat berkembang biak dengan cepat.

"Kolam milik kami lebih alami, airnya pun jernih diambil dari irigasi, dan mendapatkan sinar matahari yang cukup, jadi pertumbuhan koi bisa maksimal," jelas Toha kepada MALANGTIMES.

Awalnya Toha mendapatkan bibit dari temannya yang bekerja di Taiwan, dari bibit itulah Toha sukses membudidayakan ikan koi.

Baca Juga : Penutupan Tempat Wisata dan Hiburan di Kota Batu Diperpanjang sampai 21 April

Sekarang, usahanya berkembang pesat, dengan 8 kolam budidaya ikan koi yang Ia miliki, Toha berhasil memasarkan ikan koi di beberapa kota besar, seperti Surabaya, Yogyakarta, Solo, Jakarta, Bandung, Kalimantan dan Sumatra.

"Awalnya dapat bibit koi dari teman di Taiwan, saya coba tekuni, Alhamdulillah berhasil, beberapa koi sudah di beli penghobi luar kota," imbuhnya.

Ditengah kesuksesannya, ada kekhawatiran yang sempat Ia sampaikan, yaitu minimnya peran pemerintah untuk memasarkan ikan koi miliknya.

Menurutnya, ikan koi asal Blitar lebih dikenal, padahal daya tahan ikan koi Wajak lebih sehat dan berkualitas, harganya pun lebih terjangkau.

"Koi Wajak lebih bagus, murah dan tahan banting, gak gampang matian, tapi karena kurang promosi Koi Wajak kalah bersaing di pasaran dengan koi Blitar," pungkas Toha.


Topik

Wisata budidaya-ikan-koi kabupaten-malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Rully Novianto

Editor

Redaksi