Arek Malang Menembus Panggung Nasional, Sam Vicky Perkuat Orkestrasi ICCN sebagai Ketua Harian

Editor

A Yahya

03 - Jan - 2026, 07:01

Sam Vicky Arief Herinadharma, tokoh muda Arek Malang, resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Harian Indonesia Creative Cities Network (ICCN) periode 2025–2028 (ist)

JATIMTIMES - Dari Kota Malang yang identik dengan energi muda dan denyut kreatif, satu nama mencuat ke panggung nasional. Sam Vicky Arief Herinadharma, tokoh muda Arek Malang, resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Harian Indonesia Creative Cities Network (ICCN) periode 2025–2028. Penunjukan ini bukan sekadar pergantian struktur, melainkan sinyal kuat bahwa orkestrasi gerakan kota kreatif nasional kini digerakkan oleh generasi yang tumbuh dari ekosistem kreatif itu sendiri.

Kepercayaan kepada Sam Vicky menempatkan figur muda Malang di simpul strategis gerakan kota kreatif Indonesia. Peran Ketua Harian menjadi mesin utama organisasi, menghidupkan kerja harian, merapikan sistem, dan memastikan gagasan besar ICCN benar-benar menjelma menjadi program nyata di daerah. Dari sinilah orkestrasi gerakan kota kreatif nasional dipacu, tidak sporadis, tetapi terukur dan berkelanjutan.

Baca Juga : Profil John Herdman, Nakhoda Baru Timnas Indonesia dengan Segudang Prestasi Internasional

Dalam menjalankan tugasnya, Sam Vicky menegaskan komitmen untuk bekerja kolektif bersama Ketua Umum ICCN, TB C. Fiki Satari, sebagai penentu arah strategis gerakan. Kepemimpinan ICCN periode 2025–2028 juga diperkuat oleh Raffi Ahmad dan Gilang Widya Pramana sebagai Wakil Ketua Umum, yang menghadirkan jejaring luas dan daya ungkit kolaborasi lintas sektor, kombinasi antara visi, energi, dan eksekusi.

“Ketua Harian adalah mandat kerja. Fokus saya mengorkestrasi organisasi agar visi strategis bisa diterjemahkan menjadi sistem, program, dan aksi yang terasa langsung oleh kota dan kabupaten kreatif,” ujar Sam Vicky, Sabtu, (3/1/2026).

Sebagai tokoh muda Arek Malang, Sam Vicky membawa pendekatan yang membumi sekaligus progresif. Ia memikul tanggung jawab mengelola operasional ICCN secara profesional, menjembatani kebijakan nasional dengan praktik di daerah, memperkuat tata kelola dan komunikasi organisasi, serta mempercepat peran komunitas, talenta, dan ekosistem lokal sebagai inti gerakan kota kreatif. Di tangannya, ICCN diarahkan bukan hanya sebagai jejaring diskusi, tetapi sebagai orkestrator gerakan nasional.

Peran Ketua Harian menjadi kunci agar ICCN mampu menjaga kesinambungan program, menghindari kerja seremonial, dan memperluas dampak ekonomi serta kebudayaan. Dengan kepemimpinan yang digerakkan generasi muda, ICCN menegaskan posisinya sebagai penjaga ekosistem kota kreatif Nusantara, merawat identitas lokal, menguatkan daya cipta daerah, dan menyatukannya dalam agenda pembangunan nasional.

Baca Juga : Dishub Kota Malang Tutup Jalur Depan Masjid Jami’ Akhir Pekan Ini, Ini Rekayasa Lalu Lintasnya

Melalui kepengurusan 2025–2028, ICCN mengajak pemerintah daerah, pelaku industri, akademisi, komunitas, dan mitra strategis untuk memperkuat kolaborasi. Gerakan kota kreatif nasional kini diorkestrasi lebih rapi, lebih berani, dan lebih relevan, dipimpin oleh tokoh muda Arek Malang yang paham lapangan dan siap menekan gas perubahan.