JATIMTIMES
⚡ AMP
Versi Web

Jombang Influencer Camp 2026 Kenalkan Potensi Kota Santri Lewat Kreator digital

Reporter: Adi Rosul • Editor: A Yahya
📅 19 Oktober 2026, 09:35 WIB • ⏱️ 4 menit baca

JATIMTIMES - Puluhan influencer dan pegiat media sosial dari berbagai daerah di Jawa Timur mengikuti Jombang Influencer Camp 2026. Melalui kegiatan ini, potensi Kota Santri akan dieksplorasi untuk dikenalkan ke publik secara luas melalui kreator digital.

Jombang Influencer Camp 2026 digelar para kreator digital pada 17-18 Oktober 2026. Selama 2 hari itu, para influencer dan pegiat media sosial menjelajahi potensi daerah Kota Santri.

Perjalanan Jombang Influencer Camp 2026 dimulai dari Hotel Azana menuju Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) di Jalan KH Wahid Hasyim. Dalam perjalanannya, mereka berkonvoi menggunakan Yamaha Fazio dengan dikawal mobil patwal Satlantas Polres Jombang.

Di Dekranasda ini, para influencer melihat dan mencicipi produk-produk kreatif buatan asli warga Jombang. Setelah puas, mereka bergeser menuju Pendopo Kabupaten Jombang.

Di sini rombongan diterima langsung Asisten I Setdakab Jombang, Purwanto, didampingi Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jombang, Nur Evva Maylia. Purwanto pun mengapresiasi kegiatan Jombang Influencer Camp 2026 yang dinilai bisa memperkenalkan potensi daerah melalui konten kreatif.

"Promosi pariwisata sekarang perlu dilakukan dengan berbagai pendekatan, termasuk melalui media sosial. Para influencer memiliki karakter dan audiens masing-masing sehingga potensi Jombang bisa diperkenalkan dengan cara yang lebih kreatif, menarik, dan mudah diterima masyarakat," ucapnya, Senin (19/10/2026).

Setelah puas berdialog dengan Asisten I Setdakab Jombang, rombongan melanjutkan perjalanan menuju sentra kerajinan cor kuningan di Kecamatan Mojoagung. Di sini mereka mendapat pengalaman langsung melihat perajin lokal membuat berbagai produk kerajinan dari bahan kuningan.

Pada malam harinya, para influencer ini menghadiri Ringin Contong Carnival. Acara tersebut merupakan agenda karnaval budaya yang menjadi bagian dari kemeriahan Hari Jadi Pemerintahan Kabupaten Jombang.

Kehadiran para influencer di tengah perhelatan tersebut menjadi kesempatan untuk menangkap suasana, kreativitas, dan ekspresi budaya masyarakat Jombang. Berbagai pengalaman itu dapat diolah menjadi cerita visual yang memperlihatkan sisi lain Kota Santri kepada pengguna media sosial.

Pengalaman menjelajah Kota Santri kian seru di hari kedua Jombang Influencer Camp 2026. Rombongan pegiat media sosial ini bergerak menuju kawasan lereng Gunung Anjasmoro, Kecamatan Wonosalam.

Peserta diajak menjelajah Wonosalam dengan merasakan pengalaman off-road menggunakan jeep, menikmati durian, serta mengikuti sesi berbagi cerita mengenai kopi Wonosalam. Aktivitas tersebut menghadirkan pengalaman wisata yang memadukan petualangan, kuliner, dan potensi produk lokal.

Di sela-sela kegiatan, peserta juga melakukan content hunting dengan memanfaatkan panorama alam Wonosalam sebagai latar pengambilan foto dan video. Lanskap pegunungan, suasana perkebunan, serta potensi kuliner setempat menjadi materi yang dapat diolah untuk memperkenalkan Wonosalam kepada audiens digital.

Pengalaman tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa potensi pariwisata Jombang tidak terbatas pada wisata religi. Budaya, kerajinan, kuliner, dan wisata alam memiliki ruang untuk dikembangkan sebagai bagian dari daya tarik daerah.

Ketua Panitia Jombang Influencer Camp 2026 Rony Suhartomo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperluas promosi potensi daerah melalui kolaborasi antara komunitas kreatif dan Pemerintah Kabupaten Jombang. 

"Kami ingin memperkenalkan Jombang lewat perspektif anak muda dan storytelling digital. Influencer punya kekuatan menggerakkan tren dan memengaruhi publik. Melalui kegiatan ini, kami ingin Jombang tampil bukan hanya sebagai kota transit, tetapi destinasi yang harus dikunjungi," ucapnya.

Pemilik akun @wargajombang ini menilai, perjalanan Jombang Influencer Camp 2026 memberikan bahan cerita yang lebih beragam. Mereka tidak hanya menyampaikan informasi mengenai sebuah tempat, tetapi juga dapat memperlihatkan suasana, aktivitas masyarakat, serta pengalaman yang dirasakan selama berkunjung.

"Potensi Jombang itu lengkap. Ada religi, budaya, UMKM, sampai alam. Tugas kita bersama mengemasnya menjadi cerita yang menarik agar bisa menjangkau audiens yang lebih luas," ungkapnya.

Salah satu peserta, Faiz Dwi Febrian, juga dapat memberikan perspektif mengenai pengalaman mengikuti kegiatan tersebut. Terutama tentang potensi Jombang yang baru ditemuinya selama perjalanan.

"Selama mengikuti kegiatan ini, kami tidak hanya diajak berkunjung, tetapi juga mengenal cerita dan potensi yang dimiliki Jombang. Ternyata banyak hal menarik yang bisa diangkat menjadi konten, mulai dari kerajinan kuningan, budaya, kuliner, hingga wisata alam di Wonosalam," pungkasnya.(*)

Baca Juga: Di Antara Pencakar Langit dan Kerucut Tumpeng: Menjaga Nafas Sedekah Bumi di Kampung Surabaya

Baca Juga: Tak Perlu Jauh-Jauh, 5 Agenda Seru di Malang Oktober 2026 Ada Festival Jadul hingga Wisata Bunga

Topik Terkait
# Jombang# kota santri# jombang influencer camp 2026# purwanto

Ingin Pengalaman Baca Interaktif?

Nikmati fitur komentar, video liputan, indeks kurs & cuaca terkini di portal web utama.

Buka Versi Lengkap