JATIMTIMES - Polisi mengkonfirmasi jika mayat pria misterius yang ditemukan pada sebuah ladang di Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang pada Minggu (20/7/2025) merupakan seorang gelandangan. Dari hasil penyelidikan, korban dinyatakan meninggal secara wajar.
Perkembangan hasil penyelidikan tersebut disampaikan Kapolsek Jabung AKP Sumarsono, saat dikonfirmasi JatimTIMES, Senin (21/7/2025). "Dari keterangan saksi serta masyarakat di sekitar TKP (tempat kejadian perkara) mengenali bahwa mayat tersebut diduga adalah gelandangan dan ODGJ (orang dengan gangguan jiwa)," terangnya.
Baca Juga : Ia Bersujud di Imogiri: Kisah Pangeran Purbaya Menyelamatkan Mataram dari Api
Sebagaimana diberitakan, peristiwa penemuan mayat misterius tersebut juga sempat viral dan beredar di sejumlah WhatsApp Grup. Mayat misterius tersebut ditemukan pada Minggu (20/7/2025).
Polisi yang mendapat laporan kemudian berkoordinasi dengan pihak terkait lalu mendatangi lokasi kejadian. Setelahnya, penemuan mayat misterius tersebut dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Saiful Anwar (RSSA), Kota Malang guna kepentingan penyelidikan.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, kronologi penemuan mayat bermula pada Minggu (20/7/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Mayat ditemukan pertama kali oleh dua orang saksi yakni WA dan MN yang saat itu sedang perjalanan pulang dari bekerja di ladang.
"Saat melintas di jalan setapak pinggir sungai di Desa Kenongo, para saksi melihat ada seseorang yang tergeletak di ladang," ujar Sumarsono.
Para saksi kemudian mengecek kondisi pria yang saat itu sedang tergeletak di ladang tersebut. Ketika itulah diketahui jika seorang laki-laki tersebut ternyata sudah dalam keadaan meninggal.
Peristiwa penemuan mayat tersebut pada akhirnya disampaikan para saksi ke perangkat desa setempat, sebelum kemudian dilaporkan ke Polsek Jabung. Polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian bersama tim medis Puskesmas Jabung.
Baca Juga : CEO Astronomer Mengundurkan Diri usai Terciduk Selingkuh di Konser Coldplay
"Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan terhadap jasad korban, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada mayat laki-laki tersebut," ujarnya.
Polisi yang memeriksa di sekitar lokasi kejadian tidak menemukan adanya identitas korban. Namun berdasarkan keterangan para saksi serta masyarakat di sekitar lokasi kejadian, mengenali bahwa mayat tersebut diduga merupakan seorang gelandangan dan ODGJ.
"Sebelum ditemukan meninggal, warga sering melihat korban mondar mandir di sekitar Desa Kenongo. Namun warga tidak mengetahui asal usul dan keluarga dari mayat tersebut," ujar Sumarsono.
Hingga saat ini, polisi masih menelusuri identitas pasti dari mayat yang ditemukan di sebuah ladang tersebut. "Petugas telah mengevakuasi mayat ke RSSA, Malang, untuk dilakukan penanganan lebih lanjut," pungkas Sumarsono.