Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Ini Kronologi Batik vs TransNusa Versi Kemenhub

Penulis : Khoirul Anwar - Editor : Redaksi

05 - Apr - 2016, 05:31

Placeholder
Bandara Halim tampak malam hari.(Foto: kompasiana)

MALANGTIMES - Kementerian Perhubungan memaparkan kronologi insiden tabrakan Pesawat Batik Air dan TransNusa pada Senin (4/4) pukul 19.55 WIB di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. 

"Pada saat pesawat Batik Air sedang lepas landas, pada saat yang bersamaan terdapat pesawat TransNusa yang berada di run way yang sedang di-towing menuju hanggar," kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kemenhub, J.A. Barata di Jakarta, Senin, beberapa saat lalu. 

Seperti diketahui, insiden pukul 20.15 WIB itu terjadi antara Pesawat TransNusa jenis ATR registrasi PK-TNJ dengan pesawat Batik Air jenis Boeing 737-800 registrasi PK-LBS rute HLP-UPG (Ujung Pandang). 

Barata menuturkan ATR rusak pada bagian ekor pesawat dan sayap bagian kiri, sedangkan pada pesawat batik rusak pada bagian ujung sayap sebelah kiri.

"Tidak ada korban jiwa pada kecelakaan ini. Semua penumpang dan kru pesawat pesawat dapat dievakuasi dengan selamat," katanya. 

Bandara Halim Perdanakusuma ditutup sementara menyusul insiden Pesawat Batik Air yang bertabrakan dengan Pesawat Transnusa. 

Penutuan tersebut sesuai "notice to airmen" (Notam) Nomor A1004 sampai dengan estimasi tanggal 4 April 2016 pukul 22.00 WIB karena proses evakuasi pesawat Batik. (*) 


Topik

Peristiwa Pesawat-Batik-Air Bandara-Halim



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Malang Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Khoirul Anwar

Editor

Redaksi