JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Kasus Sodomi Ketua RW, Korban Masih SD hingga Masuk RSJ: Keluarga Sampaikan Tuntutan di PN Malang

Reporter: Hendra Saputra • Editor: Dede Nana
📅 21 Juli 2025, 14:41 WIB • ⏱️ 2 menit baca

JATIMTIMES - Suasana haru dan kemarahan menyelimuti halaman Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1A Kota Malang, Senin (21/7/2025) ketika keluarga korban kasus kekerasan seksual oleh oknum Ketua RW berinisial PBS (63) datang menuntut keadilan. Mereka mendesak agar pelaku dihukum seberat-beratnya atas perbuatan bejat yang telah merusak masa depan anak-anak mereka.

Empat keluarga korban datang dengan membawa poster berisi kecaman. Di antaranya bertuliskan 'Hukum Tidak Boleh Melihat Status Sosial, Tetapi Harus Melihat Keadilan di Mata Hukum'. 

Baca Juga : Jadi Korban Pencabulan Oknum PNS Sejak SMP, Pelajar di Kota Batu Minta Pelaku Dihukum Berat

“Kami datang ke sini karena butuh keadilan. Ini bukan soal status pelaku, tapi masa depan anak-anak kami yang sudah hancur,” ujar Alfina, salah satu ibu korban berinisial A kepada awak media.

Alfina mengungkapkan bahwa anak laki-lakinya berinisial A (12), menjadi salah satu korban kebiadaban PBS. Ia kini mengalami trauma berat hingga harus tiga kali dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ).

“Anak saya sampai tiga kali masuk RSJ. Sekarang emosinya belum stabil. Kami sangat khawatir, masa depan dia seperti apa nanti,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.

Sejauh ini, keluarga korban mengaku harus mencari informasi sendiri terkait agenda sidang. Alfina mengaku karena pihaknya tidak mendapat pembaruan resmi dari pihak pengadilan.

“Kami cari informasi sendiri. Kami datang supaya suara kami didengar. Harapannya, keadilan ditegakkan tanpa memandang jabatan atau status pelaku,” tegas Alfina.

Baca Juga : Oknum PNS Pelaku Pencabulan Pelajar di Kota Batu Sempat Minta Mediasi, Ingin Selesai Pakai Cara Kekeluargaan

Seperti diketahui, kasus ini terungkap setelah aparat Polresta Malang Kota mengamankan PBS, Ketua RW yang telah melakukan pelecehan dan kekerasan seksual terhadap 7 anak laki-laki, sebagian besar masih duduk di bangku sekolah dasar. Empat korban diketahui merupakan tetangganya sendiri.

“Korban saat ini sudah ada 7 orang. Empat satu lingkungan, sisanya dari luar,” ungkap Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Nanang Haryono, 6 Januari 2025 lalu. 

 

Topik Terkait
# sodomi# ketua rw# kekerasan seksual# kota malang# pn kota malang

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap