JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Tak Hanya Kalangan Sipil, Wisudawan UIN Malang Juga Ada yang Berprofesi sebagai Perwira TNI AD

Reporter: Anggara Sudiongko • Editor: Sri Kurnia Mahiruni
📅 19 Oktober 2026, 17:22 WIB • ⏱️ 3 menit baca

JATIMTIMES - Wisudawan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang tidak hanya berasal dari kalangan mahasiswa yang menempuh pendidikan sebagai bekal memasuki dunia kerja. Di antara 800 lulusan yang dikukuhkan dalam Wisuda Program Sarjana dan Pascasarjana ke-95 Periode V Tahun 2026, terdapat pula dua perwira TNI Angkatan Darat, yakni Kapten Munif Wibowo dan Kapten Hendra Hermawan.

Keduanya menjalani pendidikan tinggi di tengah tugas profesional sebagai prajurit. Kehadiran mereka menjadi salah satu kisah menarik dalam wisuda yang berlangsung di Gedung Sport Center UIN Malang, Sabtu (17/10/2026), sekaligus memperlihatkan bahwa pendidikan di perguruan tinggi juga menjadi pilihan bagi personel militer untuk memperluas kompetensi dan memperdalam keilmuan.

Rektor UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, S.Ag., M.Si. (CAHRM, CRMP), secara khusus memperkenalkan kedua perwira tersebut di hadapan para wisudawan. Ia kemudian mempersilakan mereka berbagi pengalaman, termasuk alasan melanjutkan kuliah meskipun telah memiliki karier di lingkungan TNI AD.

“Bahkan di sini ada dua perwira dari TNI Angkatan Darat yang juga kuliah di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, yakni Kapten Munif Wibowo dan Kapten Hendra Hermawan,” kata Ilfi.

Pertanyaan mengenai alasan melanjutkan pendidikan dijawab Kapten Hendra Hermawan dengan menjelaskan perjalanan akademik yang ditempuh bersama rekannya. Ia menyampaikan bahwa kesempatan kuliah tersebut berawal dari beasiswa yang diberikan negara melalui Angkatan Darat.

Hendra menjelaskan, keduanya memiliki latar belakang pendidikan Diploma III Teknik Elektronika yang ditempuh pada 2003–2006. Mereka kemudian melanjutkan pendidikan sarjana pada 2024 sebelum meneruskan studi magister di UIN Malang pada bidang Informatika melalui Program Studi Saintek, sebagaimana dijelaskan Hendra dalam forum wisuda.

Di lingkungan kedinasan, keduanya juga memiliki penugasan berbeda. Kapten Hendra Hermawan bertugas di Korps Zeni Tempur, sedangkan rekannya berada di Korps Ajudan Jenderal.

Bagi Hendra, melanjutkan pendidikan bukan sekadar memperoleh gelar akademik, melainkan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas diri agar dapat memberikan kontribusi lebih luas melalui profesi yang dijalaninya.

“Tujuan kami adalah kami kepingin sekali memberikan sumbangsih kepada agama kami, TNI Angkatan Darat, dan bahkan negara ini,” ujarnya.

Ia menilai perubahan perkembangan teknologi turut mengubah karakter peperangan. Menurut Hendra, kebutuhan pertahanan ke depan tidak lagi hanya bertumpu pada pola peperangan konvensional, tetapi juga menuntut penguasaan teknologi dan modernisasi.

“Segala sesuatu kita lihat ke depan bahwasanya perang saat ini adalah bukan perang konvensional, tapi perang yang mengedepankan modernisasi,” katanya.

Karena itu, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi salah satu alasan keduanya menempuh pendidikan lanjutan. Hendra menegaskan bahwa keterampilan prajurit perlu terus diperbarui seiring perkembangan teknologi yang berlangsung cepat.

“Karena itu butuh skill dan sains dan teknologi yang selalu bertambah dan berubah. Itu dasar kami,” tuturnya.

Selain kedua perwira TNI AD tersebut, Wisuda ke-95 Periode V Tahun 2026 meluluskan 718 mahasiswa program Sarjana, 74 mahasiswa program Magister, dan delapan mahasiswa program Doktor. Total 800 lulusan itu dikukuhkan setelah laporan akademik disampaikan Wakil Rektor Bidang Akademik UIN Malang, Associate Professor Drs. H. Basri, M.A., Ph.D., dalam Rapat Terbuka Senat.

Laporan tersebut mencatat rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan Sarjana sebesar 3,67, Magister 3,72, dan Doktor 3,88. Pada jenjang Magister, sebanyak 66 wisudawan atau 89,2 persen menyelesaikan studi dalam tiga hingga empat semester. Sementara itu, empat lulusan Doktor atau 50 persen menuntaskan pendidikan dalam empat hingga enam semester.

Kehadiran Kapten Munif Wibowo dan Kapten Hendra Hermawan di antara para wisudawan menempatkan pengalaman prajurit sebagai bagian dari potret keberagaman latar belakang lulusan UIN Malang, yang menempuh pendidikan tinggi di samping tanggung jawab profesi masing-masing.

Baca Juga: Kemendikdasmen Buka Beasiswa Pelatihan Literasi Guru SD-SMP, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Baca Juga: Wali Kota Blitar Dorong Pelajar SDN 2 Sukorejo Raih Cita-Cita Tinggi, Perkuat Akses Pendidikan hingga S-1

Topik Terkait
# UIN Malang# UIN Maliki Malang# UIN Maulana Malik Ibrahim# Wisudawan UIN Malang# Alumni UIN Malang# Lulusan UIN Malang

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap