MALANGTIMES - Jakarta Fashion Week menjadi tonggak sejarah bagi desainer Malang. Sebab pertama kali tiga perancang busana Bumi Arema akan berlaga di ajang mode terbesar di Asia Tenggara. Tiga orang desainer asal Malang tersebut adalah Agus Sunandar, Kiki Mahendra, dan Elma Faricha.
Media online berjejaring terbesar di Indonesia MALANGTIMES berkesempatan duduk di bangku VIP menyaksikan langsung fashion show desainer Malang yang didukung oleh Pemerintah Kabupaten Malang. Seperti apa busana yang ditampilkan ketiga desainer handal itu?
Desainer Kiki Mahendra dikenal lantaran koleksi gaun pengantinnya bergaya cinderella dan dipakai kalangan selebriti Instagram. Pada ajang fashion show Jakarta Fashion Week, Kiki mengusung warna-warna alam pada busana rancangannya.
"Koleksi saya dan teman-teman terinpirasi pesona keindahan laut pantai di selatan Kabupaten Malang. Jadi saya pakai warna-warna alam yakni warna abu, biru muda, krem, dan coklat kekuningan," jelas Kiki pada MALANGTIMES, Selasa (25/10/2017).
Menurutnya, warna-warna yang ia pilih itu menggambarkan laut, pasir, langit, dan mentari terbenam di pantai selatan Kabupaten Malang. Di dunia fesyen warna-warna alam memang tengah menjadi tren mode tahun 2017 ini.
Ada empat tema mode tahun ini, salah satunya ialah tren mode Archean. Tema ini dilatarbelakangi krisis yang terjadi pada alam saat ini. Di dunia mode, tema ini digambarkan dalam warna-warna alam, misalnya biru indigo, hijau, abu-abu hingga coklat.
Soal bahan busana, Kiki menjelaskan ia menggunakan bahan-bahan transparan. "Bahan busana yang saya pakai adalah bahan yang transparan, ringan dan bisa memberikan efek bergelombang seperti sifon dan organza," imbuh desainer pemilik FND Labels ini.
Sifon adalah kain yang terbuat dari sutra, katun, nilon, polyester, atau rayon. Kain ini cenderung tipis dengan kilau samar dan penenunan sederhana. Sifon biasanya digunakan untuk pakaian formal dan cocok juga untuk gaun malam.
Sedangkan, bahan organza memiliki ciri-ciri antara lain tipis, lembut, transparan, kaku, agak tebal, berkilau, kuat serta tahan lama.
Keuntungan dari bahan ini tidak panas bila digunakan sebagai pakaian, bahannya sangatlah ringan dan kaku sehingga tidak mudah kusut.
Organza menimbulkan efek volume atau puffy. Selain itu, bahan ini memiliki tekstur yang halus dan lembut serta membuat tampilan pakaian terlihat lebih mewah.
Sementara itu, untuk aksen Kiki menambahkan aksen kristal dan swaroski. "Untuk kesan glamour saya kasih motif kristal dan swaroski," pungkas dia.
Usai fashion show, busana Kiki Mahendra sudah merebut hati pecinta mode. Ada tiga karya rancangan Kiki yang sudah laku terjual. Dua desainer asal Malang lainnya ialah Elma Faricha dan Agus Sunandar. Simak ulasannya pada bagian selanjutnya. (*)
