JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Bihrom Valliant Ervianto, Wisudawan Terbaik  Tahfid Quran dari Keluarga Broken Home

Reporter: Basworowati Prasetyo Nugraheni • Editor: Yunan Helmy
📅 31 Mei 2025, 13:26 WIB • ⏱️ 3 menit baca

JATIMTIMES  — Di tengah keterbatasan dan kisah hidup yang tak mudah, seorang remaja asal Magetan membuktikan bahwa latar belakang keluarga bukan penghalang untuk berprestasi. Bihrom Valliant Ervianto  siswa Sekolah Islam Al Zahra Magetan dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik Tahfid Al-Quran Program Takhossus Angkatan 9 Sekolah Islam Al Jahra Magetan.

Bihrom (16 tahun)  merupakan anak dari pasangan keluarga broken home. Meski hidup tanpa sosok ayah kandung dalam keseharian, ia tetap tumbuh dengan semangat dan motivasi tinggi dalam menempuh pendidikan agama.  Sosok ibu dan  ayah sambungnya justru menjadi kunci keberhasilannya hari ini.

Baca Juga : Remaja Asal Blitar Ditemukan Mengapung di Sungai Brantas

 

"Saya sangat bangga sekali bisa menjadi mencapai prestasi ini, ini berkat rida Allah serta doa Abi dan Umi," ujar Bihrom.

Saat ditanya mengapa memutuskan untuk mengambil program Takhossus ini, Bihrom mengatakan bahwa dari awal dia bercita-cita jadi hafid Quran dan ingin membahagiakan kedua orang tuanya.

"Waktu itu program dimulai pada bulan suci Ramadan. Saya ingin gimana sih di bulan Ramadan itu full waktu saya untuk Al Quran. Akhirnya saya putuskan untuk ikut Takhossus," ujarnya.

“Saya bangga sekali. Dulu sempat takut kalau Bihrom tidak bisa tumbuh seperti anak-anak lainnya. Tapi ternyata, meskipun dia dari anak broken home, ternyata dia bisa berprestasi  seperti ini” ungkap sang ibu, Tanti Erviana, yang juga guru  matematika SMP 2 Bendo Magetan, dengan mata berkaca-kaca saat momen wisuda anaknya di Pendopo Surya Graha,  Sabtu (31/5).

Menariknya, dukungan penuh datang dari Suntoro, ayah sambung Bihrom. Anggota TNI AU Iswahyudi Magetan itu tak segan memberikan perhatian dan motivasi kepada Bihrom dalam proses menghafal Al-Quran. Sikap hangat dan bijak sang ayah sambung menjadi energi positif yang membantu Bihrom menyelesaikan hafalan 30 juz dengan baik.

Baca Juga : Pencarian 3 Hari Berakhir Tragis, Jasad Remaja Hanyut di Sungai Brantas Ditemukan di Tulungagung

 

“Anak ini punya semangat luar biasa. Saya hanya membantu sebisa saya sebagai orang tua. Ikhtiar kami, salat tahajud,  puasa Senin Kamis dan doa terbaik untuk Bihrom.  Prestasinya hari ini adalah miliknya sendiri, hasil dari kerja keras dan ketekunannya,” ungkapnya  dengan rendah hati.

Kisah Bihrom Valliant menjadi inspirasi bahwa keberhasilan tak ditentukan dari utuh atau tidaknya keluarga, melainkan dari bagaimana cinta, doa, dan dukungan dalam keluarga dijaga dan diperjuangkan.

Sekolah Islam Al Jahra Magetan sendiri mewisuda sebanyak 30 santrinya yang telah mengikuti program selama 3 bulan.   
Dan Al Jahra memberikan penghargaan khusus kepada Bihrom sebagai bentuk apresiasi atas capaian hafalan Al-Quran yang luar biasa.Bihrom adalah contoh nyata bahwa iman, semangat, dan keteladanan dalam keluarga bisa mengantar anak mencapai puncak prestasi.

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap