JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

2 Tahun Era Prabowo IHSG Turun 36,6%, Ini Perbandingannya dengan 6 Presiden Sebelumnya

Reporter: Binti Nikmatur • Editor: Sri Kurnia Mahiruni
📅 19 Oktober 2026, 17:16 WIB • ⏱️ 3 menit baca

JATIMTIMES - Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi sorotan setelah pasar saham Indonesia mengalami tekanan pada pertengahan Oktober 2026. Dibandingkan dengan posisi menjelang pergantian pemerintahan pada Oktober 2024, IHSG kini merosot lebih dari 36 persen berdasarkan posisi indeks pada sesi pertama perdagangan Senin (19/10/2026).

Dilansir dari IDXChannel, IHSG berada di level 4.923,26 pada akhir sesi pertama perdagangan Senin (19/10/2026). Angka tersebut turun 5,05 persen atau 261,85 poin dibandingkan penutupan sebelumnya di level 5.185,11.

Pada sesi yang sama, sebanyak 782 saham melemah, 43 saham menguat, dan 138 saham tidak berubah. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp 10,01 triliun.

Pelemahan tersebut memperpanjang tekanan di pasar modal setelah IHSG mengalami penurunan drastis sejak Jumat (16/10/2026). Kondisi ini membuat pergerakan indeks pada awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi perhatian, terutama ketika dibandingkan dengan periode kepemimpinan presiden-presiden sebelumnya.

Adapun jika menggunakan level IHSG pada hari kerja pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yakni 7.772,60 pada 21 Oktober 2024, sebagai titik awal perbandingan, indeks tercatat turun menjadi 4.923,26 pada akhir sesi pertama perdagangan Senin (19/10/2026).

Maka IHSG terkoreksi sekitar 36,66 persen atau berkurang sekitar 2.849,34 poin sejak hari kerja pertama pemerintahan Prabowo-Gibran hingga sesi pertama perdagangan Senin, 19 Oktober 2026

Berikut ini perbandingan pergerakan IHSG dengan periode kepemimpinan presiden-presiden sebelumnya, dilansir dari akun Instagram Total Politik:

• Soeharto: IHSG naik 323,98 persen, dari 100 menjadi 423,98. Perhitungan dimulai pada April 1983 dan berakhir pada Mei 1998.

• B.J. Habibie: IHSG naik 37,80 persen, dari 423,98 menjadi 583,47. Periode yang dihitung berlangsung pada 21 Mei 1998 hingga 20 Oktober 1999.

• Abdurrahman Wahid: IHSG turun 19,41 persen, dari 583,47 menjadi 470,23. Periode pemerintahan berlangsung pada 20 Oktober 1999 hingga 23 Juli 2001.

• Megawati Soekarnoputri: IHSG naik 78,80 persen, dari 470,23 menjadi 840,79. Periode yang dihitung berlangsung pada 23 Juli 2001 hingga 20 Oktober 2004.

• Susilo Bambang Yudhoyono (SBY): IHSG naik 499,50 persen, dari 840,79 menjadi 5.040,53. Periode yang dihitung berlangsung pada 20 Oktober 2004 hingga 20 Oktober 2014.

• Joko Widodo: IHSG naik 53,95 persen, dari 5.040,53 menjadi 7.760,06. Periode yang dibandingkan berlangsung pada 20 Oktober 2014 hingga 20 Oktober 2024.

• Prabowo Subianto: Adanya penurunan 36,66 persen atau berkurang sekitar 2.849,34 poin sejak hari kerja pertama pemerintahan Prabowo-Gibran Oktober 2024 hingga sesi pertama perdagangan pada hari ini, Senin, 19 Oktober 2026.

Demikian perbandingan pergerakan IHSG dengan periode kepemimpinan Presiden Prabowo dengan presiden-presiden sebelumnya. Untuk diketahui, IHSG sendiri pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada tanggal 1 April 1983 oleh Bursa Efek Jakarta (BEJ), yang kini dikenal sebagai Bursa Efek Indonesia. Oleh karenanya, perhitungan IHSG dimulai dari Presiden Soeharto.

Baca Juga: Program Eco Edufarming, Ubah Lahan Kering Tetap Produktif Meski pada Musim Kemarau

Baca Juga: IHSG Hari Ini Dibuka Anjlok 4,31% ke Level 4.961, Sentimen MSCI Masih Membayangi

Topik Terkait
# Indeks Harga Saham Gabungan# IHSG# Presiden Prabowo

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap