JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Tim UIN Malang Bawa Inovasi Digital untuk Perkuat Desa Wisata Gubugklakah

Reporter: Anggara Sudiongko • Editor: Sri Kurnia Mahiruni
📅 20 September 2026, 16:32 WIB ⏱️ 3 menit baca

JATIMTIMES - Pengembangan Desa Wisata Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, mulai diarahkan pada penguatan promosi berbasis digital. Tim dosen Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang mendorong pemuda desa memanfaatkan media sosial dan content creation untuk memperluas jangkauan potensi wisata yang dimiliki.

Penguatan tersebut dilakukan melalui program pengabdian masyarakat tim UIN Maliki Malang di Balai Desa Gubugklakah, Sabtu (19/9/2026). Program mengusung tema “Model Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Well-Being dalam Mendukung Desa Wisata Berkelanjutan” dengan melibatkan Karang Taruna dan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Baca Juga : Andre Taulany dan Amanda Rigby Resmi Menikah Hari Ini, Mas Kawinnya Sesuai Tanggal Pernikahan

Tim pengabdian diketuai Dr. Ahmad Ghozi, M.A., bersama Nora Ria Retnasih, M.E. dan apt. Hj. Alifia Putri Febriyanti, S.Farm., M.Farm.Klin.

Dr. Ahmad Ghozi mengatakan pengabdian tersebut diarahkan pada penguatan kapasitas masyarakat, khususnya pemuda, agar mampu mengembangkan potensi Desa Wisata Gubugklakah melalui pendekatan digital.

“Inovasi yang kami dorong bukan hanya bagaimana membuat konten yang menarik, tetapi bagaimana masyarakat dapat memahami strategi komunikasi digital, mengelola media sosial, serta memanfaatkan website sebagai sumber informasi bagi calon wisatawan,” ujar Ahmad Ghozi, Minggu, (20/9/2026).

Menurutnya, kemampuan mengelola media digital menjadi salah satu keterampilan penting dalam pengembangan desa wisata. Pemuda tidak cukup hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi perlu mampu mengubah potensi lokal menjadi informasi yang memiliki nilai promosi.

“Kami ingin pemuda tidak hanya menjadi pengguna media sosial, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mengolah potensi lokal menjadi informasi dan konten yang memiliki nilai promosi,” katanya.

Pendekatan tersebut diperkuat melalui materi “Optimalisasi Media Sosial dan Content Creation dalam Penguatan Desa Wisata Berbasis Well-Being” yang disampaikan Miftaul Ulum. Materi tersebut membahas strategi membuat konten, memahami algoritma media sosial, membaca viewer dan engagement, hingga menjaga konsistensi promosi.

Penggunaan media digital juga tidak hanya diarahkan pada media sosial. Website Desa Wisata Gubugklakah menjadi kanal lain yang dinilai memiliki peran penting ketika calon wisatawan membutuhkan informasi yang lebih lengkap.

Ghozi menambahkan, pendekatan well-being dalam program tersebut menempatkan masyarakat sebagai bagian utama dalam pengembangan desa wisata.

Baca Juga : Wali Kota Blitar Sinergi dengan Romy Soekarno dan Ditjen Dukcapil, Perkuat IKD dan Perlindungan Sosial Tepat Sasaran

“Konsep well-being yang kami gunakan menekankan pentingnya keterlibatan dan kapasitas masyarakat. Karena itu, inovasi digital yang diperkenalkan diharapkan dapat menjadi keterampilan yang terus dikembangkan oleh masyarakat dan pemuda Gubugklakah sesuai dengan kebutuhan desa,” jelasnya.

Heri, pengelola website Desa Wisata Gubugklakah sekaligus perangkat desa, mengatakan calon wisatawan biasanya mencari informasi mengenai program Live In melalui website sebelum menghubungi contact person.

“Calon wisatawan biasanya melihat informasi Live In Gubugklakah melalui website. Setelah itu baru menghubungi contact person yang tersedia,” ujarnya.

Menurut Heri, kanal tersebut juga telah menjangkau peserta Live In dari sejumlah sekolah internasional. Mereka mengetahui informasi mengenai Gubugklakah melalui website sebelum berkomunikasi dengan pengelola.

Lebih lanjut dikatakannya, pengalaman tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa promosi desa wisata membutuhkan pengelolaan kanal digital yang saling melengkapi. Media sosial dapat digunakan untuk membangun perhatian, sedangkan website menyediakan informasi yang lebih terstruktur ketika calon wisatawan ingin mengetahui program dan layanan yang tersedia.

Topik Terkait
# UIN Malang# Dosen UIN Malang# UIN Maulana Malik Ibrahim# Inovasi Digital# Desa Wisata# Gubugklakah

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap