JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Hadir di Acara MUI, Wakil Bupati Sampang Gaungkan Ikrar Anti Narkoba

Reporter: Abd Syukur • Editor: Nurlayla Ratri
📅 3 Mei 2025, 17:56 WIB • ⏱️ 2 menit baca

JATIMTIMES -Wakil Bupati Sampang H. Ahmad Mahfudz menghadiri acara Halal Bhihalal yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sampang.

Dalam kesempatan itu Wakil Bupati Sampang menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara ulama dan pemerintah dalam membangun masyarakat religius, intelektual, dan bersih dari narkoba.

Baca Juga : Kuliner Senja Bungatan, Bukti Optimalisasi Potensi Lokal Situbondo

Pesan ini disampaikannya saat menghadiri acara Halal Bihalal dan Bedah Kitab Jawahirul Lami’ah dan Tatsqilul Mizan karya Al Faqir, yang digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sampang di Kantor Kemenag Sampang.

Acara dihadiri oleh Ketua MUI Kabupaten Sampang K.H. Bukhori Maksum, pengurus MUI Kabupaten, serta Ketua dan Sekretaris MUI Kecamatan se-Kabupaten Sampang. Hadir pula perwakilan dari Kemenag Sampang sebagai tuan rumah.Sabtu, (03/05/2025).

Plt. Kasubag TU Kemenag Sampang, Wahyu Hidayat, S.Pd.I., M.M. menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terbangun antara MUI dan pemerintah daerah. Ia menyebut bahwa kegiatan ini merupakan ruang edukasi keagamaan yang berdampak langsung pada penguatan nilai-nilai moral dan spiritual umat.

“Forum seperti ini adalah momentum penting untuk membentengi masyarakat, khususnya generasi muda, dari penyimpangan, termasuk bahaya narkoba yang dalam Islam jelas diharamkan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati H. Ahmad Mahfudz menekankan bahwa Halal Bihalal dan Bedah Kitab bukan sekadar ajang seremonial, melainkan simbol sinergi antara ulama dan umara.

“Saya sangat berharap, acara ini menjadi kekuatan kolektif untuk membangun Sampang yang religius, berilmu, dan bermartabat,” ungkapnya.

Baca Juga : Fraksi PDIP Dukung 5 Proyek Strategis, Apresiasi Skema Anggaran Bupati Malang

Ia juga memberikan dukungan penuh terhadap komitmen moral MUI dalam memerangi penyalahgunaan narkoba, yang diperkuat melalui pembacaan Ikrar Anti Narkoba oleh seluruh peserta.

“Pemerintah tidak bisa sendiri. Kita butuh dukungan dan peran aktif para ulama untuk menyadarkan umat akan keharaman narkoba dan dampaknya yang merusak peradaban,” pungkasnya.

Dalam forum tersebut, dua kitab klasik—Jawahirul Lami’ah dan Tatsqilul Mizan—dibedah sebagai bentuk penguatan pemahaman keislaman yang mendalam dan bersanad. Forum ilmiah ini juga menjadi ajang silaturahmi, dakwah, dan peneguhan nilai-nilai keislaman moderat dan toleran.

Topik Terkait
# Sampang# ikrar anti narkoba# MUI

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap