JATIMTIMES - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang membuktikan posisinya bukan sekadar sekolah unggulan, melainkan penggerak transformasi madrasah. Hal ini ditegaskan melalui agenda tindak lanjut review Rencana Strategis (Renstra) 2025–2029 yang digelar intensif baru-baru ini.
Penyusunan Renstra ini menjadi manifestasi komitmen MAN 2 Kota Malang dalam menyelaraskan visi lokal yang visioner dengan kebijakan besar Kementerian Agama (Kemenag) RI.
Baca Juga : Mahasiswa Biologi Unisma Sabet Gold Medal I2ASPO, Sulap Limbah Perikanan Jadi Energi Surya Efisien
Komitmen untuk menjadi barometer pendidikan Islam ini disambut serius oleh Kepala MAN 2 Kota Malang Dr H Samsudin SPd. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa sinkronisasi data dengan visi Kementerian Agama adalah harga mati demi menjaga integritas lembaga. ”Penting bagi kita untuk menyelaraskan data awal dengan dasar kebijakan. Meski MAN 2 telah memiliki visi dan misi sendiri, penyesuaian dengan visi dan misi Kementerian Agama tetap menjadi keharusan,” ujar Samsudin.
Ia menambahkan bahwa Renstra ini bukan sekadar dokumen formalitas, melainkan bukti nyata dalam penguatan Zona Integritas (ZI) yang harus dikawal hingga tuntas. ”Kita berharap seluruh proses berjalan lancar dan penuh keberkahan,” tuturnya.
Gagasan transformasi tersebut ditindaklanjuti melalui kerja teknis tim penyusun yang berlangsung selama dua bulan terakhir. Ketua Tim Penyusun Anita Yusianti MPd menjelaskan bahwa tim kecil terus bergerak cepat melakukan pembaruan pasca-review. ”Setelah review bersama tim perencana Kemenag, ada beberapa poin yang perlu diperbarui dan akan dibahas lebih lanjut dalam Rapat Koordinasi Pedoman Manajemen,” jelas Anita.
Meski menghadapi tantangan sinkronisasi data, kolaborasi solid ini memastikan Renstra yang dihasilkan tetap aplikatif bagi masa depan madrasah.
Sejalan dengan itu, penanggung jawab kegiatan, Sugeng Winarto SPdI MPd menekankan bahwa penyusunan strategi lima tahunan ini adalah bentuk "ketawaduan" lembaga terhadap regulasi pusat. Namun di sisi lain, MAN 2 memiliki target tinggi: menjadikan Renstra mereka sebagai role model atau referensi bagi madrasah se-Indonesia.
Baca Juga : Miliki 80 Armada Truk, Sampah di Kabupaten Malang Masih Separuh yang Bisa Terangkut
"Proses ini adalah ikhtiar yang kami lakukan dengan tawakal. Ada perkembangan signifikan, terutama dalam perumusan visi baru yang diharapkan mampu menjawab tantangan zaman," ujar Sugeng.
Melalui langkah taktis ini, MAN 2 Kota Malang menegaskan bahwa kualitas tata kelola adalah fondasi utama menuju madrasah yang berdaya saing global. Renstra 2025–2029 ini menjadi bukti bahwa MAN 2 Kota Malang tidak pernah berhenti berinovasi, memastikan setiap langkah kebijakan diambil secara terukur demi melahirkan generasi yang berintegritas.
Di bawah naungan komitmen yang kuat, MAN 2 Kota Malang siap melangkah mantap sebagai madrasah unggul, berintegritas, dan siap menjawab tantangan pendidikan di era yang terus berubah.