JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Ditolak Salat Tarawih Berjamaah? Selebgram Isa Zega: Enggak, Cuma Beda Pendapat Agama

Reporter: Ashaq Lupito • Editor: Sri Kurnia Mahiruni
📅 12 Maret 2025, 11:51 WIB • ⏱️ 3 menit baca

JATIMTIMES - Tersiar kabar selebgram Isa Zega ditolak salat tarawih berjamaah oleh warga binaan lain di Lapas Perempuan Kelas IIA, Kota Malang. Kabar miring tersebut kemudian dibantah oleh Isa Zega. Menurutnya, dia tidak ditolak melainkan hanya karena beda pendapat agama dengan yang ia anut.

"Oh enggak, tidak ada di tolak, salah," ujar Isa saat ditemui JatimTIMES usai menjalani sidang kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen, Selasa (11/3/2025).

Baca Juga : Bahaya Tidur Seharian Selama Berpuasa, Coba Sibukkan Diri! 

Isa menyebut, dirinya selalu mendapatkan perhatian selama di lapas. Sehingga menurutnya kabar jika dirinya ditolak salat berjamaah tidaklah benar.

"Lapas itu sangat memperhatikan mami (sapaan Isa Zega), cuma memang karena mami itu tidak bisa kalau imamnya perempuan. Kalau di sana (lapas) kan imamnya perempuan," ujarnya.

Isa Zega kemudian menceritakan pengalaman saat dirinya beribadah di Mekkah dan Madinah. Menurutnya, selama beribadah di kota suci tersebut, imam salat selalu laki-laki. Sedangkan makmumnya bisa laki-laki maupun perempuan.

"Kalau di kota suci Mekkah- Madinah kan imamnya laki-laki. Terus ada pendapat-pendapat yang berbeda antara yang saya anut dengan yang lapas anut. Tapi bukan di tolak," tegasnya.

Isa Zega kemudian menyampaikan bukti tidak adanya penolakan tersebut dengan rutinitasnya selama di lapas. Di mana, satu minggu saat pertama kali menghuni lapas dirinya masih ikut salat berjamaah.

"Pertama kali itu ada satu minggu jamaah, tapi selanjutnya enggak. Karena saya mengajukan bahwasanya saf imam sama makmum itu sangat jauh berbeda. Sedangkan pendapat saya, makmum dan imam kalau perempuan itu harus sebaris, hanya maju sedikit saja," terang Isa.

Lantaran merasa berbeda dengan yang ia anut, Isa Zega akhirnya memilih untuk tidak lagi salat berjamaah. "(Sekarang) salatnya sendiri. Jadi tidak ada lapas menolak, siapa bilang," imbuh Isa dengan nada centil.

Diakui Isa Zega, perbedaan pendapat tersebut tidak hanya pada pelaksanaan salat berjamaah. Namun juga soal kewajiban di lapas yang mengharuskan rambut Isa Zega berwarna hitam.

Baca Juga : Bonus Hari Raya 2025 untuk Ojol: Kriteria, Ketentuan dan Mekanisme Pemberian

Lantaran merasa bertentangan dengan apa yang ia anut, kewajiban mengecat rambut warna hitam tersebut juga ditolak oleh Isa Zega. Sebaliknya, ia memilih rambutnya tetap berwarna seperti sebelum masuk lapas. Yakni warna merah kecokelatan.

"Di sana kan diwajibkan cat rambut warna hitam, saya langsung mengajukan bahwasanya saya itu sudah melakukan salat lima waktu, sudah memperbaiki diri sendiri. Jadi saya tidak mau rambut saya di cat warna hitam," pungkas Isa.

Diberitakan sebelumnya, Isa Zega ditetapkan sebagai tersangka setelah dilaporkan oleh Shandy Purnamasari, istri Gilang Widya Pramana atau Juragan 99 atas pencemaran nama baik. Isa Zega kemudian sempat menjalani penahanan di Rutan Polda Jawa Timur.

Hingga akhirnya, kasusnya dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang pada 11 Februari 2025. Setelahnya, Isa Zega ditahan di Lapas Perempuan Kelas IIA, Kota Malang.

Hingga kemarin, Selasa (11/3/2025), Isa Zega masih menjalani sidang ketiga di ruang Garuda Pengadilan Negeri Kepanjen. Yakni dengan agenda pembacaan tanggapan eksepsi dari terdakwa Isa Zega oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Topik Terkait
# Isa Zega# Lapas Wanita Malang# selebgram# transgender# salat tarawih

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap