Lumba-lumba yang tersangkut jaring nelayan Kenjeran, akhirnya dilepaskan kembali oleh aktivis peduli satwa di perairan Selat Madura, Senin (23/5/2016) siang.
Sebelum dilepaskan, lumba-lumba tersebut diberikan treatment khusus dan diberi suntikan antibiotik dan vitamin.
Saat dilepaskan, kondisi lumba-lumba dalam keadaan baik, meski sempat mengalami luka akibat benturan dengan batu karang.
Kemarin malam, tim Dokter Kebun Binatang Surabaya (KBS), telah memeriksa kondisi lumba-lumba dan melakukan evaluasi kondisi satwa mamalia ini.
"Evaluasi dilakukan sesudah dini hari tadi, Tim KBS melakukan upaya penanganan, dintaranya dengan pemberian antibiotik dan vitamin," kata Pjs Dirut KBS, Aschta Nita Boestani Tajudin.
Menurut Aschta, kondisi lumba-lumba yang terdampar terus melemah karena badannya terdapat luka, meski tidak terlalu banyak.
"Dia stres karena terpisah dari kelompoknya, kalau memang kondisinya terus memburuk maka harus dipindahkan ke tempat terpisah," ujar Aschta.
Pagi tadi, tim dari Jakarta Animalaids juga melakukan pemeriksaan terhadap tubuh lumba-lumba yang terluka akibat gesekan karang.(*)
