JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Perluas Jangkauan, Aplikasi Malang Mbois Akan Disiapkan di Sejumlah Titik

Reporter: Riski Wijaya • Editor: Sri Kurnia Mahiruni
📅 27 Juli 2025, 18:44 WIB • ⏱️ 2 menit baca

JATIMTIMES - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang M. berencana untuk memperluas akses aplikasi Malang Mbois. Hal tersebut dilakukan agar membuat aplikasi ini dapat lebih banyak diakses oleh publik. 

Rencananya, Diskominfo akan menyebar barcode aplikasi Malang Mbois di sejumlah titik ruang publik. Apalagi, salah satu layanan yang ada dalam aplikasi tersebut adalah portal aduan. 

Baca Juga : Pelantikan Dewan Pimpinan Pusat BNPM Jadi Momentum Ubah Stigma Negatif Warga Madura 

 

"Kedepan beberapa titik akan dipasang semacam barcode. Karena di dalam aplikasi itu ada layanan aduan juga, terintegrasi dengan Sambat Online. Masyarakat bisa scan barcode di situ untuk menyampaikan aduan yang dimiliki," ujarnya.

Nantinya, barcode aplikasi Malang Mbois akan dipasang di beberapa tempat yang banyak diakses masyarakat. Seperti halte, pasar, taman. Sampai saat ini Diskominfo masih terus melakukan pemetaan. 

"Apakah di pintu masuk pasar atau sebagainya, itu masih kami rancang titik-titiknya. Kami juga harus minta izin dulu ke Dishub karena (barcode dipasang) di halte misalnya, walaupun tidak digunakan secara maksimal. Tapi yang sering digunakan oleh banyak orang," tutur Wiwid, sapaan akrabnya.

Untuk mendukung implementasu rencana tersebut, pihaknya masih melakukan penyesuaian anggaran. Sebenarnya, aplikasi Malang Mbois diyakini telah siap secara teknis, namun rencana tersebut perlu dilakukan pemetaan dan koordinasi lintas instansi. 

"Yang jelas kami komitmen ada arah ke sana untuk menjangkau lebih luas dan memudahkan masyarakat untuk berinteraksi (dengan pemerintah). Rumah besarnya (aplikasi Malang Mbois) sudah siap, tinggal penempatan barcode ini yang terus kami lakukan pemetaan," terangnya.

Baca Juga : BSU Rp600 Ribu Tak Bisa Diambil jika Penerima Meninggal, Ini Penjelasan Resminya 

 

Lebih lanjut, aplikasi Malang Mbois sendiri, menurutnya, dikembangkan sebagai super-app berbasis digital yang mengusung konsep one stop service atau layanan terpadu satu pintu.

Aplikasi ini telah diluncurkan sejak tahun 2024 dan saat ini terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Ada beberapa layanan publik yang dapat diakses, mulai layanan kependudukan hingga pengaduan masyarakat. 

"Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengakses beragam layanan secara digital. Mulai dari layanan kependudukan, perizinan, dan perpajakan daerah, hingga layanan kedaruratan, informasi pariwisata, UMKM, CCTV, Malang City Tour, serta aspirasi dan pengaduan masyarakat," pungkas Wiwid. 

Topik Terkait
# Dinas Kominfo# Kota Malang# pemkot malang# aplikasi# aplikasi pengaduan# Aplikasi Malang Mbois

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap